
Part 100
Mereka sesekali tersenyum dan tertawa geli. Sepertinya rencana mereka sangat menggelikan.
Mi Young mencubit gemes kedua pipi Cho Jae Hyun.
"Gemesssh......!!, Anda sungguh cerdas kakak ipar."
Mereka serentak tertawa.
Hehehehe......
"Kapan kita laksanakan rencana ini."
Kata Cho Jae Hyun. tersenyum.
"Sekarang"
Jawab Mi Young spontan.
"WHAT?????
Secepat itukah"
Melebarkan Matanya.
Mi Young terpana. Cho Jae Hyun. Terlihat sangat tampan, dengan melebarkan matanya yang indah dan teduh, dengan sepasang alis yg tebal. Sangat serasi
"Beruntung sekali Park She Hyo, memiliki Cho Jae Hyun."
Gumamnya dalam hati, Tapi dia mengangguk untuk membenarkan pertanyaan Cho Jae Hyun.
Mi Young mengangguk.
"Lebih cepat lebih bagus. Diapun menelpon Park She Hyo. Dan menjelaskan rencananya dengan Cho Jae Hyun. Sesekali Park She Hyo, tertawa terpingkal. Setelah selesai menjelaskan. Park She Hyo, mau bercerita dengan kekasihnya.
Mi Young memberikan ponselnya, kepada Cho Jae Hyun.
"Ini Ponselku, kekasihmu mau berbicara.
Cho Jae Hyun mengambil ponsel Mi Young dan menyimpan ditelinga nya. Terdengar merdu suara kekasihnya
Park She Hyo
Sayang, ide mu sangat gila dan konyol sayang."
Cho Jae Hyun
Mau bagaimana sayang, jika tidak begitu, perjuangan Mi Young akan sangat panjang sayang."
Park She Hyo
"Aku mencintaimu sayang, aku sangat merindukanmu."
Cho Jae Hyun
Aku juga sayang, aku mencintaimu. Merindukanmu."
Mi Young Kesal.
"Menunggu kalian selesai bercerita bisa 1 tahun aku duduk disini"
Merampas Ponselnya dan mengambil ponselnya dan berbicara dengan Park She Hyo.
__ADS_1
Mi Young
"Apa tadi malam, tidak memuaskan mu, Hahh!!!
Park She Hyo, aku harap kamu mengerti, rencana kami tadi. Sekarang juga, siapkan tempatku berakting, Kami segera kesana.
Park She Hyo
"Mi Young......,
Aku belum mendapatkan ciuman dari kekasihku. Berikan ponselmu dulu."
Mi Young
"Kalian ini....
Sebentar saja. Dapatkan Ciumannya, dan urus secepatnya tempatku berakting."
Memberikan ponselnya kepada Cho Jae Hyun.
"Beri dia secepatnya ciuman Cho Jae Hyun. Kamu tahu, temanku itu.... sangat Halu dan Lebay.
Cho Jae Hyun
Tersenyum lebar, meraih Ponsel Mi Young.
"Ada apa sayang"
Part She Hyo
"Aku mau mencium mu sayang. Kamu terima yah dan berikan ciuman mu juga. Cup.Cup...Cup..."
Cho Jae Hyun
Park She Hyo.
"Iya Sayang.
Cho Jae Hyun
Secepatnya kita bertemu lagi sayang, aku merindukanmu."
Park She Hyo.
"Iya sayang, aku juga."
Cho Jae Hyun, memberikan ponsel Mi Young.
Mi Young, mengomel.
"Kalian memang pasangan Bucin."
Cho Jae Hyun, terkekeh.
Merekapun memesan makanan dan minuman. Mereka berbincang sambil menunggu pesanan mereka. Tak lama kemudian pesanan datang dan mereka segera melahapnya.
