
Part 154
Sepasang pengantin baru itupun tertidur dengan saling berpelukan. Malam ini Andre tidak menganggu istrinya, dia membiarkan istri kesayangannya tidur lelap, dalam pelukannya.
Keesokan harinya, Andre tidak bisa mengendalikan dirinya kembali.
Ayuni merasa bermimpi, bagian area sensitifnya terasa ada sesuatu yang kecil keluar masuk di area bawahnya, bahkan sesuatu daging yang lembut menggelitik di bawah sana, di sertai sesuatu yang kecil keluar masuk di dalam sana. Badai nikmat itupun datang, Tubuhnya mengejang.
Ayuni tersentak, dan terpekik kaget. Melihat wajah suaminya sudah ada di area sensitifnya, bermain di sana. bahkan sudah mulai melakukan penyatuan kembali. Area sensitifnya pun terasa pul dan sesak, aktivitas maraton suaminya terulang kembali, Cukup lama aktifitas Andre dalam penyatuannya yang membuat Ayuni mendapatkan pelepasan kembali, Andre sangat gemas melihat istri kecilnya membuka sedikit mulutnya dan memanggil namanya dengan keluhan nikmat, Andre pun menyergap Bibir Istrinya dan menghisapnya dengan kuat dan tak berselang lama Andre pun menjemput badai nikmat yang membuatnya sangat ketagihan selalu ingin mengulangnya.
Tubuh Andre memeluk kuat tubuh istrinya menyiramkan benih cinta nya dan berharap Ayuni secepatnya, mengandung anak nya.
Dua hari berlalu dan tiga hari berlalu bahkan 4 hari berlalu, Setiap harinya Andre selalu menyiksa nikmat tubuh istrinya. terkadang di kamar mandi, di ruang tamu bahkan di dapur, Andre melarang istrinya memakai dalaman bawah. Agar setiap saat bisa menikmati tubuh istrinya, Andre sungguh memiliki nafsu yang sangat besar untuk istri kesayangannya.
Semakin hari Ayuni pun ketagihan di buatnya, karna Andre sangat pandai membuatnya melayang ke nirwana. Dan semakin hari Ayuni sudah pandai mengimbangi permainan suaminya, yang semakin hari benih cintanya semakin tumbuh dan mekar dalam hatinya. Keluarganya sangat pengertian dan tidak pernah datang menganggu mereka. Kecuali Andre menyuruh Bibi dirumah Ibunya membawakannya Bahan makanan dan bahan lainnya untuk keperluan memasaknya. Itupun hanya mengantarkan saja.
Semua aktivitas rumah di lakukan Andre dan sudah mulai di bantu oleh istri tercintanya. Walau Andre selalu meminta jatah di tempat yang berbeda.
Tak terasa satu Minggu telah berlalu, Pesta besar untuk perayaan Pernikahan mereka di Rumah kediaman Park She Hyo. Yang memiliki halaman yang sangat luas. Telah berlangsung. Pestanya begitu meriah dan sangat mewah. Di hadiri pejabat, bahkan pemimpin Negara nya. serta relasi bisnis dan kerabat dan sahabat serta keluarga baik yang jauh maupun yang dekat. Bahkan semua karyawannya tampa terkecuali.
Pesta yang sangat ramai dan megah dan sangat mewah.
Park She Hyo, menyiapkan pesta besar untuk anaknya yang sangat di cintainya. Bahkan para media pun meliputnya.
Dea dan Dewa juga menepati janjinya dan datang di acara pernikahan Andre dan Ayuni yang sangat mewah. Begitu juga Dimas dan Anton beserta istri mereka.
Kesedihan Dea, sudah sedikit berkurang, dia sudah bisa mengikhlaskan Andre menjadi milik Ayuni.
Begitupun Ayuni, Sudah bisa mengikhlaskan Dewa untuk Dea dan Ayuni sudah memiliki rasa cinta yang selalu tumbuh di setiap harinya, untuk Andre yang begitu mencintai dan menyayanginya.
Andre sangat Tampan dengan stelan jasnya yang berwarna putih. begitupun Ayuni, sangat cantik, dengan gaun pengantinnya yang berwarna putih. Mereka seperti Pangeran dan Putri dalam dongeng.
Semua bahagia dan pengunjung pun selalu memuji ketampanan dan kecantikan Ayuni. Sungguh mereka pasangan yang sangat serasi.
Musik yang indah dan lagu indah yang di lantunkan penyanyi terkenal pun. Menghiasi pesta perkawinan mereka.
Semua berbahagia, keluarga besar Ayuni dan Andre begitu berbahagia, tawa dan senyum selalu terhias di wajah mereka.
__ADS_1
Malam semakin larut. Para tamu sudah mulai satu persatu meminta pamit untuk pulang.
Begitupun dengan sahabat Ayuni. Dea dan Dewa. Merekapun saling berpelukan hangat.
