
Part 101
Mereka terus tertawa. Sedangkan kedua perawat itu sudah keluar dari tadi sewaktu Cho Jae Hyun masuk.
*****
Jeoung Hyun saat ini sedang di kontrakan nya. Dia terlihat murung dan duduk dan bersandar di sofa nya.
"Mengapa cinta ini begitu cepat datangnya, aku sepertinya, sudah mulai mencintai Mi Young. Bayang - Bayang nya, memenuhi kepalaku."
Diapun mendesah berat.
*Apalagi pelukannya bahkan ciumannya selalu terbayang dan warna Wiri, memenuhi kepalaku. Bagaimana aku harus menghadapinya,? disaat setiap hari nya, harus bertemu dengannya."
Pikiran Jeoung Hyuk terus menerawang, hatinya sangat galau dan resah.
Diapun ke dapurnya, membuat sarapan ringan dan segara melahap makanannya.
Selesai makan, dia membersihkan peralatan memasaknya, dan peralatan makannya, Diapun beranjak ke kamar mandi. Dia akan segera mandi dan beristirahat.
Setengah jam berlalu, Jeoung Hyuk sudah terbaring di kasurnya.
Tiba - tiba ponselnya berdering. Diapun meraih ponselnya dan melihat layar ponselnya, tertera nama Cho Jae Hyun. Dia segera mengangkatnya.
" Tumben dia meneleponku."
Ucap Jeoung Hyuk keheranan.
Cho Jae Hyun
"Halo....Jeoung Hyuk, kamu dimana.!!!!!
Segera ke hospital sekarang!!!!
Aku akan mengirimkan lokasi ku, di ponselmu....
Dengan nada panik.
Jeoung Hyuk
Tersentak kaget dan ikut panik juga.
__ADS_1
"Memangnya siapa di rumah sakit?"
Bertanya keheranan, dengan nada yang mulai panik.
Cho Jae Hyun
"Mi Young kecelakaan....Kondisinya parah!"
Jeoung Hyun
Dugg .....Jantungnya terasa ada yang memukulnya sangat keras. Rasanya jantungnya terasa berhenti berdetak. Nafasnya terasa sesak dan dadanya sangat sakit, dan berdetak sangat kencang. Hatinya dipenuhi rasa ketakutan yang sangat besar, dia tidak ingin kehilangan orang yang di cintainya untuk kedua kalinya. Tampa dia sadari, dia melompat dari atas ranjangnya, dan berlari keluar rumah kontrakannya dengan membawa ponselnya.
Pintu rumahnya pun, lupa dia tutup saking paniknya. Jeoung Hyuk terus berlari. sambil memperhatikan ponselnya untuk melihat lokasi Cho Jae Hyun.
***
Sementara di suatu ruangan, ChoJae Hyun terkekeh dengan Mi Young.
" Mi young, dia sangat panik, Kamu harus akting yang bagus agar dia bisa merawatmu beberapa hari. Agar dia tidak bisa menyembunyikan perasaannya lagi, dan ingat Jeoung Hyuk sangat membenci orang yang membohonginya. Jadi kamu harus berusaha dengan baik dan bersandiwara. Walaupun dia mengungkapkan perasaannya, tetap tenang dan ikuti permainan"
Mi Young, mengangguk serius.
"Sudah saya matikan, Baiklah Cho Jae Hyun, aku sangat mencintainya. Apapun akan ku lakukan untuk mendapatkan hati dan cintanya."
Mata Mi Young mulai beriak air mata.
Cho Jae Hyun tersenyum.
"Menangis lah jika memang itu yang diperlukan, untuk meluluhkan hatinya. Bayangkan bahwa kamu akan kehilangan dia jika kali ini, aktingmu tidak berhasil. Agar dia tidak curiga dan kegagalan kita. Ku pastikan dia akan membencimu, juga membenci aku. Karna itu ideku. Jadi berjuanglah dengan serius.
Mi Young mengangguk sedih, dia sangat tersentuh dengan kata - kata Cho Jae Hyun. Diapun Menangis.
"Hapuslah air matamu dan tidurlah.
Mi Young menghapus air matanya dan memejamkan matanya.
Cho Jae Hyun, melangkah keluar dari ruangan itu.
Di luar ruangan, Cho Jae Hyun, duduk di kursi dan mengambil ponselnya. dia menelpon kekasihnya.
Cho Jae Hyun
__ADS_1
Panggilan teleponnya sudah tersambung,.
"Sayang, Kamu dimana?. Apa kamu tidak kemari sayang?"
Tanya Cho Jae Hyun
Park She Hyo.
"Maaf sayang, aku ada tugas kuliah yang harus ku kerjakan, aku lagi ujian sayang."
Park She Hyo, terpaksa membohongi kekasihnya. Dia tidak mau, ada yang mengenalnya dan menyapanya. Saat ini dia harus menyembunyikan dulu identitasnya.
Cho Jae Hyun.
"Baiklah sayang. Aku mencintaimu sejak pandangan pertama di rumah sakit ini, Semoga sahabat kita juga demikian sayang.
Park She Hyo
"Aaaa.....hhh..... sayaaang......,
Aku jadi ingin memeluk dan mencium kamu sayang....
Muaaaachh....., aku merindukanmu."
Cho Jae Hyun
"Muaaachh ......., juga sayangku. Sudah dulu yah, kayaknya Jeoung Hyuk tidak lama lagi datang sayang. Aku harus kelihatan panik."
Park She Hyo
Diapun terkekeh.....
Cho Jae Hyun terkekeh juga dan memutuskan sambungan teleponnya. Wajahnya sudah dia pasang serius.
Tampak seorang pria tampan, turun dari sebuah mobil Taxi, dan berlari masuk ke dalam rumah sakit.
Dia terus berlari masuk ke dalam rumah sakit dan mulai menelpon Cho Jae Hyun. Setelah tersambung, dan mendapat arahan dari Cho Jae Hyun. Dia pun berlari kearah ruangan itu.
Cho Jae Hyun, melihat temannya berlari ke arahnya dengan sangat panik. Timbul rasa geli di hatinya. Tapi saat ini, dia harus memenuhi pikirannya dengan hal - hal yang sedih. Diapun membayangkan adik dan ibunya yang sudah meninggalkannya, sendirian di dunia ini. Wajah Cho Jae Hyun, langsung berubah menjadi sedih dan sendu.
Bersambung
__ADS_1