Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Part 133.


Jangan lupa perbanyak Like, Vote dengan Comment yah 🥰🥰🙏🙏🙏


Rating Novel ini masih sangat rendah. Hik..hik..hik...,🙏🙏🙏


Di part ini Author menyisipkan foto Ilustrasi Andre dan Ayuni. Semoga terhibur...


Jangan lupa yah. Bantu share juga sama kerabat dan sahabat.🥰🥰🥰🙏🙏🙏🙏


Love Love You All


Lanjutan Part 133


Mobil mewah itu terus melaju. Tampak Suasana akrab mulai terjalin. She dan Mama Andarani mulai akrab berbincang begitupun Jeoung Hyuk dan Papa Ayuni. Sedangkan Andre dan Ayuni hanya bisa saling memandang.


Tatapan Ayuni mengandung kebingungan, dan Andre yang semakin takut kehilangan adiknya.


Tak terasa sampailah Mobil mewah itu. Di depan sebuah gerbang yang sangat tinggi, dan mewah dan terbuka otomatis.


Mobil mewah yang panjang itupun, mulai masuk di pekarangan yang banyak pohon dan di pinggirnya banyak taman bunga berjejer dengan rapi, dan terawat. Mungkin sekitar lebih dari 2 orang pekerja yang bisa menjaga dan merawatnya.


Akhirnya mobil mewah itu terparkir, di sebuah rumah yang begitu besar dan mewah.


Mereka pun satu persatu turun dari mobil mewah itu, dan mulai berdiri dan terpaku kagum melihat keindahan rumah besar itu.


Siapa lagi kalau bukan Mama Andarani, Papa Ayuni dan tentunya Ayuni yang mulutnya sudah terbuka membuat Andre jengah.


"Waaah...Abang...!!


Apa...Abang... tidak mau memiliki Adik ipar yang tajir melintir seperti ini..."


Andre menatap jengah, tak di sangka nya adiknya selain polos ternyata juga sangat Matre.


"Abaaang...Jika...nanti..kita ketemu anak dari Tante..cantik...itu...jauh - jauh...dariku yah....Abang"


Andre bertambah kesal.


"Aku tidak akan dekat,... tapi aku akan menempel seperti prangko dan terus menciummu.."



"Abaaaang !!!!!!"


Ayuni berteriak dan segera menutup mulutnya. Saat ini semua orang memandangnya. Sedangkan Andre tersenyum licik dan puas.


"Ada...apa...sayaaang..."


Kata Park She Hyo.


Ayuni segera menggeleng kepala.


Park She Hyo tersenyum.


"Mari....masuk...ke rumah....Andre..."


Jleb...


Jlebb....

__ADS_1


Ayuni tersentak, makin menganga kebingungan menatap Andre. Tapi Andre pun kaget dengan kata - kata Ibunya yang secepat itu, membuat Ayuni pasti tidak akan berhenti bertanya.


Andre segera melangkah meninggalkan Ayuni.


Papa Ayuni segera merangkul anaknya, yang memang tidak tahu apa - apa. Dan mengikuti langkah Andre dan Ibunya.


Semua pelayan yang mungkin ada sepuluh orang telah berjejer rapi, dan membungkuk hormat kepada tamu terhormat majikannya.


Ayuni sangat kagum dengan dekorasi rumah yang sangat mewah, dia seperti berada di dalam Dunia Drakor Korea yang sering di tonton nya. Yang CEO yang kaya raya yang tajir melintir. Tapi kata Nyonya Kaya itu, Rumah Abang Andre. Kepalanya mendadak pening kembali. Ayuni memijat kepalanya.


Mereka pun duduk di ruang tamu.




Mereka pun duduk di kursi sofa yang berwarna putih bersih. Ayuni memandang sekitarnya dengan lantai Marmer yang kelihatannya sangat mahal.


Tapi kebingungannya tidak mau hilang di pikirannya. Kata - kata Rumah Andre selalu terbayang di pikirannya.


"Kenapa Nyonya Kaya ini, mengatakan ini Rumah Abang Andre. "


Ayuni mendadak pening kembali dan Andre memperhatikannya.


Andre segera berdiri dan membawa adiknya, ke sebuah tempat, di samping rumah mewah itu, yakni sebuah kolam renang yang cantik.



Andre mengajak ke sebuah tangga agar bisa melihat kolam kecil yang indah itu.


Ayuni sedikit terhibur. Dia pun bertanya.


"Abang...kenapa...Nyonya kaya itu, ...Mengatakan ini adalah Rumahmu Abang...dan Mama menangis dengan Ibu itu...


