Cinta Sejati

Cinta Sejati
hasil perdebatan


__ADS_3

mata Rianti memandang penuh harap di balik pintu kamar. menanti kehadiran satria yang sedang di ruang keluarga membahas apa yang sedang terjadi. ia tak henti berdo'a untuk kebaikan sang suami. semoga tidak terjadi apa apa padanya.


sempat terdengar suara riuh perdebatan mungkin bisa jadi lebih dari itu. wajar jika itu terjadi melihat jejak yang ditorehkan Niko pada keluarga ini yang sangat tidak berperikemanusiaan.


Rianti tidak bisa memejamkan mata, pikirannya terus berlarian tak tenang. ia meraih ponsel dan membuka aplikasi novel online barangkali membaca bisa mengalihkan pikirannya.


banyak novel bagus yang direkomendasikan, ia membaca satu persatu di 10 episode pertama. ada yang menarik perhatiannya dan membaca per bab dengan seksama dan penuh penghayatan.


yaampun, niat baca novel buat hiburan malah kisahnya mirip banget apa yang dialami sekarang. arrgghh bikin jadi tambah galau aja.


walaupun begitu, Rianti masih meneruskan ia penasaran dengan kelanjutannya.


penasaran juga sih akhir nya kaya gimana. adik dan kakak ini masih terus bertengkar atau berdamai ya.


penasaran mengusik jiwa membaca Rianti. mungkin bisa jadi referensi tindakan apa yang harus dilakukannya pada situasi ini. karena kisahnya begitu mirip.


ini tidak mungkin. huuh apa si aku, ini kan cuma karangan fiktif.


Rianti menutup ponselnya dengan wajah tegang. memulai tidur dengan pikiran yang meracau. tidak lama satria masuk dengan muka yang amat kecewa menyusuri ruang kosong disamping Rianti tertidur. tangannya melingkar di pinggang, hembusan nafasnya terasa ditengkuk Rianti, hingga ia tak kuasa menahan geli.


"kamu udah tau ini dari awal, makanya kamu merengek padaku untuk keluar dari sini. begitu kan Rianti?" suaranya serak bibir satria terus menyusuri.


"iya, aku tahu ini sebelum berangkat menemuimu tadi. maaf sayang aku tidak bilang padamu. menurutku yang pantas menjelaskan hal ini adalah orang tuamu."

__ADS_1


"apa tanggapan mu tentang masalah ini?"


"menurutku,.."


"sudahlah, jangan dibahas. dunia penuh misteri ternyata si brengsek itu adalah kakaku. kami sangat berbeda sekali masalah sikap dan pemikiran. dibesarkan di lingkungan seperti apa dirinya hingga pikirannya sempit dan hidupnya begitu menyedihkan."


"aku tidak masalah ia mengambil posisiku sekarang di Artha grup atau bahkan lebih dari itu. yang aku tidak biarkan adalah ia merebutmu dariku. jangan harap!" sambungnya lagi. Rianti meringis mendengarkan ocehannya suaminya menahan rasa geli. satria berbicara sambil bibir dan tangannya tak diam menjamah.


Rianti terus menahan, jangan sambal mulutnya mengeluarkan suara ambigu.


malu mendengarkan orang sedang curhat dia yang terbawa suasana. bukan sepenuhnya kesalahan, karena satria memberi curahan hati tapi juga memberi jebakan.


"sayang, aku mau ke kamar mandi dulu." pinta Rianti yang membuat satria melepaskan cengkraman nya. Rianti terseok berjalan ke kamar mandi namun ada sosok manusia mengikuti.


"iya, kenapa ? ga boleh?"


kumat lagi galaknya


"boleh sayang, silahkan kamu duluan."


"tidak, kamu saja sana yang duluan."


"baiklah." Rianti meneruskan langkahnya. dan

__ADS_1


breeeetttt...sroek...


Rianti reflek teriak diikuti tawa satria. ia sudah setengah polos karena baju yang dikenakan yang memang kurang bahan di tarik kuat oleh suaminya.


"hei Rianti, kau mau menggodaku ya !" satria memeluk istrinya. Rianti membiarkan semua apa yang dilakukan satria karena di satu sisi satria sedang terluka dan butuh penghilang penat. sedikit sentuhan hangat dan guyonan Rianti berharap semoga bisa membuat perasaannya berangsur membaik.


.


.


.


.


.


.


.


.


.bersambung...

__ADS_1


__ADS_2