
" Maaf buk saya kurang tahu karna saya pegawai baru , saya hanyaenjalankan tugas"
" Tidak apa apa , apa pak Hilmannya ada "
" Maaf , selamat siang nona Kanaya , apa anda menemui bos Hilman mohon maaf saat ini beliau menuju kota Tanjung Harapan , saat ini ada acara peresmian cagar budaya dengan pemerintah pusat"
Gadis itu Anisa yang merupakan sekretaris Grace yang beberapa waktu belakangan menjadi sekretaris Hilman , dia tentu tahu dengan Kanaya walaupun belum tahu bagaimana hubungan mereka karna sama seperti Kanaya, Hilman juga merahasiakan pernihakannya.
" Kapan dia pergi"
" Tadi buk sebelum makan siang"
Kanaya melirik jam tangannya sekarang sudah pukul dua jika dia menyusul kemungkinan mereka akan berselisih jalan.
" Besok saya akan kembali sebelum makan siang "
Lalu Kanaya bergegas pergi meninggalkan dua asisten Hilman yang mengunakan hijab.
" Siapa Sa kok kamu tahu"
" Itu nona Kanaya , pimpinanStarlight , denger denger sih pacarnya sibos "
" Bukanya pacarnya sibos nona Aerin kan dia yang sering mengunjungi bos malah hampir tiap hari"
" Aku juga tidak tahu , wajarlah sibos banyak pacarnya , siapa yang engak mau coba"
" Iya ya , aku juga mau " Nyengir , dia baru dua bulan bekerja disana dan merasakan bagaimana nyamanya bekerja dibawah Hilman , pria muda yang begitu berwibawa dan mengayomi pimpinan bahkan mereka sering diajak makan bareng di luar.
__ADS_1
Kanaya menuju Starlight , sebulan ini dia tidak pernah muncul di sana dan sekarang membuat kegemparan, apalagi bagi karyawan senior yang sangat dekat , mereka menyambut kedatangan Kanaya penuh haru .
" Bagaimana apa cukup cuti satu bulan" Cintya duduk disebelah Naya.
" Bete juga "
" Atau jalan jalan keluar negri , oh ya saat ini pesiar ke australian lagi merapat dua hari lagi akan jalan , lima belas hari pasti cukup mengembalikan mood mu" dia sengaja memancing bosnya yang terlihat masih menyimpat kesediha.
" Apa gunanya kalo sendiri malah makin bete"
" Ya itu maksudku , kan kamu bisa ajak dia sekalian "
" Maksudnya"
" Ya dia yang jadi pemilik hatimu , ngak bagis juga kan ngajak yang lain, duhh pasti romantisnya jadi kepengen "
" Kalo gitu kamu aja yang pergi "
" Iya pastolah tapi selesaikan dulu pekerjaan mu "
Cintya senang melihat Kanaya kembali seperti dulu , sudah kembali ceria .
" Oh ya kamu sudah menemui Hilman "
" Sudah tapi dia lagi keluar"
Naya menundukan wajahnya , masih butuh waktu baginya untuk menguatkan diri menemui Hilman apalagi dengan kesalahan yang pernah dia perbuat.
__ADS_1
" Kamu harus yakin kesempatan itu masih ada , buatlah supaya kesempatan ini membuahkan hasil baik".
" Iya pasti"
" oh ya bagaimana hubungan mu dengan Sera apa kalian baik baik saja "
Cintya menahan senyum mendengar pertanyaan Kanaya , dia tahu kesalah pahaman muncul karna pendapatnya sendiri.
" baik , kami baik saja aku yang salah paham selama ini , dia orangnya sangat baik bahkan kami sangat dekat sekarang"
" lalu kemana dia sekarang "
" oh sekarang Haza pergi ke kota Tanjung Harapan jadi dia mewakili Starlight , "
" kenapa kamu ngak pernah melaporkan ini " dia kesal karna Cintya tidak memberi tahunya padahal inilah kesempatan untuknya untuk berhubungan lagi dengan Hilman.
" ya aku mikirnya ngak sampai kesana , takutnya bodyguard nanti ikutan bisa buyar tu acara " dia memelankan suara sambil memperhatikan mimik wajah Kanaya, benar ada perubaha terlihat disana .
" aku ngak lagi berhubungan dengannya "
" kenapa , kan kamu sendiri yang bilang"
" dan semua malah membuat aku semakin salah"
Kanaya menatap sayu Cintya , saat ini Cintya satu satunya teman tempat dia berbagi cerita apalagi dia selalu merasakan lenyamana setelah mengungkapkan semuanya.
" jadi sekarang gimana"
__ADS_1
" aku ingin merubahnya , kembali pada Hilman "
" tapi kan kontrak setahun mu habis hari ini"