Cinta Sejati

Cinta Sejati
Pernikahan Marcel dan shesil


__ADS_3

Gedung mewah di baluti bunga berwarna nude yang sangat memanjakan mata, alunan musik dari musisi ternama di negeri ini memeriahi acara resepsi pernikahan Marcel dan shesil.


Cukup mewah untuk sebuah acara pernikahan. Terbesit rasa bersalah yang menyeruak, menyesakan dada satria. Kenapa dulu dia tidak mengadakan acara yang mungkin lebih mewah daripada ini. kenapa?


Padahal dia menikahi Rianti memang karena cinta padanya. Bukaan paksan, ataupun keadaan.


Melihat wajah Rianti yang terkagum membuat rasa bersalah itu semakin menjadi frustasi.


"Sayang, akhirnya shesil menikah juga dengan Marcel, aku ikut senang sekali"


"Maafkan aku Rianti"


Wajah yang tadi ceria menjadi sedikit khawatir.


"Maaf untuk apa sayang?"


"Maafkan aku tidak membuatkanmu pesta pernikahan yang megah"


*E*mang ya,, waktu itu memang di rumah satria tidak ada pesta? aku lupa.


"Tidak apa-apa sayang, kamu tidak usah minta maaf" mengusap pipi suaminya agar bisa mencair. Di balas kecupan kening oleh satria.


Pemandangan yang sangat uwuwu sekali. Dan ternyata beberapa pasang mata sedang memperhatikan.


Tepukan tangan Ren dengan timing yang lambat, membuyarkan.


"Luar biasa kawan kita ini" Ren bersuara.


"Waduuh bikin yang jomblo makin ngenes aja" timpal Galang. Sedangkan Nabil hanya tertawa renyah melihatnya, ikut merasakan kebahagiaan sahabatnya itu.


Ruben juga ada, membawa seorang wanita cantik di sisinya, tapi ia hanya diam.


"Oh ya Satria, Rianti, kenalin Nindi calon istriku."


"Salam kenal saya Nindi calon istri Ruben."


Rianti menyambut jabat tangan Nindi, tapi tidak dengan Satria.


"Saya Rianti, ini suami saya satria


salam kenal juga"


"Berhubung kalian ada di sini, aku mau beri informasi, Minggu depan aku mengadakan acara pernikahanku dengan Rianti yang megah di negara xx"


"Apa" ... serempak


Bom atom dilayangkan kembali, banyak pertanyaan kenapa satria melakukannya. tapi untuk sebagian orang memilih diam dan mengikuti alur, hanya Ren yang berani menanyakan alasan.


"Kenapa baru sekarang kamu mau mengadakan resepsi megah?"


Satria tidak menggubris, bahkan mendengus kesal dia tidak suka dengan pertanyaan itu.


"Sayang apa tidak berlebihan, kan kita sudah menikah lama. lagian aku juga sudah bahagia kok" Rianti berusaha mencairkan suasana yang kini mulai terasa tegang.

__ADS_1


"Persiapkan diri kalian, karena kalian akan ikut semua" pernyataan Rianti sama sekali tidak di gubris


...........


Satria dan Rianti menunggu di ruang VVIP, hanya ada mereka berdua, memang ruang itu diperuntukan bagi mereka.


Keluarga Artha grup dan petinggi datang menyambut hangat kehadiran satria dan Rianti. Ada yang mengoceh dan memuji Rianti sangat cantik dan ramah, ada juga yang baru melihat istri dari tuan mudanya.


Wajar saja karena saat mereka menikah hanya ada Acra akad di kediaman Rianti, lalu berada di rumah utama pun Rianti di tinggal pergi oleh satria selama dua tahun lamanya.


Tidak ada acara dan tidak ada pesta. mungkin hanya segelintir orang yang mengetahui.


"Hai tamu spesial ku, tuan muda beserta nona muda Artha grup" sapa Marcel memeluk satria.


"Bagaimana kabarmu setelah punya sekretaris baru dan melupakanku?"


"Jauh lebih baik" Satria menjawab enteng.


*Si*al , satria masih ngeselin aja.


"Oh begitu rupanya, coba nanti kita lihat apakah dia betah bekerja denganmu hehe"


"Tntu saja kau jangan khawatir" dengan tatapan mengintimidasi.


"Aku hanya bercanda hehe"


"Rianti lihat suamimu ini, aku saja bahkan dibuang jika tidak di butuhkan"


"Aku akan berhati-hati kedepannya, untuk tidak melakukan kesalahan" jawab Rianti.


"Marcel, jangan melewati batas" emosi Satria yang bahkan sudah meremas kerah baju Marcel.


*K*urang ajar marcel.


"Maaf tuanku, aku hanya bercanda, santai saja"


Untunglah shesil datang dan mengubah suasana.


"Rianti..." memeluk Rianti antusias.


"Hai, ada tuan Satria juga"


"Hai shil, selamat menempuh hidup baru


aku ikut senang."


"Terimakasih sahabatku Rianti, emmm aku jadi terharu" memeluk kembali.


"Akhirnya kamu menikah dengan pujaan hati" bisik Rianti kepada shesil yang makin mengeratkan pelukannya senang.


"Oh ya kata yang lain kalian akan mengadakan pesta pernikahan di negara xxx?"


"Iya"

__ADS_1


"Waw ini bagus sekalian aku bulan madu hehe, iya kan suamiku sayang" meminta persetujuan Marcel.


"Iya istriku sayang" memeluk lalu mencium pipi shesil di depan umum.


"Ehemm" satria


Rianti tidak berhenti menahan senyum. Satria menghampiri Rianti lalu memeluknya seperti anak kecil.


*K*asihan sekali sekretaris Rion pasti dia disuruh menyiapkan semua


...........


Malam hari yang dingin, menyisakan serpihan cerita siang yang berupa menarik ataupun terkesan mungkin bisa jadi mengejutkan.


Selepas resepsi, Marcel dan Shesil beristirahat mengendurkan otot kaku dan melepaskan lelah. Seharian ini dia menyambut tamu yang begitu banyak dan serangkaian susunan acara yang padat.


Tidak ada kegiatan lain selain istirahat.


Marcel menyambar handuk kemudian membersihkan diri, pandangan matanya kosong, terbesit kalimat yang kini masih terngiang.


"Cintai shesil sebagai dia, bukan sebagai aku"


Itulah kalimat yang selalu menyadarkannya, bahwa berharap adalah hal yang sia sia. Belum lagi rekaman mata langsung melihat adegan betapa mesranya Satria kepada Rianti. Menunjukan bahwa Rianti memang benar-benar sudah bahagia.


Bahwa dia sangat di cintai oleh Satria.


Ketukan pintu membuyarkan lamunan.


"Sayang"


"Iya ,,ada apa honey?"


"Kamu belum selesai juga mandinya, are you okay?"


*K*enapa aku jadi melamun


"Nih aku udah selesai, aku baik baik saja"


membuka pintu kamar mandi, Marcel keluar dengan handuk yang melilit di pinggang.


Shesil tersipu, Gemetar terbayang malam yang banyak dibicarakan orang setelah menikah.


*S*hesil kenapa, pasti lagi mikirin malam pertamanya.


"My honey baby, kamu kenapa gugup begitu


ambilkan aku baju sana."


"Oh ya,, maaf sayang aku mau ambil baju kamu dulu."


Setelah mereka rapi membersihkan diri dan menggunakan baju tidur, mereka tergelatak begitu saja terbuai mimpi.


bersambung.....

__ADS_1


Udah dibilang kan kaga ada kegiatan lain selain istirahat hehe


__ADS_2