Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
singa betina


__ADS_3

“ kamu sabar ya , setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya , jika boleh aku bantu “


“ ceritalah “ Hilman duduk didekat Naya yang kehilangan pegangan.


Perlahan Naya mulai tenang , Hilman memberikan tisu agar dia menyeka pipinya yang basah , dengan sabar Hilman menanti tanpa bergeser , dia berharap paling tidak hubungan mereka bisa lebih baik dan Naya tak mengangap dirinya sebagai tameng saja.


“ semua ini bermula saat aku mempromosikan produk papa di outlet kami , perusahaan Howart juga merilis produk yang sama , tiba tiba banyak perusahaan membatalkan kontrak sepihak setelah ditelusuri perusahaan Howart dalang nya mereka meniru produk kami lalu menuduh kamilah yang melakukan pemalsuan “


“ karna aku dekat dengan Caesar tentu saja aku minta tolong padanya tapi makin kesini terlihat dia makin berani dan dia juga bilang perusahaan akan baik jika perusahaan kami bergabung dan kami menikah , awalnya aku pikir ini benar tapi belakangan ini aku sadar itu hanya akal akalanya saja , aku tak bisa lepas karna dia mengancam perusahaan keluarganya akan memboikot seluruh produk perusahaan papa”


Hilman menepuk pundak Naya memberi semangat , Naya yang mulai sadar langsung mengeser tubuhnya menjauh mulai merasa risih didekat Hilman.


“ boleh lihat mana proposal yang ditolak”


“ kamu ngerti “ ragu.


“ ya ngerti lah , beberpa perusahaan besar pernah memintaku membuat proposal untuk perusahaan luar negri dan berhasil makanya mereka menawarkan pekerjaan”


Naya kembali ke mejanya dan menyerahkan beberapa proposal. Hilman memeriksa dan memilah milah mana yang bisa di gunakan.


“ ni makan siangnya , kamu lapar kali kelihatannya “ Hilman kelupaan tujuannya ke kantor Naya, setelah mendengar perut Naya keroncongan .

__ADS_1


“mmm enak, kok kamu tahu aku suka kimbab , dimana kamu beli“ Naya menyukai makanan yang terbuat dari nasi yang digulung berisi sayuran dan smoke beef .


“ coba tebak dimana “


Naya mengelengkan kepala , dia tak pernah makan makanan yang dibawa oleh Hilman walaupun dia sering keluar untuk bertemu dengan klien tapi belum menemukan restoran khas korea .


“ resto didepan Empiere state “


Naya menghentikan suapanya .


“ ngapain kamu ke Empiere state”


Telinga Naya langsung nyalang mendengar kata proyek , dia langsung menghentikan makannya .


“ aku siapkan proposalnya proyek seperti apa “ Naya bergegas ke mejanya kemudian binggung sendiri karna belum mendapat informasi proyek seperti apa.


“ proyek nya belum diumumkan , proposal seperti apa yang mau kamu buat “


Naya mengelus kepalanya sendiri saking semangatnya mendengar penuturan Hilman .


“ sini habisin makananmu “

__ADS_1


Naya selesai makan disaat Hilman selesai memilah proposal .


“ Ini empiere, emporio , the nath , future , sea line , kamu serius “ Naya menatap tak percaya proposal yang dipilih Hilman karna proposal sudah berapa kalo ditolak .


“ aku kenal beberapa orang disana , biar aku perbaiki ok”


Naya hanya mengangukan kepalanya , cukup mustahil menembus perusahaan besar dengan perusahaan kecilnya dan dia juga tidak ingin mematahkan semangat Hilman .


Naya dan Hilman pulang setelah makan , karna dia sudah kehilangan mood, Hilman hanya mengantarkan Naya sampai ke gerbang rumah lalu kembali keluar menuju Future Hand.


“ halo Hill apa kabar “ ternyata orang yang ingin ditemui Hilman sedang berada di lobby .


“ Baik bang , gimana kabarnya “ sambil membalas rangkulan pria yang mengangapnya adik.


“ ayo , gimana kapan wisuda “ ketika memasuki lift.


“ bulan depan bang “


“ hhahaha , gerak cepat ya , ngak nyangka selamat selamat kamu bisa menaklukan singa betina dunia bisnis paradise city “ sindir Abimana tertawa.


“ ya papa ngasih tahu tadi pagi , ngak nyangka , kapan pestanya future akan jadi sponsor utama “ sambungnya .

__ADS_1


__ADS_2