Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Part 123


Ayuni masuk ke dalam mobilnya dan dia terus menangis.


"Huwaa...huwaaaa.....Aku tidak mau Abang Pergi...Aku tidak bisa jauh dari Abang...Huhuhu...huhuhu....."


Ayuni terus menangis.


"Cup...cup...Sayang..."


Menggenggam tangan adiknya dan menciumnya.


"Kamu pikir...Aku juga sanggup jauh darimu sayangku....'


Ucap Andre dalam hati.


Terus mengecup punggung tangan Ayuni yang terus menangis.


Liburan nanti setiap 6 bulan. Pokoknya...huhuhu...huhu....Aku tidak sanggup Abaaang....tidak melihatmu 6 bulan....Huwaaa...huwaa....Itu lama sekali Abaaang...Pulang sekolah Ayuni tidak melihat Abaaang....huhuhu....huhu....Abaaang.....Aku tidak bisa Abang....!!!"


Ayuni terus menangis.


Andre terdiam tidak tahu berkata apa, sedangkan dia juga sangat sedih. Andre membawa adiknya ke pinggir pantai, tempat mereka lalu.


Ayuni terus menangis sedangkan Andre larut dalam lamunan dan kesedihannya


Tak berselang lama. Andre sudah memarkir mobilnya di pinggir pantai. Setelah terparkir baik. Diapun keluar dari mobilnya. Berjalan membuka pintu mobil adiknya, dan menarik tangan adiknya. Andre menutup pintu mobil dan Ayuni langsung memeluknya Abangnya sangat erat.


"Huhuhu....huhu.... Abaaang....Ayuni...tidak akan membiarkan Abang ke Korea.!"


"Sayaaang....Ada kakek juga di sana...ada paman dan keluarga Papa di sana...."


Ucap Andre menenangkan.


"Huhuhu...huhu...Ayuni tidak mau tahu...!!Kakek dan Paman sering kesini juga kok....Kenapa Abang harus kesana.?"


Andre hanya bisa mencium kening adiknya dan mengusap air matanya, yang selalu keluar dan membasahi wajah cantiknya.


"Mmmph......mmphh...."


Terus mencium kening Adiknya.


"Abaaang....lepaskan pelukanmu...! Aku mau buang ingus...."


Andre terpingkal.


Di saat sedih seperti ini. Dia masih sangat menggemaskan dan apa adanya.


Ayuni berlari dan berjongkok dan membuang ingusnya.


Andre terus terkekeh.

__ADS_1


"Hehehe...hehe...Dasar Bocah cengeng..."


Ayuni datang...kemudian raut wajahnya sedih kembali dan memeluk Abangnya. Dan menangis kembali. Dia sungguh tidak bisa kehilangan Abangnya.


"Ayuni janji, akan menurut dan melakukan apa saja yang Abang suruhkan.


Huwaaa...huwa....Tapi....jangan....Abaaang....Meninggalkanku. Abang....Huhuhu..huhu...."


Ayuni terus menangis. Andre hanya bisa memeluk erat tubuh adiknya.


Saat ini, apapun kata - katanya. Tidak akan membuat Ayuni mau mengerti.


"Ayuuuk pulang...ayu...sudah malam. Sangat dingin...nanti kamu sakit sayang..."


Andre melepaskan pelukannya dan membuka pintu mobil dan menyuruh adiknya masuk. Walau masih menangis. Diapun menutup pintu mobil kembali.


Andre pun berjalan dan masuk ke mobilnya kembali. Dan mulai menyalakan mobil dan Mobil pun melaju kembali ke arah rumah mereka.


Tak terasa sampailah mereka di rumah. Mereka pun masuk ke dalam. Sedangkan Papa dan Mama sudah tidak terlihat. Mungkin sedang di kamarnya.


Ayuni menatap Abangnya yang masih berurai air mata.


"Abaaang... aku mau...tidur dengan mu Abang......?"


Menatap Abangnya penuh harapan. Mau tidak mau Andre mengangguk.


"Cuma ini malam yah....Besok kamu harus tidur di kamarmu..."


Tetapi Ayuni sedih kembali dan menangis kembali. Dia membayangkan jika pulang sekolah dia tidak menemukan Abangnya.


"Huhuhu....huhu...aku tidak akan membiarkan Abang meninggalkanku...aku tidak bisa jauh darimu Abaaaang....!!"


Sudahlah Ayuni....pergilah ke kamarmu, ganti pakaianmu dan cuci mukamu. Baru ke kamar Abang.


