Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Part 103


Jeoung Hyuk sudah di samping Mi Young. Dia menatap Mi Young dengan rasa bersalah. Diapun mengelus wajah sebelah Mi Young yang tidak terluka.


"Pasti lukamu ini, sangat menyakitkan sayang...."


Deg...


Deg...


Kata - kata sayang dari Jeoung Hyuk membuat Mi Young sangat terharu. Rasanya ingin menangis dan memeluk Jeoung Hyuk. Dan berterima kasih sudah mulai menyayanginya.


"Tapi tidaaaak.....aku tidak boleh menangis. Sandiwara ini jangan sampai Jeoung Hyuk curiga. Biarlah aku cukup mendengar saja"


Ucap Mi Young lirih dalam hati.


Jeoung Hyuk, mengelus wajah itu kembali, Dan mendekatkan wajahnya, dan akhirnya Bibirnya memberikan kecupan yang sangat lembut dipipi Mi Young terus ke hidung mancungnya, singgah ragu diatas bibir Mi Young yang sedikit terluka. Diapun berhenti sejenak dan meneruskan kembali mengecup bibir Mi Young, dengan sangat lembut sekali.


Deg...


Deg....


Si empunya tubuh sudah hampir pingsan menahan debaran jantungnya, yang sudah sangat menghentak dan rasanya mau melompat keluar, dari tempatnya. Seluruh tubuhnya terasa ada aliran listrik yang menjalar di seluruh aliran darahnya. Rasa haru dan bahagia begitu menyeruak di dadanya. Mi Young sangat bahagia. Perjuangannya, tidaklah sia - sia.


Jeoung Hyuk mengambil, sebuah kursi dan duduk di samping ranjang Mi Young.


Mi Young memutar otak, mencari jalan keluar agar, dia bisa membuka matanya. Dia pun mendapatkan idenya.


"Jeoung Hyuk.....Jeoung Hyuk...."


Mi young pura - pura mengigau.


Jeoung Hyuk, memegang jemari Mi Young.


"Mi Young..., Syukurlah..."


Mencium punggung tangan Mi Young.


"Aku disini....

__ADS_1


Cepatlah buka matamu...., sayang."


Mencium ulang punggung tangan Mi Young Kembali. Dan mengelus pipinya lembut. Jeoung Hyuk, sudah lega apa yang di khawatirkan nya, tentang hubungannya nanti dengan Mi Young, sudah tidak ada lagi.


Perlahan mata Mi Young mulai mengerjab dan membuka perlahan matanya. Dia pura - pura tidak melihat Jeoung Hyuk dan memasang mimik wajah yang menandakan si empunya tubuh sangat lemah.


Jeoung Hyuk berdiri dan menyapa Mi Young dengan ceria.


"Mi Young...Akhirnya kamu sadar juga....Syukurlah..."


Mi Young pura - pura menoleh lemah. Dan tersenyum.


"Je..oung.... Hy..uk...."


Pura - pura berbicara dengan sangat lemah.


"Mi Young, jangan banyak bicara dulu. Kamu istrahat dulu."


"Ja..ngan...per..gi.."


Menatap penuh iba.


'Jangan khawatir sayang, aku disini menemanimu. Istirahatlah."


"Apa aku tidak salah dengar, dia memanggilku dengan kata sayang....Oooooh....bahagianya hatiku."


Mi Young sangat bahagia.


Melihat Mi Young sudah tertidur. Jeoung Hyuk berjalan keluar ruangan dan menemui Cho Jae Hyun yang masih setia menunggunya di luar. Dan Sore pun sudah beranjak merangkak malam.


Cho Jae Hyun, memberikan tempat duduk di sebelah nya. Jeoung Hyuk duduk di sebelah Cho Jae Hyun.


"Kawan...bagaimana kronologis ceritanya. Kenapa Mi Young bisa kecelakaan."


Tanya Jeoung Hyuk.


"Saya tidak melihat jelas kejadiannya. Tapi dia


terserempet motor. Dan motor itu melarikan diri. Kejadiannya begitu cepat. Dan aku agak jauh darinya. kebetulan Bus ku melewatinya, jadi aku singgah menolongnya.

__ADS_1


Yang awalnya aku tidak tahu, jika itu Mi Young. Aku ada disana dan aku cepat membawa dia ke rumah sakit ini."


Jeoung Hyuk kelihatan sangat kesal dengan pengendara motornya.


"Dasar pengendara si"lan dan Bre*gsek."


Cho Jae Hyun, menghela nafas dalam. Untung dia sudah kompak dengan Mi Young dengan alasan itu.


"Sudahlah kawan...Kita masih bisa bersyukur, Mi Young masih selamat."


Jeoung Hyuk menghela nafas dalam.


"Kamu benar kawan, aku pun sangat bersyukur Mi Young selamat. Aku sungguh tidak akan bisa memaafkan diriku."


Cho Jae Hyun, menepuk bahu sahabatnya.


"Bagaimana kawan, apa kamu akan bermalam. Aku mau pulang dulu ke kost ku."


Tanya Cho jae Hyun.


"Kayaknya kawan, aku akan menginap."


"Tapi apa Ayahnya tidak mencarinya.?


Tanya Jeoung Hyuk kembali.


"Ayahnya tak boleh tahu, Park She Hyo. Telah memberitahu Ayahnya, kalau Mi Young bermalam di rumahnya. Ayahnya sangat menyayanginya. Dan Mi Young hanya terluka luar. Ayahnya punya riwayat penyakit jantung. Jadi kayaknya kekasihku tidak mau membuatnya panik, dan penyakit jantungnya kambuh."


Kata Cho Jae Hyun, menjelaskan.


Jeoung Hyuk, mengangguk.


"Baiklah kawan, kamu pulanglah... Nanti besok pagi - pagi sekali, aku pulang berganti pakaian untuk kembali bekerja. Ku harap Park She Hyo, menggantikan ku besok menjaganya."


"Baiklah... kawan.., Nanti dirumah ku, akan ku kabari dia dan akan menelpon kamu. Baiklah kawan, Kamu masuklah jaga Mi Young."


Jeoung Hyuk berdiri, begitupun Cho Jae Hyun. Dan seperti biasanya kedua sahabat itu berpelukan.


Mereka pun melepaskan pelukan masing - masing dan berpisah.

__ADS_1


Bersambung


.


__ADS_2