Mata Ayuni mulai berkaca. Andre segera memeluknya dan mencium keningnya.


"Mama Andarani ..akan menjelaskannya sayang...Jika ...kamu mengetahui..kebenarannya......jangan..


membenciku... Ayuni....."


Andre memeluk Adiknya dan mencium keningnya.


Andre menangis, dia sungguh tidak bisa melepaskan adiknya, dan menjadi milik orang lain.


Ayuni terperangah.


"Abaaang...menangis..."


Ayuni memeluk Abangnya.


"Abang..jika...ini..sangat menyakitkan bagimu...biar Mama yang menjelaskan padaku."


Tapi dasar Ayuni si Ratu polos, tetap bertanya.


"Apakah Abaaang...di jebak oleh Anak Nyonya kaya itu, Abaang...untuk menikahi anaknya...?


mengapa Abang berani berpacaran dengan anak orang kaya ini.?


Pantas Abang sangat marah jika aku mengenal anaknya yang lain.

__ADS_1


Baiklah Abang kali ini aku akan mendengarkan mu...., walaupun dia begitu tampan."


Andre yang saat ini sangat sedih berubah merasa geli dalam hati. Adiknya sungguh polos dan menggelikan.


Ayuni berkata kembali, dengan polosnya yang membuat hati Andre bertambah geli.


"Makanya...Abaaang...lain kali mencari wanita ..lebih hati - hati lagi."


Ayuni melepas pelukannya dan mulai menatap intens Abangnya. Dengan senyum manisnya yang membuat Andre selalu gemas dengan adiknya.



Andre pun yang di tatap seperti itu, akhirnya tersenyum sedikit, kemudian banyak dan akhirnya terpingkal


"Hahaha..haha....


Ayuni kamu sungguh menggelikan...Hahaha..haha..."


Ayuni berubah kesal yang awalnya simpatik, kini berubah kesal.


Bibirnya manyung dan Andre tak menyia - nyiakan bibir indah itu, yang sudah mengerucut indah di hadapannya.


Andre mendekap Adiknya. Dan mengerjainya. Dan membohonginya.


"Sepertinya aku butuh bantuan mu,... agar wanita itu secepatnya melepaskan Abang. Sepertinya dia, memperhatikan kita saat ini."


Ayuni mengangguk.


Andre langsung melahap bibir Ayuni dengan rakusnya.


"Hmmmph..... hmmmph...."


Ayuni yang memang gampang di bohongi, merasa Abangnya memang sangat butuh bantuannya. Diapun membalas pelukan Abangnya dan membalas dengan liar ciuman Abangnya. Di pikirannya.


"Jika Papa dan Mama melihatku. Aku akan jelaskan kalau aku hanya menolong Abangku..agar gadis kaya itu melepaskan Abangku.... Karna dia tidak mencintainya."


Andre tambah agresif mencium adiknya. bibirnya begitu rakus melahap bibir adiknya. Menghisapnya, dan Ayuni pun tak mau kalah selalu menangkap setiap tangkapan bibir Abangnya, dan menyambut tarian lidah Abangnya yang sudah menyusup dan menari nari di dalam rongga mulutnya dan kembali menghisap dan mengecup kuat bibirnya.


Dia ingin wanita kaya itu, segera menjauhi Abangnya, dan tidak membuat abangnya bersedih.


Ayuni kehabisan nafas dan menepuk punggung Abangnya.


Aarrrggh...."


Melihat adiknya sudah kewalahan dengan ciumannya. Andre melepasnya dan membiarkan adiknya menghirup oksigen sekuat - kuatnya.


"Auuuhhh...huhhh...huhhhh....huhh..huh..."


Setelah melihat adiknya bernafas longgar. Andre pun dengan rakusnya menyiksa bibir adiknya lagi. Seolah ini adalah ciuman terakhir yang akan di nikmatinya.


"Hmmmmmmphh....Hmmmph..."


Ayuni hanya bisa pasrah. Dan pada akhirnya merasa kesal. Karna Abangnya tidak berhenti menciumnya. Diapun sengaja memasukkan tangannya, ke dalam pakaian Abangnya mengelusnya, dan turun ke pinggang Abangnya dan mencubitnya keras.


"Aduuuh....."


Andre melepaskan ciumannya dan Ayuni pun kabur.


Andre tersenyum bahagia telah puas mencium adiknya. Tapi kembali sedih.

__ADS_1


"Sepertinya walau aku menciumnya satu hari satu malam, aku tidak akan bisa melupakannya. Aku sungguh sangat mencintainya.


Bersambung


__ADS_2