Habis makan dan minum, Ponsel Mi Young Berbunyi. Dan itu telpon dari Park She Hyo. Setelah berbincang sebentar. Mereka berdua meninggalkan cafe. Mereka memberhentikan Bus. Dan naik Ke Bus. Tak berselang lama mereka tiba di depan sebuah Rumah Sakit besar. Mereka pun masuk kesana.
Cho Jae Hyun. Sedikit kebingungan.
"Cepat sekali mereka dapat akses masuk rumah sakit."
Diapun bertanya.
__ADS_1
"Apa ada dokter mau diajak kerjasama. Apa kekasihku punya kenalan disini."
Mi Young tersenyum dan berkata dalam hati.
"Iya, hampir semua perawat dan dokter dan petinggi rumah sakit tahulah. Siapa Park She Hyo. Nona besar PT Park Hospital dan PT Park Konstruksion. Dan PT Park Media entertainment. Dan Banyak lagi Cabangnya. Orang Tuanya, Termasuk Taipan Korea."
Tapi dia hanya berceloteh dalam hati.
"Iya...., Cho Jae Hyun, dia punya teman disini. Nanti dia carikan ruangan kosong dan dokter gadungan. Park She Hyo sudah menghubungi temannya. Dan dia akan membawa kita kesana untuk make over."
Mi Young Terkekeh, Cho Jae Hyun pun terkekeh
"Hehehe..."
Mereka berdua masuk ke dalam. Tidak lama ada yang menelpon Mi Young. Seorang perawat menemui mereka dan membawa mereka ke sebuah ruangan.
Cukup lama berjalan. Perawat itu berhenti di depan sebuah pintu ruangan.
Seorang perawat wanita datang lagi, membawa baju pasien, Mi Young di beri baju pasien. Dan Mi Young menerimanya, Dan berbalik menyapa Cho Jae Hyun.
"Cho Jae Hyun, aku ganti baju dulu yah,"
Sapa Mi Young.
Cho Jae Hyun mengangguk.
Mi Young mengikuti perawat masuk kedalam ruangan, dan menutup pintu.
Cukup Lama Mi Young. Berganti pakaian dan make over.
Cho Jae Hyun, Menunggu dan duduk di bangku panjang, di depan kamar pasien.
Tak lama ada perawat keluar dari ruangan, dan memanggil Cho Jae Hyun masuk.
"Mari masuk"
Cho Jae Hyun, mengikuti langkah perawat itu.
Cho Jae Hyun Masuk keruangan. Diapun tersenyum sedikit, kemudian banyak dan akhirnya terpingkal. Cho Jae Hyun dan Mi Young terpingkal bersama - sama. Di sela tawanya Cho Jae Hyun meracau.
"hahahaha......Sungguh kamu sangat menyedihkan kawan. Hahahaha....., semoga kali ini usahamu membuahkan hasil. Aku perlu mencarikan mu tetes mata. Hahahaha..., Mereka berdua terus tertawa.
"Stooop....Hahaha...., Aku sudah lelah tertawa."
Ucap Mi Young masih terpingkal.
"Ini Cho Jae Hyun, tetes matanya sudah ada"
Merekapun Terpingkal kembali.
"Oke....Stop tertawa. Mari kita menarik nafas, dalam dalam."
Ucap Cho Jae Hyun. Mulai berhenti tertawa dan mulai menarik nafas dalam - dalam.
Tapi melihat wajah Mi Young kebiruan. Memar sana sini, seperti badut. Kepala Mi young diikat perban ada darah. Dan siku, Mi Young juga berdarah di perban, dan tergantung, dengan pengikat yang dikalungkan di lehernya seolah patah. Lutut nya juga di perban. Sungguh menggelikan.
Cho Jae Hyun, tertawa kembali, disusul Mi Young. Mereka terus tertawa.
"Biarkanlah aku tertawa, wajahmu sungguh menggelikan."
Kata Cho Jae Hyun terpingkal, di sambut gelak tawa Mi Young.
"Hahahaha ..., Hahahaha.....Hahahaha......!!"
__ADS_1
Bersambung.