
“ kalau kamu tidak mau milih saya beli semuanya “
Alicya langsung buru buru memilih sesuai selera ,membuat Hilman tersenyum penuh kemenangan .
“ buat nona juga ya Hill”
ujarnya setelah berhenti sejenak Hilman tersenyum , dia merasa jika kehidupan Alicya selalu tentang Kanaya .
Setelah Alicya memilih dua gaun dan dua pakaian casual untuknya .
“ kamu mau memilih buat Naya “
“ tentu “
Hilman mengangukan kepala .
...
“ ini untuk kamu simpan ya pin nya hari pernikahan kita “ Hilman menatap mesra mata Alicya sambil memberikan sebuah tabungan lengkap dengan atm isinya lumayan bisa buat beli mobil lcgc cash .
“ ngak usah Hill “
“ aku suamimu Al dan aku bertanggung jawab atas dirimu “
Hilman memberhentikan mobilnya di tepi pantai , Hilman sengaja tidak mengajak Alicya pulang terlebih dahulu karna saat diluar seperti ini dia bisa melihat Alicya yang sebenarnya.
“ Makasih ya “
__ADS_1
“ maaf ya aku belum bisa menjadi suami yang baik “
“ aku tahu , kita dipaksa menghadapi situasi dimana kita tidak diberikan solusi “ Alicya mengangukan kepala.
“ pasti ada hikmah dibalik semua ini“
“ iya mudah mudahan kita bisa saling mengerti “ Al senyum mengiyakan perkataan Hilman.
Hilman menarik tangan Alicya sast mereka duduk dipasir putih.
“ Al , aku tahu belum ada rasa diantara kita dan aku tahu keadaan ini membuat kita saling serba salah , tapi satu hal yang aku yakini aku takkan pernah melanggar sumpah yanh kuucap didepan penghulu” Hilman menatap serius.
“ aku tak ingin memaksamu untuk menerimaku karna terpaksa , kamu bebas memilih apapun yang kamu mau dan aku pastikan aku akan selalu mendukung nya “
Alicya terdiam , setetes air bening bergulir dipipinya , dia mengerti dengan perkataan Hilman dan dia juga tahu akan kemana langkah mereka setelah saat ini
“ aku juga Al , aku tak ingin menyakiti siapapun “
“ bagaimana non Naya Hil apa dia bisa menerima semua ini “ Al merasa kalau Naya dan keluarga yang lain akan mengangap dirinya beban jika membiarkan apa yang dialaminya ditanggung sendiri.
“ aku paham Al , dan Naya akan paham , kamu pasti mengerti kenapa aku harus menikahi Naya dan bukan hanya dirimu saja “
Alicya mengangukan kepala karna dia pernah mendengar majikanya membahas permasalahan keluarga.
“ aku hanya tameng untuk Naya Al tidak lebih , “ gumamnya sambil menatap langi senja.
“ aku hanya ingin bahagia dan aku harap orang yang menemaniku ada lah kamu , maukah kamu selalu disampingku Alicya “ Hilman memengang erat kedua tangan Al , dia menatap penuh harapan.
__ADS_1
“ iya “ jawab al polos.
Hilman begitu bahagia langsung memeluk tubuh Al , belum ada rasa diantara mereka tapi Hilman sudah memastikan hatinya .
“ maaf “
..
Menjelang malam Hilman dan Al pulang kekediaman Gilbert , suasana rumah terlihat sepi hanya ada mbok minah dan bi asih yang sedang sibuk di dapur .
“ dari mana kalian “ Naya membuka pintu kamarnya saat Hilman dan Alicya sampai di lantai atas .
“ ngatarin Hilman belanja , ni Hilman membelikan gaun untuk nona “ Alicya memberikan bagian Naya ketangan Hilman dan mendorongnya kearah Naya .
“ permisi nona “ Al langsung bergegas masuk kekamarnya sambil membawa banyak tentengan.
Hilman tertegun melihat Naya yang mengunakan gaun tidur tipis sepaha senja itu , dengan belahan rendah memperlihatkan lereng mulus membuat Hilman harus membuang muka .
“ boleh bicara sebentar “
“ disini aja “
“ ngak enak sambil berdiri “ Hilman meningikan goodie bag seperut karna ada sesuatu yang bergerak maju .
Naya kembali masuk kekamar , Hilman mengangap kalau Naya mengizikannya masuk langsung melangkah tanpa pikir dan
“ tang “
__ADS_1
Hidung bangir Hilman mencium pintu kamar .