
Lucas dan Clara melangkahkan kakinya menuju jalur kereta bawah tanah. Mereka menikmati hari mereka dengan saling berpegangan tangan.
Cuaca yang semula cerah berubah menjadi teduh diiringi kedatangan Fani yang menghampiri mereka dan berjalan bersama.
"Hai Lucas" sapa Fani
"Hai Fan.. Mau kemana lo?" tanya Lucas
"Hanya berjalan-jalan sore kok" ucap Fani
"Sayang... Aku mau kesana..." Clara menunjuk ke restoran untuk menghentikan percakapan Fani dan Lucas.
"Wah... Itu restoran langganan aku dan Lucas" ucap Fani
"Sayang" Clara cemberut mengetahui ucapan dari Fani.
"Clara... Jangan bodoh... Lucas juga perlu kekasih disini... Seperti kamu tidak membutuhkan pria lain untuk mengisi hari-harimu" ucap Fani.
"Aku tidak sehin itu.... Aku menjaga perasaan Lucas.. Walau aku dan Lucas berhubungan jarak jauh" ucap Clara
"Maaf Clara... Lucas tidak sejaim dirimu... Dia membutuhkan teman dalam kesehariannya" ucap Fani
"Clara... Dengarkan penjelasan aku" ucap Lucas
"gak ada yang harus kamu jelasin lagi... Aku udah denger semuanya" bentak Clara
"Fan..lo mending pergi deh.. Jangan ganggu gue sama pacar gue" ucap Lucas.
"Oh... Begitu ya... Mentang-mentang di samperin sama pacarnya... Aku di lupakan.. Emang yaaa nasib aku cuma kaya ban serep di pake kalau lagi butuh aja" ucap Fani.
"Fan... Apaan sih?? Hubungan kita gak seperti itu... Kenapa mau misahin gue sama pacar gue?" ucap Lucas.
"Aku mau balik ke apartemen.... Tolong anter aku dulu... Setelah itu kalian bebas mau ngapain aja" ucap Clara
"Clara... Percayalah padaku" Lucas memohon.
"Fan... Lucas aku pinjem sebentar... Cuma buat anterin aku ke apartemen,, setelah itu janji... Mastiin Lucas balik ke pelukanmu" ucap Clara.
Sepanjang perjalanan Clara hanya terdiam. Dia sangat kecewa dengan sang kekasih dan timbul pertanyaan dalam hati..
Apa mungkin Lucas tega menduakan aku? Apa yang dikatakan oleh Fani itu benar atau hanya akal-akalannya saja agar kami berpisah. Fani memiliki perasaan lebih pada Lucas. Apakah Lucas membalas perasaannya? Apa dia tidak setia menjaga hatinya? Apa dia membutuhkan seseorang seperti Fani untuk menemani dalam kesehariannya?
Clara hanya bisa bergumam dalam hati. Namun tak sanggup ia mengungkapkan perasaannya pada Lucas.
Lucas berjalan menghampiri Clara dan mencoba meraih tangannya. Saat Lucas sudah menggenggam erat tangan Clara, ia berusaha melepaskan genggamannya.
"Cas... Tolong lepasin" ucap Clara
__ADS_1
"Maaf... Aku gak bisa lepasin kamu sayang" ucap Lucas
"Jangan bertindak bodoh... Kasihan Fani... Selama ini dia yang mendampingimu bukan aku" ucap Clara
"Clara.... Mau kamu percaya atau tidak biarlah menjadi hak kamu... Setahun yang lalu tepat sebulan kedatangan aku dan Zevan ke Jepang. Zevan berpacaran dengan Aya temannya Fani. Lalu Aya mengenalkanku pada Fani. Fani berulang kali menyatakan cintanya padaku. Namun aku tolak. Pada hari dimana kamu melihat aku bersama Fani. Di hari itu dia menyatakan cintanya lagi padaku. Namun aku tolak, aku gugup ketika melihat kamu. Aku sangat takut kalau kamu salah paham denganku dan Fani. Hari ini Fani sungguh keterlaluan, dia membuat seolah-olah aku menduakanmu... Ah... Sudahlah... Percuma aku jelasin... Pacarku tidak akan percaya lagi padaku" Ucap Lucas sambil menjelaskan.
Aku menghentikan langkahku. Tak terasa aku sudah sampai di depan pintu apartemenku. Aku memandangi wajah Lucas yang terlihat kecewa dengan kecemburuanku.
