
Paradise island baru saja meresmikan mega proyek pusat pertokoan yang dibangun secara langsung oleh F&F Brother company yang dibuka langsung oleh Gamawan sebagai saingan darp pusat pertokoan milik EMPIERE Builing corp . Ray yang saat itu menjadi pengawal pribadi Gamawan berada berada satu langkah dibelakang , banyak perusahaan kecil yang mengajukam proposal sebagai pemasok material , serta mengisi outlet outlet yang disediakan.
StarLight co yang saat itu baru saja merintis langkah didunia bisnis terpilih sebagai perusahaan yang mempromosikan mega proyek ini dan produk yang akan dijual.
Nama Kanaya Alexe langsung melejit sebagai pebisnis mudan yang cukup kompeten sehingga perusahaanya dilirik oleh perusahaan besar .
“ Andai kau punya putri Ray kau bisa iri dengan keberhasilanya tanpa campur tangan orang nya “ bisik Gamawan pada Ray sesaat meninggalkan aula.
“ iya pa bukan seperti aku kan “ sambung Karina putri tertuanya yang bersiap mengantikan posisinya dimasa depan yang sampai saat ini masih diketiak papanya , karina paham maksud papanya , bukan menyindir dirinya secara halus melainkan hanya kekaguman akan sosok perempuan muda yang berdiri diujung sana .
“ Saya tak pernah memaksa mereka mengikuti keinginan saya pak , mereka punya jalan hidupnya masing masing “ Ray terbayang kedua putranya Hilman dan Zarfan di OldTown yang telah dididik secata mandiri dan mempunyai minat yang berbeda.
..
Hilman baru saja keluar dari ruang dosen karna mendapat teguran ringan , beberapa waktu belakangan ini dia tidak masuk kuliah ditambah pertikaian kedua orang tuanya membuat dia mencari kesibukan diluar rumah.
__ADS_1
“ gimana , apa kata buk Santi “ tanya Rendy yang datang bareng Naura .
“ biasalah bro , gue disuruh ngambil semester pendek karna nilai ku anjlok banget “
“ yahhh , gak jadi donk liburan bareng “ keluh Naura .
“ kalian duluan aja , ntar weekend nya gue nyusul “ sambil menghela nafas .
“ gimana sekarang kita ketempat akira , katanya ada alat baru yang datang “ usul Zack mendadak .
“ trus yang lain gimana “ Naura berpendapat .
Zack menarik Hilman yang terlihat lemas kayak ngak makan tiga hari.
Zack dan Rendi tengah sibuk menggunakan alat baru di tempat fitnes keluarga Akira , berbeda dengan Naura malah menemani Akira di lounge bar depan , Tempat fitnes ini dilengkapi cafe dan pencucian mobil dibagian belakang toko , walaupun tak terlalu besar namun lumayan lah tempatnya strategis dan mudah dijangkau.
__ADS_1
Hilman membolak balikan smartphone nya sedari tadi , ada rasa jengkel yang masih belum hilang dihatinya apalagi mendengar penjelasan Miriam saat mereka liburan kemaren dan sampai saat ini dia masih menyimpan sendiri.
“ Nih “ Akira memberikan softdrink , Hilman mengangkat kepalanya dan tersenyum ,
“ gimana , sudah beres sama buk Miriam “ Akira duduk didepan Hilman .
“ Ya begitulah “ lemas .
“ Sudah kamu bilang sama om Ray “ Akira tahu apa yang dipendam Hilman namun dia sangat berhati hati membahas apalagi dia tahu kalau Hilman tak mau temannyanh lain mengetahui.
“ Ya , gue harus tenang dulu , kata papa akan cari bukti kalo emang benar “
Pandanganku mengarah ke jalan raya menatap mobil yang lalu lalang di sore yang cerah , memang di saat ada kerisauan di hati memang sulit tuk mengontrol diri.
“ kamu sabar ya , apapun masalah lo , kami selalu ada kok buat lo “ memberi semangat.
__ADS_1
Hilman , Akira dan Zack teman sejak Smp , sebenarnya dulu Akira menyukai Hilman namun tak berbalas karna bagi Hilman persahabatan lebih baik daripada sebuah hubungan Akira pun tak mempermasalahkan namun juga tak ingin dekat dengan cowok lain dan masih menunggu Hilman .
“ Gimana alatnya “