
Part 50
Keesokan harinya di Sekolah, tampak Ayuni, Dea dan Dewa berbincang di kantin sekolah. Semakin hari mereka tampak akrab, Sesekali Ayuni tertawa, mendengar cerita Dewa yang ternyata humoris.
"Ayu, kemarin dulu, waktu kamu sakit perut, aku sangat ketakutan, hampir aku pingsan, tapi kupikir - pikir....., jika aku pingsan, siapa yang akan mengangkat kamu....., jadi aku batalkan pingsannya, demi kamu Ayu." dengan wajah sangat serius.
"Kamu tahu khan, Dea sangat kurus, mana bisa mengangkat kamu,"
"ha..ha...ha..., Mana ada pingsan di atur sih, kamu sangat lucu dan menggemaskan. mencubit kedua pipi Dewa, sambil tertawa.
'Gemess deh....
Dewa memegang tangan Ayu.
"Aduuuuuh....
sakiiiiiit......, sayaaang......,
Dewa membalas mencubit pipi Ayuni.
"Kamu tuh sayaaang.... yang menggemaskan." membalas mencubit kedua pipi Ayuni.
Dea hanya bisa geleng - geleng kepala melihat Dewa dan Ayuni.
"Kalian itu, pasangan Bucin sama Papa dan Mamaku." Memutar kedua matanya dengan malas.
Siswa dan siswi di kantin ada yang baper melihat kemesraan mereka, dan banyak juga yang sangat iri.
"Kapan aku bisa melihat kamu cemburu sayang" Gumam Dewa dalam hati memikirkan Dea. Dewa mengelus pipi Ayuni dengan lembut, menutupi kegalauan hatinya, memikirkan Dea.
"Sayang, kayaknya ada yang iri yah, melihat keromantisan kita." Kata Dewa ke Ayuni, menyindir Dea.
"Iya juga sih, kapan aku bisa bermesraan seperti itu juga dengan Abang Andre oooh ...indahnya dunia," kata Dea menopang dagunya dengan telapak tangannya. dengan tersenyum sendiri.
__ADS_1
Hati Dewa begitu perih, tapi dia mencoba menutupinya dengan tersenyum.
Ayuni sudah sangat hafal dengan gerakan Dewa, tapi pura - pura membalas senyum Dewa.
"Kirain kita di bilang Bucin, masih mending sih, daripada Dea yang....
"Halu"
Kata Ayuni tertawa cekikikan. "hik hik hik..!!
Disambut Tawa Dewa yang renyah.
Mereka pun tertawa senang.
"Dea cemberut, kalian ini datang makan atau datang meledek aku sih" Memasang wajah cemberut.
"oooohh......."
"Ha...ha...ha...!! Ayuni dan Dewa tertawa renyah.
Dea, tambah cemberut.
Dewa sangat gemas melihat Dea cemberut. "Rasanya ingin mencium kamu sayang, kamu sangat menggemaskan."Ucap Dewa dalam hati.
Ayuni melihat tatapan cinta Dewa ke Dea, hatinya terasa perih.
Ayuni berdiri, dan mau melangkah, tapi di tahan dengan suara Dea.
"Ayu, mau kemana? tanya Dea penuh selidik.
"Katanya mau makan, jadi pesan makan lah!!!,"
jawab Ayuni kesal, menumpahkan kekesalan hatinya, melihat tatapan penuh cinta Dewa ke Dea.
__ADS_1
Dewa menahan tangan Ayuni.
"Biar aku saja yang pesankan." Segera berdiri dan melangkah ke ibu kantin dan beberapa pelayannya.
Ayuni duduk kembali menatap Dea, sebenarnya hatinya sangat tidak mood, tapi dia cepat menutupi nya dengan tersenyum menatap Dea, yang sudah tersenyum ceria kembali kepadanya.
Selesai memesan makanan, Dewa kembali ke tempat dua bidadari sekolahnya.
"Sudah saya pesankan untuk kedua putri yang cantik ini. Dea nasi goreng dengan dadar telor mata sapi dan jus jeruk. Sedangkan Ayuni, sama dengan pesanan aku. Nasi putih dengan sup dan Ayam geprek yang tidak pake sambel dengan kentang goreng dan es teh." Kata Dewa menjelaskan makanan yang dia pesan untuk Ayuni dan Dea. Dewa sudah hapal dengan menu kedua gadis cantik itu.
"Makasih....."
Jawab Dea dan Ayuni bersamaan. Mereka pun tertawa bersamaan.
"Ha..ha....ha..., " kedua sahabat yang cantik inipun tertawa senang.
Dea tersenyum melihat kedua gadis cantik itu, yang tertawa dengan riang.
Mereka pun, segera menyantap makanan mereka dengan lahap.
Bersambung
Jangan lupa like dan comment nya yah.
Dukungan kalian sangat berarti bagi Author.
Terus dukung dengan vote juga yah dan share.
Trima kasih telah meluangkan waktu yang berharga untuk membaca kisah Author, semoga terhibur.
Mohon maaf jika ada kesamaan kisah dan karekter, ini hanyalah kisah imajinasi Author.
Love you All
__ADS_1