
“ tok tok “ seorang gadis belasan menintip lalu mendekati ranjang.
“ abang ada tamu “
“ siapa “
“ Mm katanya manager Julius dari showroom mengantarkan mobil untuk abang “
Sebenarnya tidak salah karna julius menjabat sebagai direktur pemasaran dan ayahnya Julian sebagai Direktur ikut datang mengantarkan mobil yang bisa dibilang pesanan orang paling berpengaruh di dunia bisnis paradise city , mereka tak berani duduk
“ kamu saja yang ambil “
“ tapi bang mereka menunggu “
Hilman menarik selimutnya sampai menutup kepalanya , Celine bersungut mundur meningalkan tuan muda yang sudah seperti kakak kandungnya .
__ADS_1
“ bilang pada mereka , tinggalkan atau bawa kembali , abang ngantuk kali “ mengeluarkan kepalanya sedikit lalu menutupnya dengan bed cover.
Celine bersungut kembali turun ruang tamu dengan wajah masam.
“ bagaimana nona apa tuan Hilman bersedia “ Julian menunduk mengharapkan jawaban baik .
“ kata tuan muda tinggalkan saja kalau tidak bawa kembali “ pak Hasan dan Ardi , hanya Celine yang berani menganggu Hilman jika tidur walau mereka tahu pribadi Hilman sangat baik .
Julian dan Julius beradu pandang , mereka tak menyangka jika kedatangan mereka tak disambut oleh tuan muda , Julian berkeringat dingin dia sudah diancam oleh Aby karna tidak melayani adik angkatnya saat mengambil mobil pesanan Gamawan bahkan sampai mengusir .
Julius juga tak menyangka , Hilman yang dia usir tadi ternyata memiliki hubungan erat dengan Abymana CEO Future company selaku langanan terbesar Show room papanya ditambah pria sederhana itu tinggal di mansion mewah yag keluarganya belum tentu mampu membeli salah satu Mansion yang ada di Paradise Hills ini.
“ iya pak terima kasih “
Celine terlihat sungkan karna melihat wajah Julius memerah seperti habis kena tampar , pemuda itu tak banyak bicara hanya menundukan kepala sesekali melirik , kebetulan Celine sendiri dirumah karna bi Hawa kepasar dan Pak Hasan setiap pagi ke hotel untuk memeriksa laporan untuk di periksa kepolisian .
__ADS_1
..
Celine ikut membantu ibunya masak malam ini karna tuan muda mereka ada dirumah , Hilman yang sudah segar kembali melihat hpnya , namun masih belum ada yang menghubungi kemudian turun makan malam ditemani keluarga bi Hawa , sesekali canda keluar dari mulut Celine karna dia yang paling kecil, lebih muda dari Zarfan dan sangat dekat dengan Hilman .
“bang kapan kapan ajak Celine jalan jalan donk , kan mobil baru nya sudah ada “ canda Celine sambil membawakan cemilan malam ke taman belakang disana ada mega tank yang berisi berbagai Arwana dan koi seukuran serta beberapa ikan predator. padahal di basemant ada beberapa jenis mobil mewah .
“ bagaimana malam ini bawa bibi sekalian “ balas Hilman .
“ Hore naik mobil baru “ Celine berlari kedalam memangil mamanya .
Hilman mengajak bi Hawa Celine dan pak Hasan sesekali kebetulan dia juga sedang suntuk .
Sampai di mall mereka turun sedangkan pak Hasan memarkirkan mobil , Celine berjalan sambil mengandeng tangan Hilman sedangkan biHawa bersama suaminya , bi Hawa masih terlihat muda ditambah tampilannya yang elegan menambah aura kebangsawanan banyak yang menyangka jika mereka berasal dari keluarga kaya karna tinggal di kompek perumahan mewah ditambah mereka memiliki kendaraan pribadi masing masing , taknada yang menyangka jika mereka hanyalah pembantu .
sambil berjalan menuju pusat pertokoan melihat lihat sesuatu yang menarik mata pengunjung melirik kearah Celine , gadis centil dangan rambut berwarna maroon yang sengaja diwarnai merupakan idola di sekolahnya..
__ADS_1
“ kamu mau beli apa “
“ perlengkapan sekolah bang“