Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Part 125


Waktu terus bergulir, Tak terasa 2 tahun sudah berlalu. Andre telah melanjutkan kuliahnya, di Korea. Andre membayangkan bagaimana susahnya membujuk ibu dan Adiknya yang tidak mau melepasnya.


Bagaimana Ayuni sampai sakit memikirkan dirinya yang membuatnya harus melakukan panggilan video berkali - kali setiap harinya. Belum Ayuni dan juga Ibunya yang selalu ingin melihat wajah nya.


Andre juga, teramat sangat merindukan mereka, terlebih Ayuni dan selalu memimpikannya, bahkan membuatnya Demam sakit, saking rindunya dan terus mengigau memanggil adiknya . Tapi Apa dayanya. Dia harus .berpisah dengannya. Karna adiknya masih jauh dari umur untuk menikah.


Sedangkan dia semakin tidak bisa mengendalikan, hawa nafsunya sendiri.


Setiap liburan keluarganya selalu datang bahkan Dea dan Dewa yang membuatnya selalu cemburu, jika bersama adiknya. Apalagi Andre tahu Ayuni mencintai Dewa. Tapi apa dayanya dia tidak bisa memisahkan mereka. Sedangkan mereka belum menjadi sepasang kekasih.


Saat ini. Andre sudah menyelesaikan Kuliahnya. Dan hari ini dia akan magang di sebuah perusahaan besar.


Dia pun mengendarai mobil pribadinya ke Perusahaan tempatnya Magang.


Andre memarkir mobilnya dan segera berjalan ingin memasuki gedung.


Tak terasa dia sudah sampai di depan gedung perusahaan yang bernama WR .PC group. yang menggeluti berbagai macam usaha. bisnis. terdiri dari 20 lantai gedungnya. Perusahaan raksasa ini, termasuk perusahaan yang masuk daftar 5 perusahaan yang terbesar di Korea.


Sebuah Mobil mewah terlihat parkir di depan gedung tersebut. Andre berbalik dan ingin melihat siapa yang akan keluar dari pintu itu. Melihat semua karyawan di dalam gedung berjejer rapi dan menunduk tanda hormat. Menandakan orang yang di dalam mobil itu memiliki jabatan penting. Bahkan bisa saja dia adalah pemilik perusahaan raksasa ini. Andre pun berdiri mematung dan terus memandang ke arah mobil.


Pintu terbuka. Tampak sebuah kaki putih yang sangat putih mulus dengan sepatu hak tinggi yang bermerek, memijak lantai tehel depan kantor. Keluarlah seorang wanita walau tak muda lagi, tapi masih sangat cantik keluar dari mobil itu.


Dia berjalan ke arah Andre yang memang sedang berdiri mematung di dekat mobil itu.

__ADS_1


Wanita itu berhenti, menatapnya, entah apa yang di lihatnya, di balik kacamata hitamnya. tubuhnya bergetar, tangannya bergetar. Dan diapun jatuh pingsan. Andre secepatnya menangkap tubuhnya, Karna sudah sangat dekat dengannya. dan cepat diambil alih oleh stafnya.


Andre merasa ada perasaan yang sangat hangat memeluk wanita itu. Dan rasa enggan melepas pelukannya. Tapi Staf nya terlalu banyak. Andre tidak bisa mempertahankannya.


Tak terasa air matanya mengalir di pipinya. Dia merasa sedih wanita itu di ambil paksa darinya. Apakah Karna aku mengingat Mama Andarani?


Attaukah mengingat Ayuni jika pingsan seperti ini...? Aku bingung.."


Andre mengusap air matanya dan berjalan masuk. Sedangkan wanita yang pingsan itu. entah sekarang di mana.


Andre pun masuk dan mencari staf yang akan menunjukkan tempat kerjanya.


Satu jam berlalu. Tampak di sebuah sofa di ruangan besar. Tampak seorang dokter memeriksa seseorang wanita yang sudah siuman dari pingsannya.


