Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
mengejar kesempatan


__ADS_3

Hari ini tepat satu tahun pernikahan Hilman dan Kanaya , berarti sudah habis masa kontrak pernikahan mereka , namun tidak bagi Kanaya tiga bulan ini merupakan bulan paling berat dalam hidupnya.


Setelah memutuskan menerima lamaran Bastian dan menyatakan langsung pada Hilman hatinya hancur bahkan secara terang terangan Hilman memperlihatkan kemesraannya dengan gadis lain didepan umum.


" Nay kamu makan dulu" Sury begitu perih melihat perubahan Naya yang dahulunya sangat keras dan semangat , sekarangtak memiliki semagat hidup , padahal saat ini ekonomi keluarga mereka sudah lebih baik dibanding dahulu, Gilbert misalnya setiap harienghabiskan waktu menjalankan hobi barunya, memelihara bunga hias dan burung serta sesekali pergi memancing, apa yang didapatnya dari AXL tiga kali lebih banyak dibanding saat dia bekerja dulu.


Begitu juga Kanaya Starlight sudah merambah pasar luar kota nilai perusahaan juga lima kalinlebih baik dibanding saat dia masih bekerja. namun yang hilang darinya semangat hidup.


" Sayang kamu harus bangkit mana Naya yang dulu yang selalu berdiri kokoh menghadapi masalah"  Sury menghibur.


" Ma apa aku sudah salah kenapa begitu sakit"


Dilantai sebuah tabloit berserakan , dihalaman depan foto sepasang muda mudi yang sedang hangat di bicarakan  itula Hilman seorang pengusaha muda yang mengebrak ekonomi Paradise city dan disampingnya Mikasa Aerin , gadis manis yang mengangkat piagam penghargaan kebudayaan dari pemerintah pusat akan kesuksesannya melestarikan budaya daerah.


Kedekatan mereka menjadi topik panas , bahkan Aerin mengakui jika dia menyukai Hilman dan pria itu tipe suami idamannya


" Sayang apa yang kamu inginkan , jika begini terus tak kan pernah bisa kamu raih , mana Kanaya yang dulu"


" Tapi ma , dia membenci ku dia sudah mendapatkan wanita lain yang lebih baik"


" Terus apa kamu menyerah masih ada waktu memperbaiki keadaan , semua tergantung pada kemauan mu"


" Apa aku masih punya kesempatan itu ma"


" Pasti selagi kamu mau berusaha "

__ADS_1


Sury berusaha menguatkan putrinya yang sedang rapuh cukup dia kehilangan satu putra yang menghancurkan keluarga dia juga tidak ingin kehilangan putri kesayangannya.


" Baik akan kuperbaiki semua "


Semangat kembali muncul di hati Naya , dia tahu sedikit apapun kesempatan pasti diusahakannya.


"Bersiaplah   mama tadi bikin sup buntut"


Meja makan terasa nyaman apalagi Gilber meletakan sepasang kenari di tuang tenggah ditambah Aquarium berisi discus dan  koki , pria paruh baya itu terlihat begitu menikmati hari tuanya.


" Sury , Naya papa punya rencana kita pindah ke villa dekat waduk rumah ini kita jual saja "


Sury dan Kanaya berpandangan .


" Kenapa pa apa papa bosan"


" Apa papa yakin "


" Jika tambak tidak berhasil kita masih bisa bertani , lahannya cukup subur dan harganya juga murah papa sudah cek dan semuanya bersih"


Gilbert begitu percaya diri dengan idenya dia sudah tidak ingin kembali kedunia bisnis yang membesarkannya apalagi dia masih bisa menikmati hasil dari bisnis itu.


" Tapi pa " Naya menghentikan ucapannya percuma mengingatkan papanya yang keras kepala.


" Papa tahu apa yang ada dipikiranmu , tapi saatnya kuta berubah , sudah terlalu lama kita terlena dan papa takut kejadian dulu kembali terulang apalagi bajingan itu belum diketemukan.

__ADS_1


Ucapan Gilbert memang ada benarnya baik dia maupun Kanaya terlalu lama menghindar dari kenyataan dan melupakan kenyataan yang sudah mereka hadapi.


" Pa , aku juga ingin berubah , aku harus memperbaiki hubungan ku dengan Hilman , apapun yang dia putuskan pasti aku terima"


" Bagus kamu berfikir seperti itu , saatnya sekarang kamu merubah pola pikirmu , selama ini sudah di selimuti cinta semu , kamu lihatkan lemana pria yang kamu banggakan apa dia pengorbanan mu"


Kanaya menunduk , dia sadar akan kesalahan nya memilih Bastian sebagai pelabuhan cinta , tapi sekarang pria itu kembali menghilang dan dia tidak punya keberanian lagi menghadapi kenyataan .


" Pa ma doakan Naya , siang ini Naya menemui Hilman "


" Pasti kami doakan , apapun yang terjadi kamu harus kuat , kembalilah menjadi Kanaya yang dulu , yang kuat dan tegar"


Dengan penuh semangat Kanaya menuju Starlight , walaupun wajahnya masihbterlihat pucat namun senyum  menghiasi bibirnya, dengan penuh percaya diribdia melangkan menuju lobby  Empiere disana sedang dipenuhi tamu sedang membuat jadwal dengan pimpinan. Karna sudah terbiasa dia langsung menuju lantai atas kantor Hilman .


" Selamat siang buk ada yang bisa kami bantu" Seorang menghentikan langkanya di depan lift, dahinya kerkerut karna terakhir kali dia kesini belum ada meja di sini


" Saya Kanaya Alexe ingin menemui Hilman"


" Maaf buk apa sudah ada janji sebelumnya " Gadis berjilbab itu dengan sopan bertanya.


" Belum tapi biasanya saya datang langsung dibiarkan masuk "


Kanaya begitu yakin memberikan jawaban.


" Maaf buk saya kurang tahu karna saya pegawai baru , saya hanyaenjalankan tugas"

__ADS_1


" Tidak apa apa , apa pak Hilmannya ada "


" Maaf  , selamat siang nona Kanaya , apa anda menemui bos Hilman mohon maaf saat ini beliau menuju kota Tanjung Harapan , saat ini ada acara peresmian cagar budaya dengan pemerintah pusat"


__ADS_2