Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
menyimpan pertanyaan


__ADS_3

“Iya baik pak Syahrur biar sore ini saya kekantor bapak kebetulan saya tidak ada kegiatan sore ini “


pasangan itu tersentak langsung menjaga jarak , Naya tahu jika wanita yang melewatinya asisten suaminya.


Miriam pergi tanpa memperhatikan kedua pasangan yang sedang terbengong .


“ Bas , gue balik dulu ya “


“ loh kok kan baru sebentar kita ketemuan , aku masih kangen sama kamu “ Bastian memelas sambil memegang tangan Naya agar tak meningalkannya.


“ serius , gue ada perlu , nanti kelupaan “


“ Ya sudah gue antar ya “


“ Ngak usah Bas gue bisa sendiri kok “ Naya menolak halus karna bagaimanapun juga Miriam tahu kalau dia sudah bersuami sedangkan Bastian masih mengangap Naya adalah kekasih dari masa lalunya dan Naya juga masih merahasiakan statusnya pada Bastian.


Naya bergegas meninggalkan Bastian diresto kemudian tanpa bersabar melajukan kendaraanya kembali ke Star Light , dengan perasaan berkecamuk.


...


Menjelang magrib Kanaya sudah sampai diapartement , memang Hilman juga menyetujui jika mereka kembali kesana karna mansion juga sudah sepi.


Sesekali dia melirik hpnya berhatap Hilman menghubunginya , sebelum pulang tadi Naya sempat menghubungi namun Hilman masih sibuk tak terlalu menangapi Naya , jadinya dia hanya mengirim pesan jika malam ini kembali ke apartement .


Sudah mendekati jam sepuluh malam , Naya masih menunggu Hilman di sofa , entah mengapa begitu takut ketahuan .

__ADS_1


“ Tinkkk “


Naya bergegas berdiri mendekati pintu rumah yang terbuka .


“ kok lama pulangnya “


“ Maaf kebetulan tadi ketemu sama pak Syahrur , dia bisanya jam delapan makanya kami tunggu sampai mereka bisa “ terlihat raut lelah diwajah Hilman.


“ Kamu sudah makan “ ujar Hilman .


“ eh belum , nunguin kamu “ terlihat diatas meja makan beberapa makanan siap saji sudah dihidangkan.


“ Yuk makan dulu , kebetulan tadi ada yang jual dim sum “


“ ayok kan , atau kamu ngak suka “ ujr Hilman melihat Naya yang malas menyuapi makanan.


“ Engak kok ni aku makan“ menyuapi dimsum yang masih panas .


Sesekali dia melirik Hilman yanh begitu lahap makan dan berulang kali menyuapi ayam goreng madu serta cah cumi brokoli.


“ kamu seharian ini kemana aja” Naya memecah suasana .


“ ngak banyak tadi ketemu klien trus ke Future dan kembali ke Stone E malamnya ke Royal ketemu gubernur , emangnya kenapa “ Hilman menatap lembut kearah Naya dan membuat nya salah tingkah.


“ Engak kok , Cuma nanya aja “

__ADS_1


“ sudah malam istirahatlah dulu “


“ kamu gimana ngak istirahat”


“ Bentar lagi ni masih ada laporan yang harus disiapkan malam ini “


Naya kekamar dengan berat hati , sebenarnya dia ingin mengorek informasi tentang Miriam tapi dia ragu menanyakan lebih lanjut .


Hilman menghela nafas panjang , begitu banyak pertanyaan yang dia susun dikepala namun tidak satupun berhasil terucap , melihat tingkah Naya dia mengetahui kalau telah melakukan kesalahan tapi sikap angkuhnya masih tercermin membuat Hilman malas untuk membahas.


...


Sementara itu disebuah cafe.


“ Fan kapan kamu balik ke Metro “ Keysa sedang menyeruput mojito nya , sejak pertengkaran di atas pesiar baru kali ini Keysa memiliki kesempatan bertemu dengan Zarfan karna papanya melarang dia keluar disebabkan keluarga Guliart sedang mencari tersangka pemukulan anggota keluarganya.


“ sabtu depan , kenapa .


“ gue bosan disini , papi terlalu megekang gue keluar aja harus pake pengawal kaya mafia aja “ cemberut sambil memandang kearah luar .


Mereka saat ini dilantai tiga Sakura Garden sambil menikmati pergantian malam , sama seperti halnya Keysa , Zarfan tak terlalu banyak keluar Mansion bukan karna takut melainkan dia tak terlalu menyukai suasana kota paradise city yang terlalu bising di malam hari dan sepi disiang hari , hanya pantai dari ujung utara sampai selatan jualan pariwisata sedangkan pegunungan dan perbukitan bukan destinasi utama bahkan bisa dibilang ditinggalkan pembangunannya oleh pemerintah setempat , beruntung dilokasi mega proyek Hilman men cakup area perbukitan sebagai wahana wisata alam jadi dia ikut merancang proyek agar dikembangkan oleh kakaknya.


“ gue balik bareng kamu ya Fan “


“ boleh lagian suntuk juga kalo sendirian “

__ADS_1


__ADS_2