
" iya pa , jangan cemas " Hilman datang menghampiri lalu salim .
Gilbert termanggu melihat kedatangan Hilman .
" maafkan saya Nak Hilman sudah merepotkan kalian"
" tidak ada yang direpotkan pa , papa harus semangat biar cepat sembuh"
Suasana ruang rawat inap kembali ceria , kedatangan Hilman membuat suasana baru .Sury senang dwngan lehadiran Hilman apalagi menanrunya itu sangat mudah mencairkan suasana , apalagi dia juga berjanji membantu Kanaya.
...
Beberapa hari ini pekerjaan Hilman tak terlalu padat , proyek berjalan lancar dan hubungannya dengan Kanayapun lebih mesra dibanding sebelumnya , Kanaya sudah sering memasak makan malanm , hanya saja kasus tabrakan di depan Empiere masih diviralkan tentu saja ini atas perintah Hilman sendiri , walau dalam berita terakhir pihak empiere lah yang disalahkan namun belum ada konfirmasi dari pihak terkait.
" Bos kecil , ngak ribet nolak wartawan terus "
" biarin aja dulu " ikutan sibuk mengemil biji bunga matahari , Grace kelihatannya cukup tahu jika bos nya sula ngemil , bahkan diruang kantor ada satu lemari dikhususkan untuk cemilan .
" tuan Hilman ada tamu "
" dari mana Grace " kepala Grace hanya nongol dipintu karna tadi sengaja dibuka.
" katanya nona Mikasa , tapi masih dilobby. "
" apa agenda kita selanjutnya "
" nanti jam tiga pengontrolan bahan galian C dengan dinas lingkungan hidup"
__ADS_1
" oke , suruh dia keruangan saya "
Hilman tahu apa yang akan dibahas Mikasa .
" selamat siang Hil"
sapa Mikasa , terlihat gadis itu begitu anggun dengan pakaian tradisional dengan sentuhan modern membuat pesonanya semakin terpancar.
" silahkan duduk "
Jordi dan Miriam masih sibuk dengan cemilan apalagi sebentar lagi istirahat makan siang.
" Hill aku pengen bahas hal kemaren boleh kan " sambil meliril kearah Jordi .
" tentu ngak masalah , kamu ngak usah cemas mereka tim ku kok "
" ini Hill , permohonan kawasan konserfasi sudah diajukan tapi mereka hanya mengizinkan kami mengelola tujuh ratus hektar sedangkan lima ratus hektar lagi masih belum karna masih disengketakan , sedangkan lahan yang disengketakan merupakan daerah pusat situs kami " terdengar sedih .
" kita pelan pelan masuknya , paling tidak untuk tahap awal kita sudah berhasil , nantinya kita sebar isu isu tentang fakta yang ada , mudah mudahan pihak pusat merubah kebijakan "
" Bos kami turun duluan "
kedua pasangan karmaran itu turun lebih dulu .
" jadi apa bahan ini bisa kita gunakan " sambil membuka berkasnya , Hilman mengeser dudukendekat , Mikasa menjelaskan dengan serius.
" Hilman " terdengar suara benymtakan daribarah pintu , otomatis Hilman dan Miriam mengarahkan pandangan kearah suara.
__ADS_1
Disana terlihat Kanaya sudah memerah , raut wajahnya terlihat akan menelan Hilman bulat bulat .
" eh Naya , mari " Hilman dengan senyumnya melambaikan tangan.
" apa maksud kamu , apa begini kelakuan kamu dikantor , ngak nyangka kalian berbuat mesum " teriakan Naya mengelegar .
" eh kamu salah paham Nay , ini tak seperti yang kamu kira "
Kanaya bergegas mendekat dan.
" Plakk"
tamparan keras melesat di pipi Hilman , mata Naya sembab meneteskan air .
" senang kalian berbuat mesum dikantor" suara serak mulai terdengar.
" maaf nona , kami tidak berbuat mesum "
" diam , kamu sama saja , cantik cantik kelakuannya begini "
" Nay kamu salah paham , dia teman aku , ngak mungkin aku berbuat meaum dikantor"
" terus ngapain kalo tidak mesum , berdua diam diam satu ruangan "
" siapa yang bolang berdua , asisten ku masih disana "
Kanaya mengikuti arah telunjuk Hilman , disudut ruangan terhat Glen sedang menatap kaku , wajahnya memerah
__ADS_1