
“ aku bukan menuduh , tapi kamu harus berfikir logis , kenapa semua proposal yang kamu ajukan mental , jika bukan ada kebocoran dari dalam , pesaing bisnismu takkan tahu target proyek yang akan kalian kejar “
jelasnya
Naya tak pernah berfikir se kritis ini sebelumnya mendengar penjelasan Hilman menbuat otaknya dipaksa bekerja , dia adalah pebisnis wanita muda yang sukses berkat usahanya sendiri tentu dia punya target yang ingin dia capai namun beberapa waktu belakangam ini segala usahanya seperti sudah di pagari pesaing membuat pikirannya buntu.
“ contoh saja , Caesar langsung menemuimu di Future untuk apa , kamu sendiri lihat kan dia berkoar koar tak jelas “
“ jadi maksudmu “
“ pasti ada mata mata yang membocorka rahasia perusahaan mu pada dia “
“ tak mungkin Sarah kan “ Naya masih membela .
“ bisa iya bisa tidak ”
Obrolan terhenti ketika makanan datang , mereka makan dengan tenang .
“ coba kamu serahkan pekerjaan ini pada orang lain usahakan dia tidak ikut terlibat dan berikan dia proyek yang sebelumnya “
__ADS_1
“ tapi mana mungkin dia sekretariku , dia harus berada dikantor “
“ buat dia sibuk atau beri dia tugas keluar seperti yang kamu lakukan , dan kamu akan lihat perbedaanya “ Naya merasa usulan Hilman ada benarnya hanya Sarah yang selalu ada diperusahaan padahal posisinya cukup tinggi .
“ minta dia memeriksa proposal ini dan bawa dia besok ke Emporio , saat pembahasan pertama selesai ajukan proposal yang ini , ingat jangan sampai yang ini diketahui oleh nya “
Naya menatap aneh , dia tak menyangka jika Hilman mempunyai jalan pikiran seperti itu .
( sebelumnya)
Saat Naya masuk keperusahaan Future , Hilman datang ke Emporio sesuai dengan informasi dari tuan Vila agar dia mensurvei perusahaan itu , dia sudah ditunggu nona Grace dan Hananita menemaninya berkeliling, Hilman mendukung program kerja Emporio dan menerima setiap keluhan yang disampailan , disaat yang sama dia memanfaatka kesempatan itu memuluskan proposal dari Naya dan sudah dia diskusikan juga , Hananita semakin menghargai Hilman yang mudah diajak bicara dan memiliki ide cemerlang , dia sendiri sudah memerintahkan direktur Hananita membuat skema cerita menyambut Naya besok .
“ nyaman , masih asri “
melihat sekeliling masih hijau dan belum terjamah pembangunan .
“ menurutmu apa pengembangan seperti apa yang mendatangkan keuntungan besar jika dibangun disini “
“ tentu saja bisnis berbasis industri pariwisata lengkap dengan perdagangan , wisata kuliner ditambah daerah ini terkenal dengan tradisinya “
__ADS_1
“ tepat , itulah mega proyek yang sedang di susun antara Empiere dan Future company di masa depan “ jelas Hilman.
Mulut Naya ternganga mendengar kolaborasi perusahaan besar .
“ wait , tunggu sebentar , kau ngak bercanda kan “ Naya masih tak bisa menalar pendengaranya , selama yang dia tahu dua perusahaan besar itu bersaing dibidang yang hampir sama tapi tak pernah saling bersingungan dan hampir tak pernah didengar kalau mereka akan bekerja sama .
“ kamu mungkin tidak akan percaya“
“ ya mana mungkin , seluruh pengusaha pun akan setuju pendapat ku “ Naya membenarkan pikirannya .
“ jika apa yang kukatakan benar bagaimana “
Naya kembali memutar isi kepalanya tentang prospek dan keuntungan jika perusahaan nya ikut dalam tender ini , dan pastinya akan banyak perusahaan yang akan bersaing .
“ tentu saja proyek ini akan menjadi ladang yang subur bagi perusahaan yang memenangkan tender “
“ ingat persiapkan dirimu , jangan sampai terkejut saat proyek ini diumumkan dan kamu tak memiliki persiapan”
Hilman terus melangkah meninggalkan Naya yang kepalanya masih dipenuhi informasi .
__ADS_1
“ hey tunggu”