Cinta Sejati

Cinta Sejati
Perasaan Bimbang


__ADS_3

Clara mengabaikan perkataan Lee Tan dan menuju kearah kantin. Ia memesan teh botol dan bento ayam kesukaannya. Lee Tan memesan mie ramen favoritnya. Mereka menikmati makanan mereka masing-masing.


Suasana di kantin itu sangat hening, hanya sesekali terdengar suara benturan antara sendok dan piring. Clara pun menyudahi makanan miliknya dan segera kembali menuju kelas.


"Clara" panggil Lee Tan yang berlari kecil sambil membawa dompet milik Clara.


"Iya" jawab Clara singkat.


"Dompet kamu tertinggal di meja tadi" ucap Lee Tan sambil menyerahkan dompet yang ada di tangannya.


"Terimakasih" ucap Clara yang sedang meraih dompet dari tangan Lee Tan.


"Iya sama-sama, ayo kita kembali ke kelas" ajak Lee Tan


Clara hanya mengangguk dan mengikuti langkah Lee Tan. Lee Tan sesekali menoleh ke belakang dan ia mengamati Clara hanya terdiam.


Langkah Clara terhenti ketika ia melihat Mr. Lucas berjalan dari kejauhan, "Kau masih saja membuatku terpesona dengan ketampanan mu" ucap Clara pelan yang terdengar oleh Lee Tan.


"Kau mengaguminya?" tanya Lee Tan.


"Iya, bahkan aku suka padanya. Namun sepertinya cintaku bertepuk sebelah tangan" ucapan Clara berlalu meninggalkan Lee Tan.


Lee Tan menyadari itu dengan sedikit berlari menyusul Clara yang sedang berjalan menuju kelas. Pandangan Lee Tan terus menerus ke arah Clara.


Mata kuliah hari ini telah berakhir, Clara mengedarkan pandangannya ke seluruh kampus untuk mencari Lucas. Ia tidak melihat keberadaan Lucas dengan sedikit kecewa ia kembali ke asrama.


Lucas mengamati Clara dari jauh dan tersenyum seraya berkata, "Apa kau sedang mencari ku sayang"


Sebelum kembali ke asrama Clara duduk di tepi danau. "Apa semudah itu kau berpaling dari ku dan mendapatkan wanita lain disini?" ucap Clara lirih.


"minumlah" Lucas menyodorkan minuman kaleng padanya.


Clara melihat kearah Lucas, "Kau disini?"

__ADS_1


"Iya" ucap Lucas.


"Apa kau mendengar semua?" tanya Clara memastikan.


"Sedikit" ucap Lucas singkat sambil duduk di samping Clara.


"Apa rasa kecewamu itu lebih besar dari rasa sayangmu padaku?" tanya Lucas.


"Aku.." ucapan Clara terpotong


"Sudah... Aku tidak akan memaksamu untuk menerimaku kembali sebagai kekasihmu" ucap Lucas sambil melempar cincin yang ia pegang.


"Lucas... kenapa dibuang... kan sayang" ucap Clara berlari menuju danau.


"itu tak ada harganya" Lucas berlalu meninggalkan Clara.


Clara berlari menuju danau dan menceburkan dirinya ke dalam danau yang bening itu mencari cincin kesayangannya. Lucas menoleh kebelakang dan melihat Clara sedang berada di dalam danau itu.


"Clara" teriak Lucas dan Lee Tan bersamaan, mereka berdua berlari menuju Clara dan mengulurkan tangannya.


"terimakasih" ucap Clara


"Ya sama-sama... Apa aku boleh bertanya?" ucap Lee Tan.


"Silahkan" ucap Clara.


"Sedang apa kamu disana?" tanya Lee Tan.


"Aku... berencana mengambil cincin yang telah dibuang Mr. Lucas kedalam sana. Namun aku tidak menemukannya" ucap Clara


"Apa kau gila... Itu danau dalam sekali kau bisa mati konyol tadi" bentak Lee Tan.


"Maaf... Tapi aku sangat menyayangi dia dan cincin itu sangat berarti untukku" ucap Clara dengan isak tangisnya.

__ADS_1


"Kau mencintai dia bukan... mengapa tak kau katakan saja. jangan kau siksa dirimu itu" ucap Lee Tan.


"Aku mencintai dia, namun aku kecewa dengan dia. Aku..." Clara menangis sejadi-jadinya. Tanpa mereka sadari Lucas masuk kedalam dan memeluk Clara.


"Mr. Lucas" sapa Lee Tan.


"Terimakasih.. Kau bisa keluar sekarang... Aku ada urusan sama Clara" ucap Lucas dengan merapatkan pelukannya.


"Maaf" ucap Lucas


"Untuk apa disini?" tanya Clara


"untuk menemui kekasihku" ucap Lucas.


"pergilah... Aku bukan siapa-siapa lagi" ucap Clara dengan menundukkan kepala.


"ini cincinmu... Aku kembalikan pada pemiliknya... Tadi aku tidak membuangnya, aku menukar dengan batu. Tak ku sangka cincin ini sangat berarti untukmu" ucap Lucas.


"pergilah dan bawa kembali cincinmu" pinta Clara.


"Sesulit itukah kamu menerima ku ? Tadi kau berkata lain saat temanmu disini" ucap Lucas kecewa.


"beri aku kesempatan sekali lagi... Jika aku tak mampu membahagiakan mu... Aku akan pergi dari kehidupanmu" pinta Lucas.


"Aku sudah memberikan kamu kesempatan tapi tadi kamu malah bermesraan dengan wanita lain" ucap Clara kesal.


"Dia sepupuku, dosen di kampus ini juga" jelas Lucas.


"bohong" ucap Clara kesal.


"Aku tidak berbohong" ucap Lucas.


"Aku tak ingin ada ikatan apapun... Kita jalani dulu kalau memang hubungan kita baik... akan ku pertimbangan hubungan kita" ucap Clara.

__ADS_1


"Terimakasih" ucap Lucas dengan mengecup pucuk kepala Clara.


__ADS_2