"Mau langsung nemuin Fani ya" ucap Clara
"Bukan urusan kamu" ucap Lucas
"Apa aku bukan pacarmu lagi?" tanya Clara
"Aku mau pulang dulu. Terimakasih untuk hari ini" ucap Lucas
Bara membuka pintu dan berkata, "Cas... minum teh dulu sini"
"Lain kali aja Bar... Gue capek" ucap Lucas
"Istirahat dulu di kamar gue" ucap Bara
Clara masuk ke dalam diikuti oleh Bara dan Lucas.
"Ada apa dengan kalian berdua" tanya Bara
"gapapa kak.. Besok kita pulang ya kak" ucap Clara
"Gak bisa..." ucap Lucas
"Apa aku gak lebih penting dari dia?" tanya Clara.
"Apa sudah tidak ada lagi kepercayaanmu?" tanya Lucas.
"Ada apa dengan kalian... Ayo duduk sini" ucap Bara
"Bar... Fani ingin menghancurkan hubungan aku dan Clara... Clara malah mempercayainya" ucap Lucas.
"Kakak mau lihat kecemburuanmu Clara..." ucap Bara.
"Udahlah kak, aku mau ke kamar" ucap Clara.
"Kamu yakin udah gak kangen sama pacarmu... Nanti aja sampe Indonesia ngerengek lagi minta ke Jepang" Ucap Bara
Clara berlalu meninggalkan Bara dan Lucas.
"Aku harus gimana Clara agar kamu bisa percaya sama aku lagi?" tanya Lucas
__ADS_1
"Tidur dan istirahat... Katanya tadi capek.. Capek ya menjalin hubungan sama aku.. Kalau mau putus, aku juga gapapa.. Lagian besok juga aku udah gada di sini" ucap Clara
"Apa kamu mau kita putus?" tanya Lucas
"Ini mungkin yang terbaik" ucap Clara
"Kalau aku harus kembali ke Indonesia agar kamu bisa percaya, aku bisa kembali ke Indonesia bulan depan. Tapi jika memang kamu menginginkan kita untuk putus... Ya sudah... Semoga ini pilihan terbaik untukmu. Aku masih mencintaimu" ucap Lucas dengan nada kecewa.
Cas... Maafin aku ya... Aku tau kamu tidak berpaling dariku. Aku sangat mempercayai kemurnian cintamu padaku. Tapi maaf... Aku gak tega membiarkanmu kesepian disini. kalau hubungan kita telah berakhir kamu bisa berhubungan dengan siapapun tanpa rasa khawatir.
ucap Clara dalam lamunannya.
"Clara... kamu sudah mengejar cintamu sampai ke Jepang. Apakah harus berakhir dengan cara seperti ini? Kejar dan minta maaflah... Kakak gak mau pulang dengan menyakiti hati orang... Kakak tau bukan hanya Lucas yang terluka tapi kamu juga.. Jangan melukai perasaan orang lain" ucap Bara.
"Lucas" Clara berteriak memanggil Lucas
Lucas menoleh ke arah belakang. Clara menghampiri Lucas.
"Kalau mau pergi itu pamit dulu" ucap Clara
"Maaf... Aku pulang dulu ya Clara.. Besok kamu sama Bara hati-hati ya" ucap Lucas
"Gak ada niat buat anterin aku sama kakak ke bandara?" ucap Clara
"Untuk apa lagi... Aku..." ucap Lucas
"Aku cemburu kalau kamu sama Fani bisa menghabiskan waktu bersama setiap hari... Sedangkan aku tidak bisa bersama pacarku. Aku kecewa sama diriku" ucap Clara
"Mulai besok aku tidak akan menemui Fani lagi. Aku gak mau bikin pa... Maksudnya aku gak mau bikin kamu cemburu lagi" ucap Lucas
"Apa hubungan kita sudah berakhir?" tanya Clara
"Bukannya itu mau kamu?" ucap Lucas
"Apapun hubungan kita.. Aku akan tetap menyimpan rasa dan hati ini. Aku membebaskanmu agar tidak terikat denganku. Jika memang kita berjodoh kelak akan bertemu lagi" ucap Clara
"Clara... Aku akan menunggumu hingga kamu lulus SMA" ucap Lucas
"Agar tidak ada perasaan yang tersakiti, agar tidak ada kecemburuan lagi. Hubungan tanpa ikatan" ucap Clara
"Aku menyayangimu Clara" ucap Lucas
"Aku juga" ucap Clara.
"Besok pagi aku antar kalian ke bandara.
Keesokan harinya....
__ADS_1
Bara dan Clara pulang kembali ke Indonesia dengan menggunakan pesawat terbang. Lucas mengantar kepergian mereka dengan senyuman.
Bersambung...