Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
ngak usah peluk peluk


__ADS_3

Grand mall Future Empiere tertulis di puncak gedung berlantai lima , didepan sudah berjejer tenda yang dihiasi berbagai ornamen , disepanjang jalan karangan bunga sudah berjejer mencapai ratusan meter , para aparat pun sudah sedari pagi mengatur lalu lintas .


" bos , pesawat Nyonya sudah mendarat " sela Glen ketika Hilman menyambut tamu.


" apa nonya Natasya sudah datang " sela seorang didepan Hilman .


" betul pak , saat ini mereka baru sampai di bandara " jelas Glen.


Pengunjung sudah memadati area tenda yang sudah di sediakan , sekeliling gedung utama masih tertutup kain setinggi empat meter di dalam para pemilik toko yang baru seminggu yang lalu diperbolehkan mengisi outlet mereka . sementara diseberang jalan sekitar seratus meter , sebuah bangunan yang masih dalam tahap pegerjaan sudah mencapai lantai sepuluh , tiga hari ini para pekerja diliburkan dan jalan besar diantara keduanya sudah membentang ketengah lautan disana sudah tampak sebuah pulau , sekitar satu kilometer dari bibir pantai , itulah lokasi proyek ketiga .


Hilman berkeliling menyapa seluruh undangan ditemani Grace.


" selamat nak Hilman " Prayitno mendekati bersama Senina.


" ya selamat nak Hilman , kami bangga dengan anak muda seperti mu" sambung Rahmayadi.


" terima kasih pak Prayitno , pak Ramayadi , maaf selama ini merepotkan merepotkan"


" hahah biasa saja "


" selamat ya Hill , aku salut sama kamu" ujar Senina .


" kamu juga pasti bisa , aku yakin itu"

__ADS_1


" selamat ya Hill , aku ngak nyangka semua ini ide kamu loh " Mikasa tiba tiba datang dan langsung memeluk erat dan mencium pipi Hilman membuat pria itu gelagapan.


" iya makasih ya Aerin , kamu sama siapa datang " menarik tangan Mikasa lembut , gadis itu terlihat terlalu senang tanpa memperdulikan keadaan sekeliling.


" sama ayah dan ibu "


keduanya mendekat memberi selamat , mereka terkejut persis seperti Mikasa pertama kali tahu.


Senina tersenyum masam , dia tak menyangka jika Mikasa terlalu bar bar mengungkapkan perasaanya , bukan hanya Senina yang merasakan hal yang sama dibagian lain tenda sepasang mata terlihat sembab menyaksikan kejadian yang hanya beberapa detik , tapi jelas menancapkan besi panas langsung di jantungnya .


" Naya kemana " Bastian bergegas mengejar Naya yang berlari keparkiran .


" kamu kenapa , ada masalah" dia panik.


" ngak Bas , aku pulang dulu"


" bajingan kau Hilman , apa kau lupa kalau kau beristri" sambil memukul setir mobil.


..


Jordi dan Miriam saat ini sudah dalam perjalanan kembali , di kursi penumpang Natasya dan Ray duduk bergandengan , senyum tak lepas dari bibir mereka , sementara tangan Ray mengelus lembut perut Natasya yang mulai berisi , di mobil belakang PaknGamawan dan Abymana , mereka beriringan memasuki area.


" mana istrimu " tanya Ray dibelakang panggung.

__ADS_1


" dia pulang pa lagi ngak enak badan "


oh ya Hil bunda punya kabar gembira apa kamu bisa menebak " sela Natasya yang tak bisa lagi menahan mulutnya .


" kabar apa bunda " Hilman agak kosong karna kelerihan hanya menatap aneh kedua orang tuanya .


" bunda Hamil , sebentar lagi kamu punya adek"


" apa"


matanya twrbuka lebar , tak menyangka jika bundanya hamil , memang selama delapan bulan ini komunikasi mereka berkurang ditambah Hilman sedang kejar target demi memuktikan diri pada bundanya.


" Alhamdulillah , Hil senang bunda " dia memeluk ibu sambungnya , pelukan pertama semenjak Natasya resmi bergabung dalam keluarga Hisyam.


" pasti cewek ya bunda , iya kan "


" belum Hill , baru jalan tiga bulan , makanya bunda jarang mengunjungi kamu kesini "


" iya bunda , ngak usah nanti kalau bunda ada perlu biar Hill yang ke metro city Hill janji " saking semangat lupa melepas pelukanya.


" hey ini istri papa ngak usah peluk peluk" Ray memarahi diiringi tertawaan mereka ..


" kamu kapan nyusul bunda jangan sampai adekmu lahir duluan "

__ADS_1


" nanti lah bunda ada waktunya sekarang giliran bunda "


" ohya kapan rencana perta pernikahan kalian , target mu sudah terpenuhi "


__ADS_2