
Part 102
Jeoung Hyuk, berlari menghampiri Cho Jae Hyun. Napasnya tersengal.
Diapun memegang bahu Cho Jae Hyun, Dan mengatur nafasnya.
"uhhhh....uhhhh..uhhhh..., Bagaimana keadaan Mi Young,? Apa dia baik - baik saja.? Ini semua salahku....,Aku sangat kasar dengannya."
Tampak penyesalan yang cukup besar di wajah sahabatnya.
Dalam hati, Cho Jae Hyun terkekeh.
"Rasakan, kesombongan kamu. Jeoung Hyuk. Dan maaf telah membohongimu kawan dan membuatmu khawatir.....,"
Cho Jae Hyun, merasa bersalah pada temannya. Karna telah membohonginya.
"Bagaimana keadaannya..."
Tanya Jeoung Hyuk khawatir.
"Dia masih tidak sadarkan diri.
Jeoung Hyuk ingin masuk ke dalam kamar perawatan, tapi ditahan Cho Jae Hyun. Karna masih ada perawat yang tadi masuk, memasangkan infus vitamin untuk Mi Young, agar sandiwara mereka terasa nyata.
"Ada yang ingin kukatakan kawan. Duduklah dulu. Di dalam juga ada perawat sementara menangani Mi Young. Ada yang ingin ku bicarakan.
Mereka pun menghempaskan bokong mereka di kursi panjang, di depan ruangan perawatan Mi Young.
Tadi sewaktu pulang. Maaf teman. Aku sedikit mencampuri urusanmu dengan Mi Young. Dan maaf aku mengatakan padanya. Mi Young...., sahabatku sudah sangat terluka. Karna perbedaan status sosial dan tak ada restu dari orang tua kekasih Jeoung Hyuk. Mereka terpisah dan kekasihnya menikah dengan pilihan orang tuanya.
Menghela nafas dalam, dan berbicara kembali.
__ADS_1
Tampaknya kamu Mi Young dari keluarga yang kaya raya. Dan tolong jauhi temanku dari sekarang jika kamu merasa orang tuamu jadi penghalang. Mundurlah sekarang, sebelum kalian saling menyakiti.
Jeoung Hyuk diam mematung. dia tidak bisa menyalahkan kata - kata Cho Jae Hyun. Dia membenarkan perkataan sahabatnya.
Tapi ada kabar gembira. yang kuceritakan ini hanya kisah sisi terburuk. dan kabar baiknya temanku. Ucap Jeoung Hyuk tersenyum sumringah.
Menepuk bahu Jeoung Hyuk yang sudah menatapnya kebingungan.
"Maksud kamu apa?"
Tanya Jeoung Hyuk penasaran.
"Kawan Mi Young menjawab pertanyaanku. Dan Mi Young berkata. Dia sejak berumur 5 tahun ibunya sudah meninggal dan Ayahnya tidak menikah lagi. Dia membesarkan Mi Young Dengan cinta sebagai Ayah juga sebagai ibunya dan sebagai sahabatnya. Dia selalu mendukung apapun keputusan anaknya. Bagi Ayahnya kebahagiaan untuk putrinya adalah segala - galanya, "
Menarik nafas dalam - dalam.
"Sekedar kamu tahu, Ayahnya selalu menjadi pendukungnya bukan penghalangnya. Bahkan Mi Young pernah menjalin hubungan tapi hanya iseng bukan cinta, tetapi Ayahnya masih selalu mendukungnya.
Bahkan sudah dua kali memutuskan pacarnya. Karna tidak membuat Mi Young jatuh cinta.
Jeoung Hyuk tertunduk sedih. Dia mengingat semua kata kata kasarnya pada Mi Young, Karna sakit hatinya, dan patah hatinya. Dia sudah mengorbankan perasaan Mi Young, dan menyakiti hati wanita cantik yang mencintainya, dengan tulus dan melampiaskan kemarahan nya Karna luka lama, pada orang yang sebenarnya juga, sudah mulai dia cintai.
Matanya sudah beriak air mata. Jeoung Hyuk meneteskan air mata.
"Aku sungguh bodoh...Ini semua salahku...., Mengusap wajahnya kasar dan mengusap air matanya"
Dua orang perawat sudah keluar dari ruangan. Merekapun Salting melihat dua pria tampan yang sudah menatap mereka tajam.
Mereka pun berkata, dengan terbata - bata mempersilahkan mereka masuk.
"Si..lah...kan... Masuk Tuan, pekerjaan kami sudah selesai.
__ADS_1
Membungkuk hormat.
Cho Jae Hyun dan Jeoung Hyuk berdiri, dan bersamaan juga membungkuk untuk membalas salam hormat, kedua perawat. dengan mengatakan.
"Trima kasih"
Di jawab mereka bersamaan.
Perawat itupun berlalu pergi, dengan senyum yang sangat lebar.
Setelah agak jauh berjalan. Mereka pun saling menempel dan berguncing alias bergosip.
"Wanita yang pura - pura kecelakaan itu, sangatlah wajar akting sakit segala. Ternyata prianya sangat tampan dan manis.
kata perawat yang satunya dan di jawab, antusias temannya juga.
"Apa kamu lihat pria yang pertama datang itu....?
Dia sangaaaat taaampan...., beruntung sekali yang jadi pacarnya.
Mereka mengangguk riang.
"Untung lah, mereka punya teman seorang dokter disini. Jadi bisa menyuruh kita membantu temannya."
Mereka pun mengakhiri gosip mereka setelah tiba di sebuah pintu, dan mereka pun membukanya dan masuk kesana dan melaksanakan pekerjaan rutin mereka.
Jeoung Hyuk masuk ke dalam ruangan itu, dan Cho Jae Hyun, menunggu di luar.
Jeoung Hyuk terpaku, hatinya sangat hancur, melihat wanita yang mulai di cintainya. Terbaring lemah dengan luka yang sangat banyak di tubuhnya. Tak terasa air matanya menetes dan diapun cepat menyekanya, dan berjalan mendekati Mi Young. Yang saat ini pura - pura tidur, yang sangat tegang, takut sandiwaranya bisa menjadi, senjata makan tuan.
Jeoung Hyuk mendekat. Diapun berjalan ke sebelah kiri Mi Young, di tangannya sudah di tusuk jarum, yang ada selang putih kecilnya, untuk memudahkan cairan infus masuk ke tubuhnya.
__ADS_1
Bersambung
,