
" baikah dengan ini kepada seluruh media , untuk tidak menambah atau mengurangi " Syahrur mengakhiri , terlihat para media tak ada yang ingin buka suara , walau masih ada beberapa hal yang masih rancu.
" sebentar tuan Syahrur , ada sedikit yang menganjal dihati saya , saudara Bastian mengatakan dalam klarifikasinya jika salah satu direksi Empiere melakukan tabrak lari "
Kening Syahrur mengerut , dia medengar desas desus tentang tabrak lari namun detailnya diacuhkan, awak mediapun twrlihat sedang menanti jawaban dari pertanyaan.
" semua masalah telah selasai , Bastian dan pihak Empiere sudah saling memaafkan , tidak ada lagi permasalahan yang akan terjadi kedepan " Syahrur berucap pelan namun jelas penuh penekanan.
" tentu tuan Syahrur, kita semua sudah selesai membahas dan tidak ada lagi kesalahpahaman , maaf kan saya yang ceroboh karna keresahan hati saya "
Hilman memang mundur , namun perkataanya jelas sudah tersiar secara langsung di tivi dan mesia sosial , semua itu tidak bisa dihapus begitu saja.
Syahrur keluar dengan menahan kesal , seandainya tidaknada media mungkin dia sudah memaki Hilman dan menampar , walaupun kesalahan bersumber dari putranya , harga dirinya seakan dipermainkan oleh bocahbyang baru saja lulus sekolah .
" bos kecil kelihatannya suka bermain api , apa masih kurang baranya " ledek Jordi.
" lauk nya belum matang"
...
Sorenya Hilman mengunjungi Gilbert dan Sury , mereka sekarang lebih banyak menghabiskan waktu dirumah , ditambah Gilbert tak ingin dipusingkan oleh pekerjaan , berbekal kepemilikan saham sepuluh persen di AXL satahun dia menghasilkan satu milyar hanya dengan duduk santai dirumah sedangkan dulu dia bating tulang dari pagi hingga malam tak sampai menghasilkan segitu .
" malam pa , ma " Hilman datang bersama Kanaya , mereka membawa beberapa oleh oleh serta obat herbal , belakangan ini suami istri itu menyukai beberapa jenis obat herbal , ada madu hitam , habatusaudah serta beberapa jenis lain .
" mari , kalian repot repot pake bawa bawa segala "
__ADS_1
" ini sari gingseng pa , langsung dari korea" memamerkan serbuk kuning dari dalam botol kaca , tentu senyum Gilbert semakin lebar .
" ayo kita makan , bi asih sudah selesai masak"
mereka makan dengan suka cita , kehangatan jelas terlihat ditengah kekuarga Gilbert , dia begitu nyinyir pada Hilman , berbanding terbalik dengan masa lalu , mereka makan dan berbicara seperlunya.
" malam ini tidurlah disini " tawar Sury membuat oipi Naya memerah.
" baik ma "
( tidak ada kejadian aneh saat mereka tidur hanya kebiasaan Kanaya yang sering memeluk Hilman hingga tidurnya lelap )
...
Ketiga bangunanmega proyek sudah selesai saat ini sedang tahap fhinishing lima lantai bawah untuk pertokoan , dari satu gedung ke kedung lain disediakan jembatan kaca selebar meter , proyek kedua resort ROYAL FUTURE hotel baru saja diumumkan , gairah perekonomian paradise city mengundang pengusaha luar daerah dan luar negri berminat namu Hilman lebih memberdayakan pengusaha lokal plus rekanan yang sudah lama bekerja sama dengan Empiere dan F&F group.
" bicara apa"
" soal saham Starlight , ini bulan ketiga dan kemaren pihak bank mengirimkan surat teguran " nada bicara Kanaya lunak , terlihat dia putus asa , tiga bulan ini dia dan tim Starlihgt sudah berusaha maksimal mencari keberadaan Leonel dan Bronson namunbelum ketemu .
" oke , nanti aku usahakan , kamu tunggu saja " ujar Hilman lembut .
" makasih Hill"
Kanaya kembali dengan kesibukanya di Starlight , dia tetap memegang proyek promosi Mega proyek Empiere bahkan ada beberapa rekanan mengunakan jasa perusahaan Kanaya namun penghasilanya tidak mencukupi untuk pengantian hinga batas waktu tiga bulan terlalu cepat .
__ADS_1
..
" buk Naya ada tamu dari HaZa " Intan menghampiri .
" apa kita ada janji dengan HaZa hari ini " sambil memeriksa berkas diatas meja.
" tidak "
" tapi mereka datang atas permintaan tuan Hilman "
seketika mata Kanaya terbelalak , pikirannya berputar putar membayangkan hubungan Hilman dan HaZa.
" suruh mereka masuk dan pangilkan Cintya "
Intan bergegas keluar mempersilahkan tamunya masuk berbarengan dengan Cintya.
" silahkan dusuk nona Mitha , tuan Marlon" Naya lembut.
" terima kasih nona Kanaya"
" maksud kedatangan kami kesini sesuai dengan arahan tuan Hilman " ujar Mitha tanpa basa basi.
" oh iya , tadi saya sudah menghubungi Hilman jadi bagaimana dengan tawaran kami , kemaren saya menawarkan lima puluh persen saham startlight seharga satu triliun , tapi sekarang kami mungkin menaikannya sedikit"
Kanaya ragu menetapkan harga , dia masih belum yakin dengan keputusannya ditambah antara Hilman dan HaZa memiliki hubungan seperti apa .
__ADS_1
" kami sudah berdiskusi dengan tuan Hilman , untuk saham lima puluh persen sudah disepakati seharga dua setengah triliun "