
“ gue harap kalian keluar dari ruangan ini sekarang , kalian tidak diterima disini “
“ maaf , kami diundang Senina , kami harus minta izin Senina dulu sebelum pergi “ujar Hilman sopan.
“ ngak perlu , gue tunangan Senina , semua keputusan berada ditangan gue "
“ oke , kami pergi “
“ ayo kita keluar “
“ tapi kami belum makan Hill “ bisik beberapa orang , wajar karna mereka berangkat tadi belum makan dan berharap dapat makan gratis disini .
“ jangan kawatir , ntar gue traktir “ sela Hilman menghibur .
“ emangnya lo punya duit , kuliah aja ngemis minta sumbangan “ ledek Katie yang menatap jijik dibelakang Kinan.
“ kalo gue yang bayar apa dad masalah “ tiba tiba Gladys datang bersama Soraya , kebetulan mereka tadi pergi ke toilet dan mendengar keributan .
Semua mata tertuju kearah Gladys dan banyak dari tamu yang hadir terpesona dengan kecantikan Gladys tak bisa dibandingkan dengan bidadari kampus mereka bahkan jika dibandingkan dengan Senina pemilik acara .
__ADS_1
Gladys terlihat anggun dwngan gaun abu abu nya yang tertutup dan sopan berbeda dengan Katie dengan dresscot merah menyala memperlihatkan leku tubuh .
“ traktir sana , palingan diemperan “ jawab Katie sinis ,dia tidak tahu siapa yang baru saja diselanya .
“ nona Gladys “ Kinan langsung berubah pucat melihat siapa yang menyela ucapan Katie.
“ Gladys “ Caesar dan Ara serempak.
Tentu saja mereka kaget , karna mereka tahu siapa Gladys dan bagaimana statusnya keluarganya di Paradise city salah seorang putri konglomerat yang mempunyai bisnis di ibukota kekayaan keluarga Gladys hanya bisa disandingkan dengan bos F&F group.
“ saya tidak menyangka nona datang , silahkan “ Kinan menundukan kepalanya membuat Katie dan Wilona yang saat itu meremehkan Gladys memerah semenjak dia datang belum satu orang pun disambut seperti ini .
Seketika wajah Kinan memerah , dia tahu akibat apa yang akan diterimanya karna telah menghina Gladys , Keluarga terkaya keempat di Paradise city . bahkan jika dibandingkan dengan keluarga Senina masih belum cukup.
“ Yuk bang , kita cari makan diluar “ Gladys menarik Hilman keluar dan diikuti rekan yang lain yang masih tak percaya Kinan seorang manager muda Future Hand menunduk , dia hanya seorang manager yang mendapatkan posisi karna oranh dalam.
“ Hilman kemana kalian “ Senina yang baru saja kembali menyapa tamu melihat Hilman dan rombongan sudah keluar.
“selamat Senina , kami balik dulu lagian kami ada tugas mendadak “ Hilman berkilah .
__ADS_1
“ kenapa , ada masalah , kalau hidangan kurang nanti biar saya tambah pesananya “ Senina bingung melihat Hilman dan rombongan baru saja keluar padahal mereka belum lama sampai .
“ bukan begitu nona Senina , kami tidak diterima dikalangan Anda bahkan kami diusir oleh penjaga anda “ jawab Gladys lembut namun menyiratkan makna yang dalam .
“nona Gladys maaf saya tidak melihat anda , siapa yang berani mengusir anda “ Senina terkejut dengan sangahan Gladys tadi saat datang bersama Hilman dia merasa mengenal namun tudak pasti , tentu saja dia tahu siapa gadis belia ini .
Sebina menatap kedalam terlihat Kinan , Katie dan Caesar masih berdiri didekat pintu masuk .
“ apa yang kalian lakukan , apa kalian mengusir tamu saya “ bentak Senina , saat ini Senina terlihat tidak bisa mengontrol emosi , rekan rekannya terkejut karna ini pertama kali melihat Senina marah .
Kinan dan yang lainya hanya bisa menatap bisu sambil menekuk kepala mereka.
Maafkan aku nona Gladys , Hilman dan yang lainya , aku tak menyangka akan seperti ini “ dia menundukan kepala , tiba tiba hatinya perih acara yang sudah dibuatnya dengan rapi malah gagal dengan cara seperti ini , bagi Senina ini seperti mencoreng arang di wajahnya .
Senina merasa kejangalan terjadi saat rombongan Hilman dan Caesar beserta Katie berselisih paham , wajar karna satu kampus juga mengetahui jika Hilman dan temanya selalu saja dibulli oleh Caesar dan anak anak lain dikarnakan mereka dari kalangan bawah dan berada dikampus mengandalkan beasiswa dan donasi yang dikumpulkan setiap semester oleh senant mahasiswa.
Tapi dia tak menyangka mereka tak sedikitpun menghormatinya.
" aku kecewa pada kalian"
__ADS_1