
“ Hillman ntar malam anak anak pada ngumpul lo ikut kan “
Ramish mendekati Hilman yang sedang menyimpan peralatan acara sudah beberapa jam yang lalu selesai dan Aulapun sudah bersih.
“ dimana “
“ cafe depan kost gua ” sela Dere yang kost agak jauh dibandingkan yang lain.
“Boleh”
Mereka semua ada dua belas orang pria belum termasuk para gadis, walaupun sering kerja rodi karna perintah Caesar namun Hilman lah yang dikenal karna sering membantu yang lain termasuk masalah finansial , dia juga selalu memberikan solusi pada Ramish dan yang lain seperti saat mereka membutuhkan beasiswa Hilman membantu membuat proposal beasiswa mandiri dan rata rata perusahaan menyetujui . Sebelum Caesar cabut dari aula tadi dia dikasih amplop yang cukup tebal pada Ramish yang diangap lebih dituakan untuk dibagikan ke yang lain , hanya sedikit bagi Caesar dibanding pamor yang dia peroleh.
“ dasar anjing kurap bikin selera makan gue hilang” Orlando menghempaskan piringnya ketika Hilman dan Ramish datang , seketika seluruh penghuni kantin melihat kearah mereka kemudian berbisik.
“ ngapain lo liat , najis “ Daniel meludah kelantai karna Hilman dan Ramish memandang nya.
“ samar Mish “ Hilman menarik Ramish agar tak terjadi keributan .
“ tapi Hill”
“ lo ngak kan ngerti bahasa mereka jadi ngak usah diladenin “ bisik Hilman .
__ADS_1
“ apa lo bilang bangsat “ Orlando melangkah menuju kearah Hilman .
“ gue ngak ngomong apa apa “ Sambil mengangkat bahu .
“ terus kenapa lo bisik bisik “ Orlando merasa mendominasi , dia menarik kerah baju Hilman.
“ Kalian kan ngak ingin kami disini , kan wajar kalo kami bisik bisik “ Hilman tak terlalu mengubris sikap tenangnya memancing emosi Orlando.
“ Plakk” tangan Orlando mendarat mulus dipipi Hilman tapi tak keras Hilman hanya tersenyum .
“ ingat jangan pernah muncul didepan gue kalo ngak “ Orlando memberi isyarat dengan mengesek jarinya di leher Hilman.
“ kalo ngak gimana“
Seketika suasana cafe kecil itu riuh , mereka bertepuk tangan memberi semangat dan tepukan banyak dari mereka senang saat Hilman menyerang balik Orlando yang terkenal sok kuasa , Hilman sebenarnya tidak mempermasalahkan jika pembulinya hanya berkata kotor , tapi dia tak terima jika sudah main fisik .
Daniel yang terkejut dan ketakutan berlahan mundur namun Ramish menahan.
“ Gu gue ngak ikutan “ sambil mengangkat tanggan melangkah mundur .
“ ini peringatan terakhir” Hilman menepuk pipi Daniel kemudian masuk kedalam disana Dere dan yang lainya sudah menunggu .
__ADS_1
“ Lo ngak takut Hill” Ramish ragu , dia tahu bagaimana Orlando menyimpan dendam bahkan keluarganya pun akan ikut terlibat .
“ ngapain takut , mereka hanya bocah manja yang mengandalkan kekayaan keluarga mereka “ jelasnya .
“ dan lo ngak takut kalo keluarga mereka bakal balik nyerang elo “
“ kita tunggu aja “ Ramish diam mendengar penjelasan Hilman yang terlihat tenang .
...
“ Hill sebentar “ Senina menghampiri Hilman saat keluar pustaka .
“ ya Na “
“ ntar malam gue ada acara di long beach resto , lu datang ya “
sambil memberikan undangan .
“ boleh , acara apaan “
“ Cuma ngerayain aniversary Laundry gue aja , sekalian lu bawa teman teman “ sambil tersenyum manis memperlihatkan gingsulnya .
__ADS_1
“ oke nanti gue kabari anak anak “
Semenjak Hilman bergabung dikampus Senina sangat dekat dengan Hilman karna mereka sering diutus kampus untuk acara seminar atau perlombaan dan menjadi pasangan terbaik di acara acara kampus , Senina yang selama ini dikenal sebagai murid terpintar mendapat saingan daei Hilman tapi dia malah senang , sebenarnya dia menyukai Hilman tapi karna dia memiliki tunangan dia tak mungkin memupuk rasa cintanya hanya berusaha menjadi teman dekat saja sudah mbahagiakan bagi Senina .