
Setelah kepulangan Bara suasana di rumah Clara semakin hangat dan harmonis. Di tambah dengan kedatangan Lucas mencairkan suasana.
Zevan tiba-tiba muncul di rumah Clara..
tok...tok...tok
"permisi" ucap Zevan
"iya... ada perlu apa ya?" ucap Dave sambil membukakan pintu
"ada Clara? saya ingin bertemu dengannya" jawab Zevan
"kak Clara lagi makan siang sama kak Bara" jawab Dave
"bisakah saya bertemu Clara sebentar aja" pinta Zevan
"saya izin dulu sama kak Bara, kalau boleh kak Clara akan menemui kamu. Jika dalam 15 menit kak Clara tidak mincul kak Zevan pulang saja" ucap Dave
"iya dek.... terimakasih" jawab Zevan
Dave masuk ke dalam rumah dan bertanya pada Bara dan Clara
"diluar ada kak Zevan... Dia ingin bertemu dengan kak Clara" ucap Dave
"suruh temui kakak dulu... Lucas, Steve, Clara dan Dave naik ke atas. Kakak mau temui orang itu" ucap Zevan
"baik kak" jawab Clara
Segera setelah Clara, Lucas dan Steve naik ke atas. Dave menemui Zevan dan mempersilahkan Zevan masuk.
"silahkan masuk kak" ucap Dave mempersilahkan Zevan masuk ke dalam
"terimakasih Dave" jawab Zevan sambil masuk ke dalam
"hai... Zevan..." sapa Bara
"hai juga Bar... Dimana Clara?" tanya Zevan
"di kamar... kenapa?" tanya Bara
"gue mau ketemu sama Clara sebentar aja" pinta Zevan
"Clara lagi gak mau di ganggu siapapun" jawab Bara
"di atas ada Lucas ya... pasti sekarang Clara lagi sama Lucas" jawab Zevan
"gak ada hubungannya Clara sama Lucas. Lucas di sini tuh main sama Steve dan Dave bukan sama Clara" jawab Bara
"duduk dulu Zevan... gue mau ngomong sama lo bentar, abis itu gue panggil Clara deh" ucap Bara
"mau ngomong apa Bar?" tanya Zevan
__ADS_1
"kenapa lo dulu bersemangat mau dorong gue dari tebing saat camping?" tanya Bara
"karena gue gak tega liat Frans patah hati karna lo" jawab Zevan
"yakin..." tanya Bara menyelidiki
"iya" jawab Zevan
"kalau bohong... Clara gak gue kasih izin ketemu sama lo lagi" ancam Bara
"oke gue jujur... gue yang sebenernya jebak lo dan Sasa di kamp. Agar Frans bisa liat lo lagi berduaan sama Sasa. Frans cemburu dan Frans berinisiatif buat dorong lo dari tebing, tapi dia takut. Akhirnya gue yang dorong lo" jawab Zevan
"kenapa lo tega?" tanya Bara
"gue gak suka sama lo, lo gampang banget narik perhatian oranglain dan lo bisa bersahabat dengan Frans. Gue juga mau bersahabat dengan Frans" jawab Zevan
"gak gitu caranya berteman dengan manusia" ucap Bara
"Zevan.... teganya" ucap Clara dari kejauhan yang sudah mendengarkan cerita Zevan
"Clara maafin aku" Zevan memohon pada clara
"aku gak nyangka" Clara menangis
"Sejak kenal kamu, aku sudah berubah Clara" jawab Zevan
"pergi...!!" Clara mengusir Zevan dari rumah dan ia berlari ke atas.
"Clara... kamu kenapa?" tanya Lucas yang masuk ke dalam kamar Clara dan mengusap air mata Clara
"Zevan yang telah mendorong kak Bara dari tebing" ucap Clara dengan terisak
"Apa ??? Zevan yang udah dorong Bara? kamu tau dari mana," Lucas pun terkejut
"aku mendengar Zevan bicara dengan kak Bara tadi di bawah" ucap Clara
"udah tenang Clara.... masih ada aku disini" ucap Lucas sambil menyenderkan kepala Clara di bahunya.
"Lucas terimakasih ya" ucap Clara
"sama-sama" jawab Lucas sambil mengelus rambut Clara di bahunya
Sinar mentari pagi menembus masuk menembus jendela dan hangatnya terasa sampai ke badan. Hari ini adalah akhir pekan, sekolah libur. Clara, Lucas dan Bara bersiap untuk melakukan lari pagi.
Sesampainya di taman...
"Clara" panggil Zevan
Clara menoleh ke arah Lucas dan Bara. Mereka mengangguk. Clara pun menemui Zevan.
"ada apa?" jawab Clara sinis
__ADS_1
"aku rindu" jawab Zevan
"oh..." ucap Clara
"sayang kamu masih marah ya sama aku" ucap Zevan yang mencoba meraih tangan Clara
"kamu pikir aja sendiri" Clara menarik tangannya
"sayang.... maafin aku ya... aku janji ga akan berbuat aneh-aneh lagi" ucap Zevan memohon
"jika saat ini kak Bara pergi.. Apa pantas kau meminta maaf?" tanya Clara
"aku menyesal" ucap Zevan penuh sesal
"aku mau kita putus" pinta Clara
"Clara... jangan putusin aku" Zevan memohon pada Clara.
"aku udah maafin kamu... tapi aku tidak bisa menjalin hubungan lagi denganmu. Jangan hubungi aku lagi" Clara pergi meninggalkan Zevan dan menuju ke arah Bara.
"kak, aku udah putus dari Zevan" ucap Clara riang
"bukannya kamu mencintainya?" tanya Lucas
"rasa cinta bukan berarti buta terhadap perbuatan buruknya pada kakak" jawab Clara
"Lucas sendiri nih... sama dia aja" goda Bara
"aku mau menikmati waktuku sendirian kak. Aku masih ingin bebas" ucap Clara
"mau sebebas apa lagi tuan putri" ucap Bara
"mau bebas berteman dengan semua laki-laki termasuk Lucas" jawab Clara riang.
Bara melirik kearah Lucas yang sedang tersipu.
"tunggu apa lagi, kejar Clara" goda Bara
"belum saatnya Bar... tenang aja" ucap Lucas
Seminggi setelah Clara putus dengan Zevan. Zevan masih berusaha untuk kembali dengan Clara.
"Clara... aku mencintaimu... kembali lah padaku" ucap Zevan
"maaf... aku gak bisa balikan lagi sama kamu. Lupain aku. Aku bukan yang terbaik buat kamu. kamu ganteng kok, masih bisa cari wanita yang lebih dari aku dan bisa menerima kamu apa adanya" jawab Clara
"aku menyesal Clara..." ucap Zevan
"kita tetap masih bisa berteman jika kamu mau" Clara mengulurkan tangannya.
Bersambung....
__ADS_1