Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
bidadari


__ADS_3

“ Terus ngapain lo disini pergi sana “ bentak Icha .


“ oke gue pergi “ sambil melempar senyum termanis nya buat Icha , bagaimana tidak Icha salah satu bunga kampus yang paling diincar para kumbang termasuk Arga , sejak awal kuliah dia mendekati icha dan hampir membuahkan hasil sampai awal semester kemaren Hilman mengambil mata kuliah yanh sama demgan mereka , sejak saat itu kedekatan Hilman dan Icha terjalin dan membuatnya cemburu , Icha tak pernah mengakui kalau dia menyukai Hilman namun kedekatan mereka disalah artikan oleh Arga apalagi dia juga memiliki masalah lain dengan Hilman.


“ yuk gue antarin ke ruang buk Santi” tanpa menunggu jawaban Icha menyeret Hilman dan meninggalkan Zack yang terbengong sendiri .


“ Yah nasib nasib “ keluh Zack.


..


“ Kemaren kok gk masuk , kemana “ Icha berjalan disamping Hilman .


“ ada perlu ke kampung , Abah demam“


“ hah beneran , kok ngak ngajak “ terdengar antusias dia juga ingin melihat kampung halaman Hilman , beberapa kali mereka menginap disana tapi dia tak bisa ikut karna selalu bentrok dengan acara keluarga .


“ ya ngak sempat , soalnya perginya mendadak , kapan kapan deh aku ajak “


“ Beneran janji lho “


“ Iya janji”


“ Udah sana “ Icha mendorong Hilman masuk kantor .


Dengan langkah lemas dia mendatangi meja buk Santi yang tengah sibuk memilah pekerjaannya .


“ duduk “ seakan buk santi tahu kedatangan Hilman .


“ Mana tugas mu , kemaren ibuk tungguin malah tidak masuk “ terdengar jutek .

__ADS_1


“ masih belum saya print bu , rencana sepulang nanti saya kasih”


“ ingat Hilman , semester ini terlalu banyak kealfaan kamu , kalau begini terus jangan salahkan kalau lamu mengulang satu semester lagi “


“ iya buk maaf , kan seperti perkataan ibuk sebelumnya saya sudah mengerjakan makalah yang ibu minta malah saya sekarang sedang menyusun yang kedua dan untuk semester pendek saya juga sudah mendaftarkan diri “ lembut Hilman seakan sedang merayu pujaan hati .


“ bagus saya tunggu buktinya , sekarang kembali ke kelas “


Hilman menundukan kepala permisi dan bergegas keluar .


“ gimana beres “ Icha membulatkan jarinya .


“ beres “ dia dia meniru gerakan Icha


menautkan jari telunjuk dengan jempol membentuk huruf O.


“ Nih , gue juga bikin makalah kemaren tapi belum gue kumpilin , kamu pake aja “ sambil menyerahkan flashdisk.


..


Hilman dan Zack sedang menyusun buffe untuk acara malam ini ditemani beberapa rekan mahasiswa yang bekerja sebagai pekerja harian , Hilman tak segan memberikan uluran tangan pada teman teman kampusnya yang membutuhkan uang dan butuh pekerjaan sampingan yang tidak menganggu kuliah , apalagi hotel yang dikelola oleh papanya terkadang membutuhkan tenaga ektra dan dia sudah dipercaya oleh personalia hotel untuk merekrut tannya yang berkompetensi .


“ Hill lo tahu ngak tamu yang ngadain acara sekarang ini “


“ ngak “ sambil sibuk menyusun minuman.


“ ah parah lu , anak anak aja tahu , katanya bos besar dari metro city datang membuka usaha disini , kata mereka , cantik nya minta ampun seperti bidadari “ Zack mengedipkan matanya kearah langit langit .


“ jangan ngayal kelamaan ntar gue potong isentif lo “

__ADS_1


“ tega lo , eh gue bener lo , anak anak hk juga bilang klau tamu sekarang ini cuaantik banget dan beda tipis lah dari usia kita “


“ bro rajin rajin kerja ya , jangan banyak ngayal “ Hilman bergegas pergi dengan nampan yang penuh minuman .


..


“ Hill ada keributan di atas “ Zack bergegas mendekati Hilman di pantry.


“ ribut apa “


“ katanya ada pembunuhan “ Hilman bergegas menutup mulut Zack agar rekan serta tamu lain tak terganggu .


“ iya , gue Cuma dengar “ berbisik.


“ oke lu jaga disini jangan sebar isu macam macam dan jangan bikin anak anak panik”


Hilman bergegas naik kelantai atas , ternyata disana sudah Ramai , dia ingin masuk tapi tak bisa karna ditahan oleh om Johan kepala security hotel.


“ kamu disini aja , papamu sudah didalam “ Bisik om johan.


Tangan ku gemetar melihat kibasan senjata tajam yang meliuk liuk disekitar wajah Ray , bukan karna ketakutan namun menahan amarah melihat adegan papanya terlihat begitu santai melawan musuh yang mengunakan belati disana terlihat beberapa orang di belakang papa dan seorang mengunakan gaun putih tapi wajahnya tak terlihat karna penjaganya berusaha melindungi.


Tak butuh waktu lama bagi Ray melumpuhkan penjahat.


“ Hilman , pastikan ballroom aman dan jangan buat keributan apapun “ baik pak mengangukan kepala sambil melirik kearah perempuan yang mengunakam gaun putih terlihat bias wajah trauma dan kesal terpancar campur aduk ,


Hilman terpana melihat kecantikan perempuan itu .


“ bidadari “ gumamnya .

__ADS_1


“ balik “ Johan memukul pundak Hilman mendaratkan kakinya ketanah kembali sadar , bergegas kembali ke ballroom mengamankan rekan kerjanya terlihat berbisik bisik.


“ semua kembali ke section masing masing , semua clear dan aman “


__ADS_2