
"Bos mau apa , si kantin sekarang ada semur daging dan welington"
" Pesan saja itu ".
Dia kembali ke dalam kantor , meluruskan pinggang , sampai sekarang pengaruh alkohol semalam masih terasa.
" Bos , Howart company sudah mengambil umpan , gimana apa boleh lanjut "
Sebuah pesan masuk kedalan hapenya saat dia berbaring.
" Eksekusi sekarang"
(Kasus Howart co)
Dua bulan yang lalu , Hilman tak memberikan proyek kepada perusahaan itu , buntut kasus pengelapan surat dari Starlight , dia berniat membuat Howart gulung tikar bersamaan dengan naiknya kasus Ernest yang membuat Guliart fokus menyelamatkan penerusnya.
Glen menunjukan keahliannya menyebarkan berita menjebak Guliart dan kesempatan itu dimanfaatkan Hilman.
__ADS_1
" Brengsek , kenapa semuanya pergi begitu kita jatuh" Jhon membanting laporan yang diantar asistennya, semua rekanan mengundurkan diri dari kerjasama membuat perusahaanya mengalami defisit ditambah pasokan bahan baku terhenti dari pusat.
" Ada laporan dari Empiere , mengapa mereka begitu lama memberikan keputusan"
" Bos kabar buruk , Empiere bekerja sama dengan Majesty ditambah AXL juga sudah menerima kepastian" Santo sang manager bergegas melaporkan .
" Apa saja kerja kalian , kenaoa semua kerja sama lepas dari tangan kita , Howart perusahaan tertua di bidang ini " Bentak Jhon , rambut di kepalanya mulai rontok memikirkan jika mereka tidak mendapat proyek dari Empiere mereka akan mengalami kerugian terbesar apalagi produk mereka banyak di tolak dipasaran karna AXL mengeluarkan produk yang lebih berkualitas dan saat ini banyak perusahaan lain mengincar kerha sama, usahanya yang lebih dari tiga tahun menghancurkan AXL sekarang malah menyerang balik.
" Kalian usahakan kerjasama kita dengan Empiere berhasil bagaimanapun caranya "
" Baik bos"
" Bos utusan dari perusahaan Haza menunggu dilobby" Sekretarisnya bergegas kedalam.
" Apa kita punya janji dengan mereka "
" Tidak bos "
__ADS_1
" Tolak saja , saat ini ada masalah yang lebih penting "
" Tapi bos mereka perusahaan yang sedang naik daun sepertinya mereka menawarkan kerja sama yang menguntungkan" Sang sekretaris menyodorkan berita tentang Haza, tentu berita mereka viral secara online membuat dahi Jhon menerut , dia membayangkan jika kerjasama dengan perusahaan ini berhasil paling tidak Howart bisa terselamatkan.
" Baik suruh mereka naik"
Jhon tersenyum senang , paling tidak masih ada perusahaan baru yang menyodorkan lerja sama dengan mereka tentu hal ini kesempatan baginya mencari keuntungan lebih.
" Silahkan duduk , saya Jhon Howart owner sekaligus direktur perusahaan Howart Company" Memperkenalkan diri.
" Saya Marlon HR manager perusahaan Haza dan ini asisten saya Disa"
" Baiklah sepertinya perusahaan Haza membutuhkan kerjasama, satmya ingin mendengar tawaran anda "
" Saat ini kami membutuhkan produksi dan gudang sepertinya perusahaan Howart masuknke kriteria kamu dan kami ingin membeli saham perusahan senilai lima belas triliun untuk enam puluh persen saham"
Jhon melotot terkejut , dia tak menyangka jika perusahaan baru itu membeli perusahaan mereka seharga itu , tentu harga yang cukup menggiurkan untuk saat ini , disaat nilai perusahaan sudah turun , namun bukan halnini yang diingin kna Jhon , dia masih punya harga diri yang tinggi melepas satu satunya kebangaaanya.
__ADS_1
" Maaf sepertinya kalian meremehkan perusahaan ini , kalian tahu berapa nilai perusahaan ini , seratus triliun jika kalian ingin menawar berikan harga yang pas "
Jhon sangat emosi mendengar penawaran Marlon , diabtak terima jerih payahnya dihargai segitu apalagi oleh peeusagaan baru.