"Dimana Dia...? Huhuhu...huhu...aku melihat suamiku...tadi disini...toloooong...Carikan dia....kumohooon...Huhuhu...huhu...


Carikan dia....Huhuhu...huhu..Park She Hyo. Bersimpuh, dan terus menangis...Histeris...."


Para Stafnya mengelilinginya dan membantunya berdiri tapi Park She Hyo. Selalu menepis tangan itu. Dan terus menangis Dan akhirnya pingsan kembali.


Tubuhnya pun diangkat oleh Bodyguard nya. Dan membawanya kembali masuk keruangan.


Sedangkan Andre, masih memikirkan wanita itu, mengapa membuatnya begitu sedih memikirkannya.?


Tapi Karna baru hari pertama Magang, Diapun sibuk dengan berkas - berkas yang di suruh pelajari. Mau tidak mau dia bergelut dengan berkas itu. Tampak banyak staf wanita yang melihatnya terpana dan terbius oleh wajah tampannya. Mereka langsung grogi, dan jatuh cinta dengan wajah Andre yang memang sangatlah tampan.

__ADS_1


Andre ingin mencari pengalaman dulu di perusahaan yang Besar. Agar jika pulang ke Bandung. Ilmunya bisa dia pakai lebih mengembangkan usaha orang tua angkatnya.


Sedangkan Park She Hyo masih pingsan. Tampak Mi Young datang ke kantornya, dan berjalan tergesa - gesa sangat khawatir, Sangat tampak di wajahnya, yang masih sangat imut dan manis.


Diapun terus berjalan menuju ke lift. Dia ingin menemui sahabatnya, di ruangan direkturnya. Dia mendapat kabar dari asistennya. Jika Park She Hyo. kembali depresi mengingat suaminya dan berlari kesana - kemari mencari suaminya. Itulah yang membuat Mi Young sangat khawatir, dan Trauma Karna sahabatnya sudah pernah depresi. Dan dialah yang selalu ada di dekat sahabatnya, yang sudah seperti saudara kandungnya, yang sangat dia sayangi.


Mi Young terus menangis, air matanya terus keluar membasahi kedua pipinya.


"Malang betul nasibmu... Park She...Jika di posisimu mungkin aku tidak akan bisa sekuat dirimu...Kehilangan semua orang yang kita cinta sungguh sangat menyedihkan. Rasanya ingin mati saja.... tapi kamu tetap semangat dan memiliki harapan anakmu masih hidup....Apa kamu tidak merasa yakin lagi?dan akhirnya membuatmu seperti ini lagi...Huhuhu...huhu...Sabarlah sahabatku..aku akan selalu bersamamu....Huhuhu..huhu..."


Pikiran Mi Young terus menerawang dan air matanya, semakin deras mengucur, membasahi kedua pipinya.


Diapun masuk ke ruangan Park She dan menangis sambil memeluk sahabat yang sangat di sayangnya.


Mi Young Terus menangis.


"Sahabatku...tersayang...aku disini...Huhuhu...huhu. Aku tidak akan meninggalkanmu....Huhuhu...huhu...Kamu segalanya bagiku Park She...kami sangat mencintaimu...Tolong sadarlah...Huhuhu...huhu...Kamu harus kuat ....Huhuhu...huhu..."


Mi Young terus menangis. Dia pun menelpon suaminya agar cepat datang. Mendengar istri yang sangat di cintainya menangis tersedu - sedu, dan menceritakan keadaan Park She Hyo.


Jeoung Hyuk langsung meninggalkan rapat dan segera menemui istrinya. Cho Jae Hyun adalah sahabat terbaiknya. dan Melihat istri temannya kembali depresi, seperti kata istrinya, sangat membuatnya shock dan bersedih.


Diapun melajukan mobilnya secepatnya ke arah kantor Park She Hyo.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2