
" makasih Hill , kamu masih mau bantu aku , padahal aku sudah jahat"
" ngak usah dipikirin , yang perlu kamu ingat sekarang , buktikan kamu tidak jatuh karna masalah ini , buktikan kamu masih mampu maju"
Hilman tak ingin membahas permasalahan diantara mereka , bukan melupakan tapi tak ingin terjebak terlalu dalam, karna saat ini dia sudah mulai nyaman hidup sendiri .
" kamu ngak pergi kerja "
" sebentar lagi "
" aku boleh disini kan "
" tentu , rumah ini , rumah mu juga " sambil tersenyum menikmati sarapan , Kanaya juga terlihat mulai semangat , malah dia nambah satu porsi bubur ayam .
" tiga gedung utama sudah memasuki pembangunan lantai kelima bos , pasokan sampai sekarang masih aman "
laporan dari kepala proyek , tiga bangunan yang dirancanakan teediri dari dua puluh lantai sekarang sudah terlihat , lima lantai pertama untuk pusat pertokoan sedangkan lima belas ke atas merupakan perkantoran sedangkan untuk dua bangunan lain , nantinya untuk apartemen , dibangun pula lima lantai kedalam tanah untuk parkiran , proyek berjalan cepat karna dua puluh empat jam tanpa henti .
" bos jam sepuluh ada rapat dengan delegasi dari timur " Grace menghubungi.
" oke siapkan , setengah jam lagi aku sampai "
__ADS_1
Hilman kembali ke kantor setelah menyelesaikan sidak , Jordi terlihat santai di ruangannya malah Zola dan Amar yang sibuk mengawas.
" selamat pagi ruan Hilman " seseorang menghentikan langkahnya di Lobby Empiere .
" selamat pagi "
" saya Jayhen dari nine dragon kebetulan tadi membuat janji dengan pihak Empiere tapi bisanya seminggu kedepan , apa bisa dipercepat" tanpa basa basi
" maaf tuan Jayhen , saya juga tidak bisa karna semua yang membuat janji juga sangat penting "
" tapi pertemuan ini juga dihadiri oleh gubernur , oh ya , nanti malam kami mengadakan makan malam di michelin restoran , Future juga hadir , ini undangan resminya "
" saya harap kehadiran tuan Hilman" kemudian dia berlalu setelah menundukan kepala sedikit. terlihat dari nada bicaranya meremehkan tapi Hilman tak ambil pusing .
" tuan , tadi tuan Aby menelpon katanya ditunggu di vip Restoran Michellin" Grace menghentikan Hilman di loby .
" baiklah " karna Hilman tidak ada kesibukan dia segera pergi.
..
" dek kemarilah " Aby langsung mengeser kursi disebelahnya , kedatanganya tidak memperngaruhi obrolan orang orang penting di dalam ruangan vip apalagi dia paling muda dan tidak berpengalaman ditambah tak banyak yang mengetahui siapa dia.
__ADS_1
" minum apa "
" tidak usah bang , air putih saja "
mengambil mineral water kemasan kaca , air putih premium yang khusus disediakan oleh hotel dan restoran berbintang apalagi yang satu ini berasal dari pegunungan fuji tentu harganya sangat mahal untuk sebotol air putih.
" ikuti saja alur nya " bisik Aby Hilman mengangukan kepala .
Makan malam berlangsung santai , obrolan tentang politik dan ekonomi mengema menjadi materi panas apalagi suasana politik sedang hangat hangatnya , banyak pengusaha kelas atas yang terlibat ikut andil dalam pembicaraan ini , Hilman sesekali mengangukan kepala , dia tak berminat ditambah tidak ada yang membawanya berkomunikasi.
" bagaimana nak Hilman , apa kamu berminat turun kedunia pilitik " sela syahrur saat mereka bubar.
" saya masih awam tuan Syahrur , mungkin saat ini saya hanya melihat dan mengamati saja "
" hahaha , jangan ragu , jika kamu butuh sesuatu hubungi saja saya , nanti anak saya akan menjadi jubir politik kalian hampir seumuran pasti banyak kesamaan dalam sudut pandang "
" terima kasih tuan Syahrur "
" oh ya kedepan kami akan meminta dukungan Empiere untuk daerah selatan , saya juga sudah berbicara dengan banyak pengusaha termasuk Future Hand." terlihat Syahrur begitu antusias menyampaikan maksudnya .
" saya akan tunggu informasi dari pusat , jika mereka mengizinkan kami akan memberi dukungan "
__ADS_1
penolakan Hilman cukup halus , bagaimana juga politik daerah sangat sulit mempengaruhi pusat ditambah dibsetiap kebijakan pusat pasti inginendominasi.
" baik baik saya tunggu kabar baiknya " wajah syahrur terlihat agak masam namun dengan cepat ekpresinya berubah