Ayuni pun melangkah ke kamarnya, dan Andre pun naik ke lantai atas ke kamarnya.


Andre sudah masuk ke kamarnya, terus mencuci muka, dan mengganti pakaiannya dengan baju tidur piyama. Dan langsung berbaring di kasurnya. Tak berselang lama Ayuni masuk ke kamar Abangnya. Dengan memakai baju piyama daster tipisnya lagi. Mana sangat pendek jauh di atas lutut dengan model tali kecil saja di bahunya.


Andre sangat kesal. Diapun tersentak Adiknya juga tidak memakai pelapis dada. Kedua titik di dadanya walau tidak terlalu besar. Sangat menonjol dan membuat jantungnya berdebar kencang kembali.


Ayuni sadar, Abangnya pasti marah, dengan pakaiannya. Tapi Ayuni langsung naik ke kasur Abangnya dan memeluknya.


Kini Andre merasa tubuhnya terasa di penuhi, aliran listrik di tubuhnya. Sedangkan Ayuni begitu polosnya. Memeluk terus Abangnya.


Diapun mengambil lengan Abangnya untuk bantalnya dan menarik tubuh Abangnya untuk


di peluknya. Ayuni makin menyusupkan wajahnya ke dada Abangnya dan memasukkan pahanya ke sela paha Abangnya. dan memeluk Abangnya erat. dan selalu menggerakkan tubuhnya sangat gelisah mencari posisi terbaik.


Andre mencengkram bahu adiknya.


"Kenapa gelisah sekali Hahh...? kamu mau tidur atau mau menggodaku....? Jangan salahkan aku... Ayuni...!"

__ADS_1


Nafas Andre mulai memberat. dan memeluk erat punggung adiknya. Dan membawanya naik agak keatas dan melabuhkan ciuman yang sedikit kasar. Andre benar - benar mencium adiknya dengan rakus. Bibir kecil Adiknya yang mungil dan indah. Sudah masuk semua ke dalam mulut Andre.


Dia benar - benar mencium, dengan gaya menguyah makanan. menghisap bibir adiknya dengan cukup kuat, di sertai gigitan sedikit kasar, Membuat bibir Ayuni kesakitan dan mendorong tubuh Abangnya dan segera turun dari pembaringan, dan menatap Abangnya dengan jengah. Sambil mengusap bibirnya yang perih dan sangat basah, karna ulah Abangnya, yang menciumnya seperti menguyah makanan.


Ayuni sangat kesal.


Sedangkan Andre menatapnya dengan senyum kemenangan.


"Pergilah ke kamarmu.... ! sebelum bibirmu Abang gigit sampai berdarah.


Ayuni bergidik ngeri, namun tetap mengomel.


"Abang Mesuuum......!!!"


Teriaknya kesal.


Menghentakkan kakinya dan terus mengomeli Abangnya.


"Dasar PlayBoy.! Sedang menciumku... atau menerkam ku seperti Buaya... Hahh"


Kata Ayuni sangat kesal, dan memandang jengah pada Abangnya. Dan mulai beranjak keluar dari kamar Abangnya dan masih tetap bawel mengomel.


"Abang...menyebalkan...


Abang Mesum....!!


Abang Buaya....!!


Ayuni terus mengomel,


Andre tersenyum sedikit, kemudian banyak dan akhirnya terpingkal.


"Hahaha...Baguslah kamu mengerti...!! jadi jauh - jauhlah dariku!!!"


Kata Andre berteriak dan Ayuni sudah keluar kamarnya, dan terus mengomel, tapi teriakan Abangnya masih terdengar ditelinga nya. Ayuni bertambah kesal dan selalu menghentakkan kakinya.


"Syukurlah dia pergi....aku tidak bisa lagi mengontrol diriku. Aku harus jauh - jauh darinya."


Ucap Andre gusar..


Andre pun menutup kepalanya bantal dan berapa kali membolak - balik tubuhnya. Dia sungguh ingin sekali melanjutkan, tapi takut tidak bisa mengontrol dirinya. Dan sengaja menyakiti bibir Adiknya dengan sengaja menghisapnya kuat dan menggigitnya dengan kasar. Agar Ayuni kabur darinya


Di kamarnya Ayuni sangat kesal.


"Abang jahat...Dia sengaja menciumku sangat kasar, agar aku tidak tidur dengannya.


Ayuni mengucek rambutnya kesal. kesedihannya akan kehilangan Abangnya sedikit terhibur. Saat ini dia sangat kesal dengan Abangnya


Setelah gelisah menendang kiri kanan, Dan akhirnya tertidur pulas.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2