Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
mancing di waduk


__ADS_3

“ siang kak Hilman “ sapa Aquena yang sedang bermain dengan sepasang alaskan malamute dan beberapa kucing persia ditemani penjaga mendekati Hilman yang turun dari mobil.


“ siang Quen yang cantik , papanya ada “ puji Hilman


“ Ada sekarang lagi sama opa dan abang Zarfan “


Hilman terkejut mendengar Zarfan ada disini dia tahu jika adik bungsunya itu paling malas jika disuruh berkumpul dengan keluarga .


“ ayok kak “ Quren terlihat begitu akrab dengan Hilman .


“ nah ini yang ditunggu akhirnya datang , mana istrimu “ Sapa Abi


“ lagi kabur " tambah Aby .


Hilman masam.


“ hahaha makanya kalau punya bini kudu dijaga mentang mentang ada dua dicuekin “ godanya lagi .


Tuan Gamawan hanya tersenyum karna mengetahui istri kedua Hilman pergi tanpa berita sedangkan istri pertama Hilman merupakan istri kontrak tapi tak seorangpun mau membahas , Queen hanya senyum senyum seolah mengerti.

__ADS_1


“ Kita makan siang dulu , bibi sudah masak banyak hari ini “


Baik Hilman maupun Zarfan memang sudah dekat dengan sosok Gamawan yang sering kali mengunjungi mereka di OldTown dan sudah mereka angap seperti kakek mereka sendiri.


“ Baik kek “ Serempak .


“ Hill , bagian perbukitan sudah masuk rancangan “ Sela Tuan Gamawan disela makan .


“ sudah kek tapi untuk tahap ketiga dan belum masuk target awal , untuk tahap awal ini pusat pertokoan serta resort dulu lalu wahana hiburan serta area wisata tahap kedua “


“ ya bagus lah yang penting kelestarian lingkungan tetap nomor satu “


Abi menganguk mendengar pembicaraan papanya dengan Hilman , sedangkan Zarfan yang memiliki impian merasa memiliki kesempatan untuk menyampaikan idenya tapi ditahan karna kelihatanya Hilman masih fokus pada dua proyek awal.


“Zarfan kakek harap permasalahan kamu kemaren secepatnya “


“ iya kek “ Zarfan agak menunduk bagaimanapun dia tak menyangka jika masalah yang dibuatnya kemaren diketahui kakek Gamawan beruntung dia tak sempat menahan lama Ernest dan mengantarkanya ke rs yang lumayan jauh dari lokasi.


Pembicaraan tentang proyek tentu saja menjadi pembahasan utama percakapan mereka Zarfan dan Quen yang tak ikut terlibat hanya mengangukan kepala seolah memgerti sesekali mereka saling lirik bertanya apakahemahami Quen hanya mengangkat bahu.

__ADS_1


. ..


“ jangan terlalu dipikirkan “ ujar Aby yang mendekati Hilman .


“ eh engak kok “ Hilman terkejut saat berdiri di tepi kolam semenjak selesai makan bersama fokusnya terpecah dengan info yang dikirimkan Glen tentang keberadaan Naya dan Al .


Terlihat didalam gawainya Naya sedang makan siang disebuah Resto dekat bandara persis sebelum gerbang masuk gerbang mansion tuan Gamawan dekat sebuah waduk , sedangkan detail berikutnya terlihat Al sedang keluar dari Atm lalu nergegas laik angkot tak jauh dari lokasii , gambarnya tak terlalu kelas karna diambil dari cctv sebuah pertokoan.


“ Kakek pergi mancing “ Queen mendekati sebelum Aby melanjutkan ucapanya .


“ Oh ya yok Hill papa pengen kali mancing dari kemaren pas datang ngomongnya selalu mancing “


“ oke bang “


Zarfan ternyata sudah menunggu diparkiran dengan tuan Gamawan lengkap demgam atribut mancing , sebuah vw comby yang atapnya sudah dipotong terlihat seperti cabioret bewarna kuning bergandengan dengan wiliz sudah standby mengantarkan mereka ke waduk .


“ selamat datang Tuan , semua sudah dipersiapkan “ seseorang terlihat bergegas mendekati mobil vw comby cabioerere yang dikendarai tuan Gamawan sendiri bersama Quen dan Zarfan sedangkan Hilman dan Aby dengan mobil yang lain .


“ terima kasih mad “ Sambil menepuk bauh Mamad penjaga waduk.

__ADS_1


Ternyata waduk tersebut milik tuan Gamawan termasuk dengan ruko yang berjejer didisi jalan raya yang disewakan kepada pengusaha untuk mengaiz rezeki , dan diujung lainya terlihat sebuah taman rekreasi yang lumayan asri terlihat beberapa keluarga memadati sekedar menikmati suasana yang asri.


__ADS_2