
“ apa aku boleh memilihmu sebagai istriku “
“ boleh , aku akan menjadi istri yang baik untukmu suamiku “
Mata mereka beradu lama kelamaan bibir mereka semakin dekat , Al memejamkan matanya merasakan desiran nafas Hilman menerpa wajahnya , lisan mereka bersentuhan dan saling menyisir kesetiap sisi , rasa manis basah terhisap ketengorokan.
“ manis “ sela hilman sambil menghela nafas karna stok oksigen di paru parunya menipis , Alicya menekuk wajahnya dan menyandar didada bidang Hilman .
“ jadilah milikku seutuhnya “
Al mengangukan kepalanya ,hatinya menari nari kegirangan dia tak menyangka Hilman akan memilihnya dibandingkan Naya yang dari segi apapun lebih baik.
Hilman mencium tangan Al yang telah dipasangi cincin kemaren , lisan mereka kembali saling bertautan mengapai rasa yang tadi masih membekas Alicya tak ingin kalah dan membalas , jemari Hilman bergerilya disisi dalam Al sambil melepaskan pembatas dan membuat semakin gencar saat Al menyasap kuat candunya.
Beda sepasang itu sudah mengeluarkan isinya Hilman memainkan lidahnya dengan liar dan menandai kepemilikannya ,
Alicya meremas kuat rambut Hilman menikmati tiap perbuatan suaminya.
“ aahhhhh “ alicya melenguh panjang saat bibir Hilman menyesap kuat kebangaan . dia menyusuri setiap celah dan mulai merangsek masuk. Alicya melongarkan penjagaan membiarkan Hilman melanjutkan permainan.
“ Kriiggg, kriiinggg “ telepon mereka serentak berbunyi , membuat mereka serentak menghentikan pertarungan dan saling menatap kaku.
Aliccya menyambar kainnya dan langsung bergegas kekamar mandi.
__ADS_1
Hilman bengong , kemudian mengangkat telepon masuk karna sudah beberapa kali berdering .
“ hallo “
“ hallo Hill gue Ridho , tolong Hill , om surya kecelakaan bengkel kebakaran “
“ Oke gue kesana sekarang “
Hilman panik bergegas memakai pakaiannya .
“ tok tok “
Hilman menunggu Alicya yang masih mengurung dirinya dikamar mandi , dia keluar dengan pipi memerah .
“ iya ngak pa pa hati hati “ sambil mengambilkan jaket di lemari .
“ nanti kasih tahu Naya ya Al , dia tak menjawab teleponnya “
“ ya nanti gue bilang “
Al mengantar Hilman sampai ke depan dan kembali setelah Hilman menghilang dari pandangan.
..
__ADS_1
Menjelang tengah malam Alicya terbangun karna bunyi telepon diatas sofa , dia tak berani menjawab karna milik Hilman , seketika dia melihat kunci mobil dan sebuah surat yang terhimpit kotak cincin , hatinya tergerak meraih dan memainkannya dia tersenyum sambil menatap dengan cincin dijari manisnya kemudian dia meraih surat tadi.
Matanya terbelalak , Hilman membeli mobil baru atas namanya. Alicya memeluk sambil meneteskan air mata terharu karna sampai sekarang dia belum pernah mendapat hadiah barang mewah seperti yang diberikan oleh Hilman yang menjadi suaminya . Sedikitpun dia tak pernah berharap lebih dengan keputusan yang diberikan keluarga majikanya , dalam pikiran Al mengabdi sampai lulus kuliah dan kalau bisa mencari kerja diluar sana.
Terdengar sebuah mobil berhenti didepan rumah , Al bergegas turun berharap yang datang suaminya , sambil mengengam kotak dia berlari kedepan.
“ ngapain kamu disana “ saat Al membuka pintu
“ maaf non tadi “ Alicya binggung.
“ panggil Hilman sekarang “ Naya serampangan melepas hells
Alicya memungut nya dan mengiringi nona muda keruang tengah.
“ anu non , tadi Hilman buru buru pergi sampai sekarang belum pulang “
“ ya sudah telpon sana “ Naya meluruskan badannya diatas sofa , lembur sampai tengah malam membuat tubuhnya kaku .
“ teleponnya tertinggal Non , tadi Hilman sudah menghubungi nona tapi tak diangkat “
“ kamu tunggu aja , nanti bilang “
Setelah Naya pergi , Al duduk di sofa menunggu Hilman.
__ADS_1