
Karna perut keroncongan Hilman beranjak kearah dapur dan memeriksa stok bahan , disana ada beberapa smoke beef , sosis.
“ ahh bikin cream soup enaknya “
Tangan Hilman begitu cekatan memotong bahan tanpa melihat , sedangkan kompor listrik sudah menyala dari tadi , satu persatu bahan sudah diaduk , smoke beef sosis , jamur serta sayuran sudah dicampur menjadi satu ditambah rempah dan susu lalu penyedap dan terakhir cream .
“ Ting tong “ saat hendak menyantap hidangan seseorsng menekan bel apartemennt nya .
“ tumben belum tidur “ terlihat Miriam dengan mata sebab berdiri disana .
“ nih bocah tua ganguin mulu “ Menunjuk kearah Jordi “
“ gue laper kalian ikutan makan ngak “
“ Boleh deh kebetulan “
__ADS_1
Hilman membagi hidangan menjadi tiga dan dia menambah dengan nugget dan sosis bakar serta french bread .
“ tadi siang Naya inpeksi ke AXL “
“ terus “
“ biasa nanyain pemiliknya , gue minta aja mitha buat rapat pemegah saham rabu depan , lo mau hadir atau diwakilin siapa “ Jelas Miriam sambil menikmati makan tengah malam mereka .
“ minta aja Zack sama Glen ngewakilin , Zarfan gimana “
“ dia ngak mau lagian sabtu balik ke Metro“
Terlihat gadis semampai sedang berfoto candid disebuah monumen jam di pusat kota tempat kelahiran Hilman , gadis yang dua tahun lalu melarikan diri dari percobaan penculikan dan diselamatkan olehnya kembali kekota yang membuat kenangan yang tidak mengenakan , tanda Love di klik dengan ibu jari oleh Hilman pada ganbar yang baru beberapa jam yang lalu di post .
Merasa tidak ada yang dibutuhkanya lagi , Hilman mematikan gawainya lalu mengambil bantal dan selimut dan tidur di sofa yang ukurannya cukup besar. Sebuah apartemen yang sebenarnya sudah diseduakan bundanya setahun yang lalu saat papanya dan Natasya baru saja menikah karna Hilman tidak mau tinggal di mansion , sedangkan Apartrment ini hanya disingahi sesekali karna dia lebih memilih tinggal di mes bengkel.
__ADS_1
. .
Naya terkejut melihat Hilman yang mengaktifan sosial medianya disaat dia sedang ber chating ria dengan Bastian , semenjak kepulangan Bastian dari inggris setiap malam mereka selalu chating dan untung saja disaat Naya tinggal di apartemen Hilman mereka tidak sekamar sehingga dia tak merasa khawatir akan terganggu.
Berbeda kali ini , Nay begitu pasif mengomentari pertanyaan Bastian yang begitu romantis seakan ada yang hilang dari dirinya ditambah saat melihat status Hilman yang mampir sejenak kehalaman media sosialnya tanpa meningalkan pesan sedanfkan dia berharap Hilman akan bertanya sedikit tentang keadaanya karna semenjak pagi dia keluar dari apartement baik dia maupu Hilman tak saling menghububgi .
“ udah dulu ya bas , gue udah ngantuk nih “ tolaknya .
“ kok udahan aja say kan baru jam dua belas , gue masih kangen ni “
“ Seriusan , mata gue ngak kuat lagi ni , besok gue juga sibuk banget “
“ Ya sudah say , met bobok ta , besok pagi gue jemput ngak boleh nolak “
“ eh ngak usah , gue ada janji sama Cintya , ngak enak juga ngebatalinnya , kapan kapan aja kita ketemu , udah ya gue matiin dulu “ Naya bergegas mematikan gawainya dan langung men silent karna dia tahu bagaimana keras kepalanya Bastian.
__ADS_1
“ ahhhh “ Naya menghembuskan nafasnya pelan , tiga bulan ini berjalan begitu lambat bagi Naya , semenjak kehadiran Hilman dalam hidupnya , perasaanya berantakan , komitmen yang dia buat dahulu sekarang seakan menjerat dirinya sendiri.
“ kenapa harus kaya gini “ terisak pelan .