Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
mereka hanya buta


__ADS_3

( kanaya )


" Naya , sepuluh tahun lamanya kita saling mengenal , dihatiku selalu ada kamu sekarang aku ingin mengatakan , jadilah miliku seutuhnya "


Bastian mengeluarkan sebuah kotak dari balik jasnya , sepasang cincin berlian putih .


" will you marry me "


Kanaya menutup mulutnya tak percaya , matanya berkedip memastikan semua ini bukanlah mimpi , sudah sekian lama dia memimpikan kencan romantis dengan pernyataan cinta yang begitu sempurna , sekarang Bastian membuktikan jika semua yang terjadi jelas nyata.


" bagaimana Naya , apa kamu bersedia "


" iya , tentu saja aku bersedia " sambil menyodorkan jari manisnya tanpa ragu .


Bastian mendekat lalu memasangkan cincin itu , lalu mememinta Naya memasangkan pasangannya kejari manisnya.


" aku mencintaimu sedari dulu" menarik jemari tangan Naya yang terpasang cincin lalu mengecupnya , perlahan dia mendekati lisan nya yang begitu mengoda , Kanaya memejamkan matanya , hembusan nafas Bastian terasa menyapu kulit wajah , berlahan benda basah nan lembut itu menempel lama , Bastian mengecup begitu pelan hingga membuat Naya terbuat , diapum membalas .


Tangan kekas Bastian merangkul tubuh Naya mendekat , mereka menyatu disaksikan bintang malam dan iringan musik yang masih mengalun , tak ada yang menganggu.


" Kanaya "

__ADS_1


seketika kedua pasangan itu berbalik mencari sumber suara . Naya teganbtak menyangkan jika Hilman menangkap basah .


" maaf bro kami sedang kencan jangan ganggu kami " bentak Bastian, dia sudah memboking cafe ini tapi masih ada pengunjung yang masuk


" pelayan usir orang ini , saya sudah memboking lantaibini satu hari penuh" Suara Bastian mengelegar , para pelayan bergegas menghampiri.


" Naya apa maksud semua ini " terlihat Hilman menahan amarah , matanya memerah .


" ini bukan urusan mu pergilah "


" Hilman maaf , aku mencintai Bastian jadi jangan mengharapkan aku " jawab Naya terbata , sesunguhnya dia sangat malu selarang jika ada lobang terdalam mungkin dia melompat disana .


" begitu ya , oke selamat aku mendoakan kalian " Hilman langsung berputar meninggalkan pasangan yang dimabuk asmara itu .


Kanaya sudah kehilangan semangat untuk tersenyum hatinya begitu sakit melihat kepergian Hilman , dia ingin pria itu melakukan sesuatu membuktikan jika dia pantas dipilih tapi nyatanya tidak , Hilman malah pergi tanpa memperdulikanya.


" kenapa sayang apa ada masalah " Bastian merasa ada perubahan didiri Naya semenjak kepergian Hilman .


" engak ,engak ada , aku hanya ngantuk " dia tak berani menatap mata Bastian .


" ya sudah aku antar pulang "

__ADS_1


(end)


" ada apa bos " Glen terkejut ketika Hilman merampas wine dan langsung meneguk hinga habis.


" antar aku ke markas " lalu berjalan lebih dulu , dia tidak tahu apa yang terjadi karna sedang menikmati anggur kesukaanya .


Glen diam diam dia mengabari arif dan Roby yang tinggal disana.


Hilman melampiaskan emosinya pada samsak , sudah cukup lama dia tidak mengeluarkan keringat seperti ini, amarahnya cukup tinggi membuat Glen dan yang lainya cemas , Hilman terkapar satu jam kemudian , seluruh tubuhnya bermandikan keringat.


Dia bukan tipe lelaki cengeng yang merajuk ketika hatinya sakit , memang dia sudah menetapkan pilihan untuk memilih Kanaya sebagai pelabuhan hidup , baginya cinta bisa datang sambil bergulirnya waktu , tapi ternyata tidak . Sekian banyak perhatian dan pengorbanan yang dilakukannya untuk menarik perhatian Naya tak satupun membuat Naya tertarik , malah membuat jarak diantar mereka semakin terlihat


Hilman sudah begitu bahagia ketika Naya menyerahkan dirinya seutuhnya , dia baru saja merasa menjadi suami yang bertanggung jawab tapi apa mau dikata , pengorbananya tak sedikitpun berbekas.


" minum bos " Glen menyodorkan air mineral.


" apa aku salah selama ini Glen , apa tindakanku tak berarti untuknya " keluh Bastian.


" saya hanya bisa mengatakan satubhal bos , nona masih buta hingga tidak menyadari perasaan bos , yakinlah sebentar lagi dia akan menyesali dan mengejar cinta bos " Glen tentu tahu bagaimana pengorbanan Hilman menjaga Naya , berapa banyak dia mengalah akan sikap egois istrinya , jika itu Glen mungkin sedari dulu dia meninggalkan wanita seperti Naya apalagi Hilman dikelilingi wanita cantik seperti Senina dan Mikasa yang jelas lebih dibandingkan Kanaya .


" Glen dulu Alicya menungalkanku , sampai sekarangpun dia tak memberi kabar , Sedang Kanaya sendiri tak pernah mengangap ku ada "

__ADS_1


" bos yakinlah masih banyak wanita yang menanti cinta bos , mereka hanya buta "


__ADS_2