Dea memeluk Andre untuk terakhir kalinya dan Ayuni pun memeluk Dewa untuk terakhir kalinya.
Keluarga tidak begitu mencurigai, mereka pikir mereka adalah sahabat terbaik mereka. Hanya Papa Ayuni dan Mama Ayuni yang mengetahui hubungan Cinta yang tertukar itu.
"Andre aku sudah melepasnya dengan ikhlas, Semoga kalian langgeng, sehat, panjang umur dan banyak memiliki momongan. Akupun akan segera menikah dengan Dewa."
Andre tersenyum.
"Aku sangat berbahagia untuk kalian berdua dan aku mendoakan Dea dan Dewa juga langgeng, panjang umur, sehat dan banyak memiliki momongan."
Dea memeluk Andre dan berkata.
"Aku sudah minta ijin di istrimu untuk memelukmu"
Andre menepuk sayang punggung Dea.
"Kalian sungguh bocah - bocah Abang yang nakal, kalian sudah mengatur ini semua"
Ayuni pun segera memeluk Dewa dan berbisik.
"Aku sudah minta ijin kepada Dea, untuk memelukmu untuk terakhir kalinya. Bahagiakan, dan jaga Dea baik - baik untukku. Seperti Andre yang juga sangat menjaga dan membahagiakanku. Walau cinta ini tertukar, tapi saat ini aku sudah mulai mencintai suamiku."
Andre tersentuh dengan kata - kata Ayuni kepada Dewa, namun sedikit cemburu Karna Ayuni begitu erat memeluk Dewa.
"Awas kamu nanti malam aku akan membersihkan tubuhmu sampai pagi."
Gerutu Andre kesal dalam hati, Tampa sadar Dea juga dalam pelukannya. Yang membuat Dewa pun sedikit cemburu.
Merekapun melepaskan pelukan dan Dewa dan Dea minta pamit pulang. Dan akan mengundang Andre dan Ayuni di pesta pernikahan mereka.
Tak berselang lama, Dimas dan Anton pun memeluk Andre dan minta pamit juga pulang. Dan seperti biasa Dimas membuat Andre sangat kesal kembali.
"Wajahmu sangat cool dan kelihatan kalem. Tapi nafsumu pasti sangat besar. Apa Ayuni sudah kamu suruh memakan si Joni mu, dengan bibir dan lidahnya ? Itu sangat nikmat kawan!!!"
__ADS_1
"Jangan bicara lagi Dimas atau kamu akan mendapatkan tendangan ku di bokong mu lagi Hahh.!!!"
Andre sangat kesal sedangkan Ayuni yang mendengarnya langsung menutup kedua kupingnya.
"Abang Dimas... Cepatlah pulang.jangan mengajari suamiku....yang tidak - tidak...!!!"
Dimas terpingkal begitu pula istrinya dan Anton serta istrinya.
"Ayuni.....Irene sangat ahli lho dengan si Joni...Kamu bisa minta pendapatnya."
"Abang Dimas Diam....Aaah...!! Abang Dimas, kamu sangat menyebalkan."
Menghentakkan kedua kakinya dan mulai merengek.
"Jangan mengajari Suamiku Berotak kotor dan sangat mesum seperti dirimu, "
Menutup kedua kupingnya. Istri Dimas tertawa geli dan Istri Anton, melihat Ayuni yang sangat polos dan menggemaskan.
Mereka pun minta pamit, Ayuni berhenti menutup telinganya, dan membalas pelukan Irene dan Istri Anton.
Sedangkan Andre, tersenyum nakal dan menaikkan alisnya ke Ayuni dan membisik istrinya manja.
" Sepertinya ide Dimas, masuk juga di akalku...Kamu malam ini, aku akan menghukum kamu, karna lama sekali memeluk Dewa dan mengatur rencana mesum kalian, tampa sepengetahuanku. Nanti ini kamu harus memanjakan Joni ku. dengan bibir dan lidahmu..."
Ayuni pun seketika depresi, dan langsung mengomeli Dimas.
"Abang Dimas sangat menyebalkan, Seorang Buaya mengajarkan Raja Buaya..."
Andre terpingkal.
Malam semakin larut, Para tamu pun sudah hampir habis dan akhirnya pesta pun usai. Ayuni dan Andre di ajak Ibunya beristirahat di kamar pengantin mereka.
Andre dan Ayuni terpana. Ibu Andre sudah mendekorasi kamar pengantin mereka dengan banyak bunga - bunga dan hiasan kamar yang sangat mewah dan romantis.
Diatas kasur pun banyak bunga mawar merah di hampar diatas kasur yang memiliki penutup Seprey berwarna merah pula. Dengan gambar bunga Angrek merah juga.
Andre dan Ayuni sangat berterima kasih pada Ibu Park She Hyo. Mereka memberi pelukan dan ciuman yang hangat, untuk ucapan trima kasih mereka.
__ADS_1
Bersambung.