
" selamat pagi , ada yang bisa saya bantu"
suara lembut dengan senyum menawan menyambut konsumen yang datang.
Didepanya ada sua puluh pasang mata sedang memperhatikan pengantar , saat ini Alicya sedang melakukan pelatihan , beruntung saat intervew kemaren dia lulus dan mendapat pembekalan.
" permisi , boleh saya duduk disini " suara agak berat mengejutkan.
" silahkan "
" kenalkan nama saya Arga Wigun"
pria dengan stelan jas dongker itu duduk .
" mbak dari cabang mana "
" dari cabang simpang empat pa " Alicya sopan.
" oooh , kenapa tidak ditwmpatkan dipusat , jika mau bisa saya bantu "
terlihat Arga tertarik dengan sosok gadis manis satu ini.
" maaf pak, saya belum punya pengalamaan , syukur saya diterima"
" ngak masalah , yang penting anda mampu lagipula itu masalah kwcil bagi saya , ini kartu nama saya nanti kalo ada perlu hubungi"
Arga terlihat begitu berwibawa .
" siapa Al " seorang peserta pelatihan teman satu kamarnya mendekat.
" ngak tau juga "
" hah pak Arga , kok lu ngak tahu , kan dua wakil direktur pusat "
" hah seriusan " teman disebelahnya ikutan nimbrung.
" rezeki kamu kayanya Al , bentar lagi pasti dipromosiin , jangan lupa kita kita ya "
" ah kalian bisa aja , ngak mungkin "
__ADS_1
" emang , ingat lo harus hati hati dia itu milik gue " entah darimana seorang gadis ikutan , wajah juteknya terlihat memandang sinia Alicya dan temnya .
" ngapain lo yang rempong sih , bawa aja tu inceran lo" Tuty menyela, teman sati kamar Al ini memang emosian apalagi sama gasia yang tampilanya paling menor satu ini.
" pergi lo "
" ngak level debat sama kalian "
gadis itu pergi menjauh , dari gayanya terlihat berlebihan untuk posisi yang mereka isi saat ini , dua puluh peserta pelatihan untuk teler dan costumer servis.
" ngak usah dipikirin Al , emang dianya kaya gitu " ledek si Tuty.
" elu kenal " sahut wanda yang lwbih kurus .
" kenal lah , kami satu kampus dulu , dia emang keganjenan "
" yuk balik , besok harus bagun pagi pagi " ,mereka bergegas kekamar.
Alicya menginap bertiga satu kamar bersama Wanda dan Tuty. Sebuah Hotel ditengak kota Gayo yang berjarak dua jam perjalanan dari Malayan park.
...
seketika mereka bertiga menolehbkearah sumber suara .
" silahkan pak " tuty dan Wanda menyahut bareng.
" gimana malamnya , apa kalinnnyaman " Arga berramah tamah tapi matanya melirik kearah Al.
" nyaman pak "
" kalo kamu gimana Al , apa ada komplen"
" engak ada pak "
Tuty dan Wanda yang tadinya berisik sekarang jaim , sesekali melirik kearah Alicya yang meladeni Arga .
" nanti balik nya aku antar ya "
" ngak usah pak , lagian kamu sudah sewa mobil " tolak Al lembut.
__ADS_1
" bareng saya aja , kebetulan saya juga ada perlu sama kantor cabang"
" ngak pa pa kok Al kebetulan kita kan beda arah " sela Tuty.
" apa ngak ngerepotin nanti "
" ngak kok " Arga senyum senang.
" nanti siang saya tunggu diparkiran"
lalu Arga menyudahi sarapannya dan pergi .
" ciee yang susah punya pengemar " ledek Tuty.
" kamu apaan sih , ngak asik tau "
" aduh kasian teman ku ini , ngak pa pa kok , lagian ngak sopan nolak rejeki apalagi yang nawarin boa sendiri "
" jangan lupa kabari ya , nanti kalo libur kami maen kekos mu " sela Wanda.
" boleh deh"
...
" ngapai Al "
Al yang baru saja keluar dari atm sebuah mini market .
" oh ini pak , ngambil uang "
" kenpapa ngak bilang saya aja "
" ngak usah pak , masih cukup kok "
" ingat ya , nanti kalo ada masalah hubungi saya "
" iya pak"Al merasa was was , Arga terlihat begitu mengawasinya.
" yuk kita jalan "
__ADS_1