
" kamu jadi beliin buat aku " tiba tiba Naya kaku .
" ya pastilah , buat orang tersayang apasih yang engak " sambil mengedipkan mata.
" makasih ya Bas " setelah membuka kado , sebuah tas berwarna perak bertaburan swaroski sangat cantik.
" sayang nanti malam dinner diluar yuk " jemari Bastian mengelus manja pucuk kepala Naya.
" oke , kamu jemput ya "
"tok tok tok"
Naya langsung mendorong Bastian menjauh , padahal dia sudah terbuai oleh laki laki itu bahkan jarakblisan mereka hanya beberapa centi
" ya siapa itu" pipinya memerah.
" intan buk "
" ada apa intan"
" ada berkas yang ibu periksa tadi buk Cintya berpesan agar ibuk memeriksa ulang"
Intan gugup karna diruangan bosnya ada laki laki lai yang menatapnya tajam.
" oke nanti saya persiksa , kembali ke ruangan mu"
" satu lagi buk , nanti siang ada pertemuan dengan perusahaan dsri Metro city buk Sera bilang apa ibuk ingin menghadirinya atau beliau saja "
" biar diabyang pergi "
__ADS_1
Intan kembali kemeja dengan perasaan gusar , entah mengapa tatapan Bastian membuat dia tak nyaman.
Sementara itu , Bastia baru bangun , dia dan Glen baru pulang sebelum jam empat pagi , lembur kali ini sangat menyiksa , Hilman pulang ke apartemen karna tidak ingin mengangu Naya , selepas siang Hilman kembali ke kantor , saat ini seluruh karyaean sedang sibuk , beberapa hari lagi peresmian mega proyek pusat pertokoan Future Empiere akan diresmikan , Natasya dan Ray dipastikan datang.
" tuan Hilman , malam ini pak gubernur mengundang anda untuk makan malam bersama di ballrom Kryad hotel jam delapan" Grace menghentikan langkah sebelum masuk keruangan .
" oke ingatkan saya nanti , hari ini apa ada yang penting dalam agenda saya "
" jam empat pertemuan dengan delegasi asing di restoran Michelin"
padahal Grace sudah diangkat menjadi wakil Hilman tapi terkadang dia merangkap menjasibm asisten padahal sudah ada sekretaris baru yang menghandle pekerjaan nya dan Hilman tapi Grace terlihat begitu menikmari perannya di sebelah Hilman .
" Glen bagaimana info semalam "
" masih belum ada kabar terbaru , Dian dan lisa sedang mengawasi lokasi yang di curigai "
" sampai sekarang aman bos "
Terkadang jika tidak ada pekerjaan Hilman menghabiskan waktu di ruangan lamanya .
Siang sudah berganti malam , Hilman sudah siap dengan stelan jas abu abu gelap dengan kemeja hitam dia sebelahnya ada Grace , mereka sudah berada di lobby hotel Kryad , sedangkan di aula acara baru saja dimulai , diiringi oleh artis ibu kota alunan lagu pop lawas berdendang.
" tuan Syahrur , kapan kita bisa mendapat hak kensevasi lahan" seorang yang agakbm tambun dengan sebatangvm cerutu melekat di sela bibirnya .
" sebulan paling lama , percayalah begitubizin keluar lahan bisa langsung dibeksekusi " jelasnya yakin.
" oke pastikan , jika ini berhasil jangan cemas saya pasti mendukung anda untuk duduk dipusat" sambil tertawa.
" ih nak Hilman kemari" Syahrur melihat kedatangan Hilman .
__ADS_1
si a hanya butuh persetujuan dukungan dari Empiere state untuk mendapatkan hak pengelolaan lahan , tentu semakin banyak perysahaan mendukung programnya semakin cepat surat izin dikeluarkan..
" maaf pak Syahrur saya terlambat datang "
" ah ngak masalah lagian acara baru dimulai " sambil menepuk pundak Hilman.
" bagaimana permintaan saya kemaren apa sudah ada jawaban "
" maafkan saya paknSyahrur , lusa nona Natasya akan datang dia mungkin menjawab secara langsung" tolak Hilman halus.
" oke saya tunggu hahaha "
Syahrur jelas tahu sedikit banyak karakter Natasya , mereka tidak berhubungan baik makanya dia mendekati Hilman memukuskan rencana .
Acara berlangsung cukup meriah , Syahrur memproglamirkan dirinya akan maju ke pusat di pemilu tiga bulan yang akan datang , tentu banyak pengusaha yang bersorak gembira mendukung , disana tidak ada Abymana dari grup Future , hanya asistennya Kinan yang selalu menempel pada Syahrur .
acara selesai pukul setengah sebelas malam , para tamu sudah berangsur turun. .
" Grace kamu balik dulu dengan amar "
" baik"
Hilman naik kelantai atas , disana ada cafe roofftop yang sangat terkenal , Hilman ingin sejenak melepas lelah .
" bos minuman baru " tiba tiba Glen membawa satu botol Dolcetto D alba berumur sepuluh tahu , Glen terlihat begitunmenyukai anggur keluaran italia . dia lebih dulu berada disana
tiba tiba Hilman berdiri kaku , melihat siluet orang berpelukan , tubuhnya kaku , perlahan dia mendekati pasangan itu , disekeliling bertaburan kelopak bunga mawar .
" Kanaya "
__ADS_1