
“ Ah kamu bisa aja “ Naya terkesan malu .
“ besok ada waktu ngak , kebetulan ada yang perlu aku omongin “ ujarnya sambil menyentuh tangan Naya .
“ Boleh , besok kabari aja dimana “ Naya tak menarik tanganya dari gengaman Bastian , dia begitu bahagia .
“ kamu balik sekarang , biar sekalian gue antarin “
“ eh engak usah Bas , gue masih ada perlu , lo dulu aja kalo mau balik “
__ADS_1
“ Oke kalau begitu , gue duluan ya , “ Bastian meningalkan Naya yang bersemu merah .
Hilman yang baru saja masuk dari pintu samping karna melepas kepulangan Abi dan orang tuanya tertegun melihat sikap Naya yang berbeda dengan apa yang dilihatnya selama ini , dia tak pernah melihat Naya tersenyum begitu manis baik padanya ataupun pada siapapun yang Naya temui.
“ eh Hill udah lama , udah siap kan “ Naya melihat Hilman yang berdiri diambang pintu mendekati.
“ udak kok , kita pulang sekarang atau gimana “ tawar Hilman .
“ yuk “ Hilman berjalan keparkiran bersama Naya lalu menaiki Range Rover yang sudah menunggu .
__ADS_1
Di aula para staff Stone E masih berkemas sedikit lagi dibantu ataf hotel , selepas ini ruangan vip sudah disediakan Hilman untuk mereka merayakan kesuksesan acara , tak seorangpun yang tidak bersemangat ditambah saat melayani pertanyaan tadi mereka juga tampil maksimal karna Hilman menjanjikan bonus besar jika proyek ini berhasil diresmikan , tinggal menunggu persiapan peresmian serta peletakan batu pertama yang dicanangkan minggu depan oleh Abimana .
..
Ruang tengah mansion terlihat sepi , Hilman dan Naya yang pulang belakangan tak menemukan seorangpun hanya Ardi yang standby di pos depan membukakan gerbang , bi Hawa dan Celine sudah kembali ke bungalow , papa dan bunda juga sudah berada dikamarnya , dengan langkah gontai Naya mendahului Hilman masuk kekamar mandi , badanya gerah karna harus bercengkrama dengan sebagian besar pegusaha , selain beramah tamah , Naya juga melobi pengusaha agar mengunakan jasa perusahaanya , apalagi sebagian kontrak nya dengan para pengusaha akan habis akhir tahun ini dan waktunya hanya beberapa bulan lagi , Naya yang terkenal ulet cukup diterima di lingkungan ditambah beberapa waktu belakangan ini AXL mulai merangsek naik menjadikan bahan pertimbangan pengusaha lain melirik kerja sama dengan Naya, dia tidak tahu mulusnya pekerjaan yang diterima oleh Nya berkat kerja keras Hilman .
Kanaya langsung merebahkan tubuhnya diranjang selepas keluar dari kamar mandi , Hilman yang baru saja selesai menelpon seseorang hanya memperhatikan Naya dari balik gorden balkon tanpa memperdulikan , dia tahu bagaimana antusiasnya Naya dalam berinteraksi bahkan dari kedatangan sampai pulang Bisa dikatakan mereka tak bertemu karna saling sibuk dengan urusan masing masing , bahkan saat makan bersama keluarga tadi Naya lebih memilih ikut rombongan pengusaha bersama papanya dibandingkam bersama keluarga Hilman , Hilman takterlalu mengambil hati karna sampai sejauh ini dia hanya menjalankan perannya sebagai suami diatas kertas.
Selesai membersihkan diri Hilman berbaring disofa yang ukuranya sebesar single bed , sambil memainkan gawainya , dia melihat media sosial mencari informasi terbaru dan keberadaan Alicya , walaupun hatinya belum mantap tapi dia lebih memilih Alicya dibandingkan Kanaya dan juga setelah melafazkan janji bersama Al , dia berusaha untuk memegang teguh , tak berselang lama Hilman ketiduran
__ADS_1
. . .
Sementara di sebuah kota kecil di Malayan park , Alicya sedang menikmati makan malamnya seorang diri , dia baru saja pulang selepas mendapat pekerjaan disebuah toko kue yang tutup jam sembilan malam , baru beberapa hari menginjakan kakinya disana bi Leha adik bungsu papa Alicya menyambutnya dengan antusias ditambah Nofri sepupunya ikut membantu Al mencari pekerjaan