
“ silahkan pak “
“ sepertinya ada monopoli pemasaran “
“ maaf , sesuai pertimbangan tidak ada perusahaan yang bisa menjamin target yang kita ajukan “ jelas Grace .
Kedatangan Hilman dan Grace di kawasan pabrik , para atasan kocar kacir karna pengawasan datang secara dadakan
“ maaf kami pak manager ,nona Grace “
Para petinggi datang telat di ruang pertemuan .
“ silahkan laporkan hasil kerja perusahaan sebulan ini “ ujar Grace.
Satu persatu melaporkan sesuai bagian masing masing , Hilman memerintahkan untuk membuka proyek pemasok bahan baku selain mitra kerja dan menciptakan produk baru , Hilman sudah mempersiapkan rencana baru tinggal perusahaan merealisasikan , semua pimpinan setuju karna materi produk baru sudah dilengkapi oleh Hilman tanpa sepengetahuan Vila dan Grace.
“ selamat pak sepertinya produk terbaru kita pasti akan laris dipasaran “Grace memberi selamat.
“ Semoga nona Grace”
...
“ada yang memasukan permohonan mahasiswa” setelah rapat selesai
“ ada pak “
“ nanti kamu setujui dan buat kerjasama dengan pihak kampus tentang beasiswa , kita bisa merekrut mereka jika berprestasi“ Hilman teringat dengan teman seperjuangannya.
“ baik pak “
Hilman pulang lebih cepat dibanding biasanya ,rencana menjemput Naya sore ini batal karna dari tadi telpon Naya tidak aktif dan saat Hilman mampir ke kantor , Naya juga belum kembali.
Alicya bergegas kedepan melihat Hilman datang , dia binggung karna pakaian Hilman berbeda dengan saat mereka berangkat tadi.
“ Mau makan atau mandi dulu “ tawar Al saat salim dan mengambil tas Hilman .
“ mandi dulu “
__ADS_1
Al membuntuti Hilman sampai kekamar dan menyiakan keperluan suaminya , ya begitulah pikir Alicya , dia tak punya keinginan lain selain melakukan sepenuh hati apalagi semenjak kemaren hatinya mulai berbunga bunga Hilman menerimanya sepenuh hati.
Hilman keluar kamar mandi dengan selembar handuk melilit di pinggang nya , Alicya terpaku menatap butiran air yang menetes
Hilman bergerak perlahan mendekati Al yang termenung dan tak menyadari Hilman sudah satu Meter di depannya .
“ kamu boleh menyentuhnya “ bisik Hilman .
Tangan Al reflek bergerak mendekati roti sobek basah.
“ eh maaf “ seketika Al tersadar dan langsung kabur . Alicya tertarik kebelakang karna Hilman menahan
.
“ kenapa kabur“
“ tidak , anu pekerjaan ku masih banyak dibawah.
“ kamu malu “
“ lalu kenapa pipimu memerah “
Alicya terdiam , Hilman menariknya mendekat lalu membawanya kesofa.
“ maaf nanti nona Naya .marah”
“ kenapa “
“ kamu suami nona “ sambil menekuk wajahnya .
“ juga suamimu “
Alicya meringis , jantung nya berdebar.
“ dengar Al , aku ingin realistis dalam hidup dan aku melihat kamu selalu disisiku“ mengangkat wajah .
“ kamu ngerti kan “
__ADS_1
Alicya mengangukan kepala .
“ tapi bagaimana dengan nona “ Al kembali kemode kakunya.
“ kamu tahu berapa lama pernikahan aku dan Naya akan bertahan , aku tak yakin karna mereka memiliki kepentingan lain , apa salah aku berfikir begitu “
sejenak mereka berdua terdiam .
“ kamu sendiri lihat kan bagaimana hubunganku dengan Naya selama ini “
Al menganguk pelan , dia mengerti karna dia juga terlibat dalam pemainan hidup yang mengatasnamakan keselamatan keluarga Alexe dan dia tak punya pilihan selain mengikuti .
“ aku memilihmu , kita sudah lama saling mengenal dan selama ini hanya kamu yang memperhatikan ku “ .
“ tapi nona Naya “
“ Apa dia memperlakukan aku sebagai seorang suami , hanya kamu Al yang mengangapku begitu dan apa salahnya aku juga mengangapmu begitu “
“ kamu tidak salah Hill , hanya keadaan yang membuat kita begini , sejujurnya dari dulu aku memang menyukaimu tapi nona Ara begitu terobsesi padamu dulu “ .
meluncur isi hati Alicya.
“ jangan pangil dia nona , kamu dan dia setara “
“ iya “
“ apa aku boleh memilihmu sebagai istriku “ sambil mengengam kedua telapak tangan Al.
“ boleh , aku akan menjadi istri yang baik untukmu suamiku “
Mata mereka beradu lama kelamaan bibir mereka semakin dekat , Al memejamkan matanya merasakan desiran nafas Hilman menerpa wajahnya , lisan mereka bersentuhan dan saling menyisir kesetiap sisi , rasa manis basah terhisap ketengorokan.
“ manis “ sela Hilman sambil menghela nafas karna stok oksigen di paru parunya menipis , Alicya menekuk wajahnya dan menyandar didada bidang Hilman .
“ jadilah milikku seutuhnya “
Al mengangukan kepalanya ,hatinya menari nari kegirangan dia tak menyangka Hilman akan memilihnya dibandingkan Naya yang dari segi apapun lebih baik.
__ADS_1