
" diluar dingin , tidur dikamar aku saja "
pluggg tiba tiba pipi Naya memerah , dia juga tak menyangka ucapanya langsung terucap tanpa kontrol.
" boleh "
Kanaya hanya mengangukan kepala pelan lalu masuk kekamar lebih dulu.
Kanaya mengabil posisi bagian dalam , dia sudah menarik selimut sampai menutupi mulutnya , Hilman perlahan merebahkan tubuhnya , memang dia sangat letih , kemudia menutupi tubuh dengan selimut dan memejamkan mata .
Kanaya tidak bisa tidur , disebelahnya ada laki laki yang baginya asing , selama menikah baru dua kali dia tidur dengan Hilman dan itupun terpaksa , malam ini dia sendiri yang menawarkan diri,
Hilman tidur sangat lelap sampai tidak tahu seorang gadis manis sedang tengelam dalam lamunan ketika memandang wajahnya.
Kanaya masih sibuk bertengkar dengan pikirannya , sampai saat ini dia masih mencari dimana posisi Hilman dihatinya.
Memang dia sangat mencintai cinta pertamanya dan Bastian pun masih mengharapkan dirinya , tapi senjak kehadiran Hilman , lambat laun Holman mencemari relung hatinya , sampai sampai setiap saat hanya Hilman yang selalu diingatnya , bahlan saat bersama Bastian dia selalu membandingkan mereka.
Aroma masakan sudah memenuhi ruangan ketika Kanaya bangun , Hilman sudah siap dengan pakaian kerjanya saat Naya keluar dari kamar , wajahnya memerah mengingat kejadian semalam , bagi Hilman mungkin tidak terjadi apa apa tapi bagi Kanaya , serongkai dia tertidur sambil memeluk Hilman , berbantalkan dada Hilman membuat tidur Naya semakin lelap .
__ADS_1
" kalo kamu suntuk , main lah ke mansion kebetulan Celine sedang libur sekolah "
Hilman tak tega melihat Kanaya sendirian dirumah.
" emang boleh "
" boleh lah , nih pake mobil aku , mobil kamu belum terdaftar di komplek "
Mereka tukaran mobil , Kanaya dengan Range rover sport melaju kearah kiri langsung menuji Villa sedangkan Hilman dengan Audy tts Rs merah berbelok kekanan , dia setiap pagi langsung keproyek sekitar jam sepuluh baru pergi kekantor.
Saat dari Stone E menuju Empiere sebuah Ferari kuning membuntuti bahkan memberi kode agar dia berhenti , Hilman yang saat itu terburu buru tak mengacuhkan , malah makin mendalamkan injakan gasnya membuat mobil Ferari itu membuntuti dengan kecepatan penuh .
satpam menghentikan mobil Ferari.
" apa kalian tidak kenal saya , saya anak gubernur " dia membentak satpam portal.
" maaf pak , ini peraturan perusahaan , semua tamu boleh masuk kearea timur dan ini khusus direksi .
" jika kalian tidak ingin dapat masalah buka portalnya " suaranya makin keras mengancam .
__ADS_1
" maaf tidak bisa bahkan jika gubernurpun yang datang beliau boleh parkir di area timur " satpam portal tal memperdulikan ancaman pria itu , mereka dilatih khusus agar tidak takut dengan ancaman mereka lebih takut melanggar aturan.
" brum brumm "
" brak brak"
Pria yang mengendarai Ferari itu emosi , dia malamemekan gasnya menerobos portal penjaga dan akibatnya malah mobilnya hancur sebab portal itu disediakan khusus , memiliki gerigi beri setinggi tiga puluh senti di aspal serta beri portal padat sehingga takkan bengkok dengan hantaman keras.
Ferari kuning itu mengeluarkan asap putih membumbung , para pejalan kaki dan Karyawan yang menyaksikan tertawa melihat kebodohan penguna , bahkn banyak diantara mereka merekam dan memviralkan me media sosial.
" bos ada adegan lucu " tiba tiba Glen menghentikan langkah Hilman di depan Lift.
" adegan apa "
" nih , anak Gubernur bikin ulah didepan kantor , videonya sudah banyak di media sosial. " sambil memperlihatkan rekaman dari salah satu media sosial
" viralkan " Hilman sambil tersenyum , kepalanya membayangkan sesuatu yang akan menguntungkan dirinya
Tidak sampai satu jam seluruh media sosial Paradise city heboh dengan kejadian tabrakan tunggal di depan Empiere state, berbagai judul dikemukakan , ada yang mengatakan pengemusinya sedang mabuk , sedang mengunakan narkoba, mengatakan bahwa dia pemilik empiere state , bahkan juga ada judul yang mengatakan jika pengendara adalah bandar judi , Glen begitu cerdik memanfaatkan situasi , bakan video jelas memperlihatkan nopol kendaraan serta pengemudi .
__ADS_1