Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
sebaiknya kita segerakan


__ADS_3

" sepertinya kalian meremehkan perusahaan ini , kalian tahu berapa nilai perusahaan ini , seratus triliun  jika kalian ingin menawar berikan harga yang pas "


Jhon sangat emosi mendengar penawaran Marlon , diabtak terima jerih payahnya dihargai segitu apalagi oleh peeusagaan baru.


" Sepertinya kerja sama kita tidak berjalan dengan baik, maaf mengangu waktu anda kami permisi dulu , oh ya untuk satu bulan ini kami masih menawar dengan harga yang sama sebelum kami mendapatkan perusahaan yang lebih baik permisi"


Marlon tak menunggu jawaban dari Jhon dia hanya meningalkan sebuah kartu nama diatas meja lalu bergegas pergi .


" Bajingan "


Emosi Jhon meledak , dia membalikan meja kerjanyaembuat semua barang yang ada di atas berserakan.


" Kalian tidak tahu siapa Jhon , tunggu saya  sebentar lagi kalian angkat laki dari Paradise city'


Marlon sudah menjalankan rencana pertama dan menunggu intruksi selanjutnya , saat nya Glen bekerja dibalik layar menyerang titik vital Howart.


Hanya dalam waktu satu bulan Howart sudah dinnyatakan pailit, kasus Ernest tentu menjebak  Howart karna Villa yabg digunakan atas nama perusahaan itu ditambah Jhonnmemfasilitasi  grup Blood diamond masuk dan membawa narkoba  ke Paradise city .


" Pa , aku tak ingin dipenjara "


Caesar merangkak di lantai sambil memeluk kaki ayangnya , bagaimanapun juga Jhon membutuhkan  kambing hitam untuk kasus Ernest ditambah Guliart lepas tangan dan mengarahkan serangan padannya karna setahun belakangan dialah yang merawat dan memfasilitasi Ernest.


Satu satunya cara yakni mengorbankan Caesar , dialah orang terdekat Ernest langsung berhubungan.

__ADS_1


" Kamu harus sabar saat ini perusahaan sedang bangkrut , setelah papa mendapatkan uang papa akan membebaskan mu " ujar Jhon  menutup mata , dia tak rela membiarkan putra semata wayangnya dipenjara , apalagi jika harus mengalami nasib yang sama dengan Ernest.


" Papa harus janji membebaskan ku  ingat pa  semua rahasia papa ada ditangan ku "


Caesar tak punya apa apa lagi selain mengancam papanya  selama ini Jhon melakukan kejahatan tentu sepengetahuan Caesar dan saatnya dia menyeret papanya , dia tak ingin terpenjara sendirian.


" Jangan cemas papa pasti membebaskan mu , papa janji"


Jhon tentu takut jika rahasiannya terbongkar dan menyeretnya kedalam penjara , lebih baik rugi materi dari pada tidur di balik jeruji. Jhon sebenarnya memiliki simpana yang dia sembunyikan dengan rapi , namu  jika di keluarkan sekarang semua mata akan langsung mengarah padanya ditambah hal ini tak boleh terungkap.


Saat dia jaya dulu saudara nya langsung menjilat namun sekarang saat dia terpuruk tak satupun dari mereka mendekat bahkan  George dan Ethan langsung menjauh padahal saat mereka butuh Jhon memberi bantuan ya walau dengan syarat memberatkan , sekarang mereka membalas dengan cara yang lebih kejam.


" Bos surat peringatan penyitaan sudah dilayangkan oleh bank, kita sudah tiga bulan menunggak "


"  Santo berapa nilai perusahaan sekarang , apa cukup menutup hutang" Jhon pasrah tak mungkin lagi dia mempertahan kan Howart lebih baik mengalah saat ini , dan di kemudian hari dia masih bisa bangkit


" Hubungi Haza , kita akan jual perusahaan ini"


" Apa keputusan sudah final bos "


" Hubungi saya mereka "


Tak ada pilihan lain bagi Jhon sudah lebih lima puluh persen karyawan diphk tanpa persangon , jika dia masih mempertahankan maka pengadilan akan menuntut nya keranah hukum , lebih baik melepaskan beban pada pihak lain.

__ADS_1


" Mereka bersedia datang bos , malam ini di restoran long beach"


" Persiapkan semua berkas kita selessikan malam ini juga"


Marlon , Disa dan  Aris mendatangi long beach restoran selepas pukul tujuh , beruntung Aris berkunjung sambil mengantarkan para Red hook muda jadi Miriam dan Jordi tak perlu turun tangan .


Aris memiliki kuasa sebanding dengan Hilman , mereka berlima menduduki posisi direksi dan tentu hal ini memudahkan perusahaan Haza bergerak


" Maaf kami terlambat " Jhon dan Santo mendatangi ruangan yang sudah di tenpati  Marlon.


" Kami juga baru sampai , silahkan duduk "


Disa yang membuka pintu langsung memberi kode kepelayan agar menghidangkan makanan.


" Sebelum kita berdiskusi sebaiknya kita makan dulu"


" Apa tidak sebaiknya kita segerakan " Jhon tak sabar melepas bebad di pundaknya.


" Maaf sebelumnya saya belum memperkenalkan Direksi kami , beliau berkedudukan di Metro city salah satu dari lima pimpinan , beliau baru datang karna senang pihak Howart menawarkan kerja sama"


Marlon yang menjadi juru bicara memulai  hal ini tentu membuat Jhon semakin semangat ditambah dia mengenali Direksi Haza, dan kemungkinan apa yang dia ingin kan bisa tercapai.


" Maaf sebelum nya saya tidak sopan karna tidak menyapa anda " Jhon menundukan kepala.

__ADS_1


" Santai saja ,  kita bisa membicarakannya sambil makan " Aris terlihat menikmati perannya.


" Kami berencana melepas  saham kepemilikan Howart  seperti yang tuan Marlon tawarkan di bulan lalu "


__ADS_2