Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
sial


__ADS_3

“ Kita jalan kesana dan biarkan papamu kesini , nanti kamu pangil setelah dekat” bisik Hilman .


mereka berbimbingan Gladys berjalan , dia berakting seperti orang hamil yang mau melahirkan , entah Gladys pernah melihat atau tidak namun akting nya terlihat sempurna .


“ Pa “ pangil Gladis sesaat papanya melewati mereka .


Pria paruh baya itu menoleh kebelakang dan melihat curiga karna tidak ada yang dikenalnya termasuk Gladia , wajar kalau papa Gladys tak mengenalinya karna selain menyamar seperti wanita hamil dia juga memakai masker .


kemudian Gladis membuka maskernya barulah pria paruh baya itu tersadar jika wanita hamil yang berdiri didepannya ternyata anak gadisnya yang menghilang beberapa hari yang lalu , penculik sempat menghubungi nya dan meminta tebusan serta beberapa syarat lain yang terdengar aneh dan mencurigakan , setelah itu penculik tidak lagi menghubunginya sampai Gladis menelpon tadi pagi .


tentu saja keluarga besar nya panik dan berusaha mengumpulkan syarat dari penculik , semuanya sejak semalam sudah berkumpul dirumah Syahran .


“ Gladys sayang “ Syahran langsung memeluk Gladys erat tanpa memperdulikan apakah gadis yang dia peluk beneran anaknya atau bukan.


Gladys menangis keras melepaskan semua ketakutan dan kesedihanya , dia begitu bahagia meluapkan kegembiraan . Para pengawal Syahran langsung melindungi tuannya .


“ kamu ngak pa pa sayang , dimana apa ada yang terluka “


Syahran melepaskan pelukan dan melihat ke sisi kanan dan kiri tubuh Gladys .

__ADS_1


“ ngak pa pa pa , Gladys aman kok “


tersenyum ceria .


“ Gimana kamu bisa kabur sayang “


Sebelum Gladys melarikan diri ternyata Syahran sudah dihubungi penculik untuk menyiapkan uang tebusan , untung saja sebelum transaksi dimulai Gladys sudah memberikan kabar kalau dia aman .


“ Gladys dibantu seseorang pa dia ada disini “ Gladys terdiam saat menoleh kebelakang , dia tak melihat Hilman diantara para pengawal papanya , Gladys bergegas berdiri mencari sosok penyelamat nya itu tapi tak melihat leberadaanya.


“ Tadi dia disini pa , dia nyelamatin Gladys dari kemaren “ dia panik karna sosok penolong yang begitu baik membantunya sekarang hilang di tengah keramaian bandara.


“ gimana sayang , dimana penolong mu “ Syahran mengelus kepala Gladys , dia begitu semangat ingin bertemu dengan penyelamat putri kesayangannya.


“ nomornya ngak ada pa “ dengan nada kecewa.


“ Kamu tahu dimana dia tinggal “


“ ngak pa , kemaren dia membawa Gladys kekampung nya , Gladys ngak ingat jalannya , yang dia ingat kampung itu di tengah ladang dalam hutan , untuk kesini saja butuh waktu tiga jam “

__ADS_1


Gladys menekukan kepalanya.


“ tuan sebaiknya kita cari tempat yang aman” bisik Tony salah seorang pengawalnya , terlihat dia begitu sensitif dengan pergerakan sekitar apalagi kecolongan ini mencoreng kinerja nya selama bekerja selama belasan tahun menjadi pengawal keluarga Syahran , sebenarnya kemaren saat Gladis pergi liburan dengan temanya, salah satu pengawal Gladis membuntuti dan semenjak Gladis diculik keberadaanya juga hilang , kemudian dia mengirim beberapa anggota untuk mencari keberadaan tuan putri dan rekanya namun hasilnya nihil , Gladia malah bisa selamat sendiri, ternyata rekan yang dikirim mencari keberadaan Gladis sudah berada dibandara dan ikut mengawasi area.


“ sayang kita balik ke Metro City ya , nanti biar pengawal papa mencari penolong kamu “


Syahran memapah Gladys masuk keruang tunggu keberangkatan , dan meminta tony pengawal kepercayaannya sekaligus asisten pribadinya agar mencarikan tiket penerbangan kembali ke Metro city , walaupun enggan Gladys tak bisa menolak , mau bagaimana lagi Hilman sudah lenyap dari pandangan tak ada satupun petunjuk yang bisa diingatnya .


..


Sebelumnya


Hilman bergegas pergi ke pintu kedatangam , dia melihat sosok yang begitu dikenalnya berjalan dengan seorang pria seumuran , mereka berjalan terlihat begitu mesra , Hilman menghidupkan kamera video dan merekam aktifitas sosok berlainan jenis yang berjalan saling merangkul , untung disaat itu dumia sedang memegang hendphonenya dan langsung mengarahkan kamere . Hilman menguntit sampai mereka menaiki taksi dan meminggalkan bandara , tak mau kehilangan jejak dia bergegas menuju parikran motor dan membuntuti taksi yang ditumpangi sepasang manusia yang terlihat dimabuk asmara.


Taksi itu masuk keparkiran sebuah hotel di pingir kota , mereka langsung masuk kelobby dan masuk kelift , seperti sudah pernah datang dan menginap di hotel itu jaraknya hanya beberapa menit dari pintu keluar bandara , Hilman bergegas menaiki tangga darurat mengiringi Lift yang menuju salah satu lantai hotel yang bertingkat sepuluh.


“ tinkkk”


suara pintu lift terbuka ,Hilman langsung mengintip dari celah pintu darurat sambil merekam adegan , beruntung koridor dalam keadaan sepi jadi apa yang dilakukan pasangan itu terekam jelas , bahkan mereka dengan berani saling berciuman sebelum masuk kekamar yang tergolong vip itu. saat sepasang manusia yang dia buntuti tadi masuk kesebuah kamar dia tak sempat meraih gagang pintu pintu langsung tertutup.

__ADS_1


“ Arrgghhhh sial ”


__ADS_2