Cinta Sejati

Cinta Sejati
Kemunculan Bara


__ADS_3

Setelah Clara memberikan handuk dan sikat gigi pada Lucas. Lucas bergegas mandi dan berpakaian. Clara dan keluarga sudah menunggu Lucas di meja makan.


Ibu mengajak Lucas untuk sarapan bersama. Seusai sarapan Lucas dan Clara bergegas menuju sekolah.


tin...tin..tin... (suara klakson mobil Zevan)


"sayang, ayo bareng" ajak Zevan


"ajak Lucas juga ya sayang. Kasihan kalau jalan kaki" pinta Clara


"baiklah tuan putri" Zevan turun dari mobil dan membukakan pintu untuk Clara.


"Kak Lucas duduk di depan ya" Clara menarik tangan Lucas.


Clara duduk di belakang sendirian. Sementara Lucas dan Zevan di depan. Mobil terasa sunyi tanpa suara sedikitpun.


Sesampainya di sekolah....


"sayang, aku antar ke kelas ya" ucap Zevan


"gak perlu sayang, aku bisa sendiri" ucap Clara menolak dan langsung pergi meninggalkan Zevan dan Lucas


'lo nginap di rumah Clara semalam?" tanya Zevan


"bukan urusan lo. Sejak kapan lo mau tau dunia gue" Lucas pergi meninggalkan Zevan.


Zevan yang sangat marah dengan Lucas. Karena Lucas sudah di izinkan keluarganya Clara untuk bermalam disana.


"sayang, aku punya sesuatu untuk ayah dan ibu kamu. Nanti sore aku bisa ke rumahmu?" tanya Zevan


"bisa sayang" ucap Clara.

__ADS_1


*****Di rumah Clara****


"bu, di depan ada Zevan" ucapku


"suruh saja dia masuk" ucap ibu


"terimakasih bu" jawab Clara


"ajak sekalian makan siang bareng kita ya nak" pinta ibu


"siap bu" ucapku bersemangat


Aku dan Zevan memasuki rumah dan langsung menuju meja makan. Sementara dari atas terlihat Lucas, Steve dan Dave turun ke bawah untuk makan bersama.


"Cas, ngapain lo dirumah pacar gue" ucap Zevan


"kak Lucas itu kakak kami. Jangan ganggu dia lagi" ucap Steve dan Dave


"baik kak" jawab Dave


Kami semua duduk di meja makan, makan bersama sambil ngobrol.


"nak Zevan sudah berapa lama kenal sama Clara" tanya ibu


"baru 3 bulan lalu bu" jawab Zevan


"nak Lucas kenal Clara sejak kapan?" tanya ibu


"sekitar setahun lalu tante" jawab Lucas


"berarti duluan nak Lucas ya yang mengenal Clara. Bagaimana perasaan nak Lucas pada Clara dari tahun lalu hingga hari ini?" ucap ibu

__ADS_1


"saya menyayangi Clara dan adik-adiknya tante. Dari pertama bertemu hingga hari ini saya tetap sayang dan cinta sama Clara. Saya bahagia kok tante lihat Clara bersama dengan orang yang dia cinta" jawab Lucas


"Bagaimana perasaan kamu nak Zevan setelah mendengarkan ungkapan perasaan Lucas pada Clara di depan ibunya" tanya ibu


"jatuh cinta adalah hak setiap orang bu. Lucas berhak jatuh cinta pada Clara. Namun Clara sudah memilihku sebagai pasangannya" jawab Zevan santai.


"aku yang memilih Lucas untuk adikku... Halo... Apa kabar? Masih ingat denganku setahun lalu" Ucap Bara yang turun dari tangga menuju ruang makan


"Ba....Bara" Zevan memanggil Bara dengan terbata-bata


"bukannya kau sudah meninggal setahun lalu" tambah Zevan


"setelah kematian palsuku, sasaran adalah Lucas kemudian Clara benarkan tebakanku" ucap Bara


"Apa maksudmu Bara? Kita kan berteman, apa kamu telah hilang ingatan?" tanya Zevan sambil merangkul Bara


"teman yang mendorongku ke jurang di kamp" Bara tersenyum


"menyerahlah Zevan, putuskan hubunganmu dengan Clara" ucap Lucas


"gak nyangka gue punya sodara bejat kaya lo" ucap Zevan


"kamu udah mencoba bunuh sahabat baik gue" jawab Lucas


"kak Bara.... Jadi yang mendorong kakak waktu itu pacarku. kalau dari awal kakak bilang padaku aku gak mau pacaran dengan dia" Clara menangis berlari menuju kamarnya di ikuti oleh ibu, Steve dan Dave


"pergi dari sini" usir Bara


"jangan harap lo bisa pulang Lucas" ancam Zevan


Seminggu berlalu Clara, Lucas dan Bara berangkat sekolah bersama.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2