Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Part 84


"Tidak apa, tidak usah minta maaf, saya sangat senang kamu tidak keberatan, masuk ke rumah yang sangat sederhana ini.'


Kata Cho Jae Hyun, tersenyum manis.


"Aduh...kenapa aku malu - maluin gitu. Semoga dia tidak menganggap ku wanita yang tidak punya etika."


Bisiknya dalam hati.


Park She Hyo, Hanya bisa membalas dengan senyuman manis juga.


Cho Jae Hyun mempersilahkan Park She Hyo, masuk dan duduk di kursi usang nya.


Diapun melangkah ke meja makan dan mengatur ulang makanan sederhananya.


Park She Hyo, datang membantunya. Saking asiknya mengatur, tangan mereka berpegangan. Mereka sangat tersipu malu, Dan tidak berapa lama, mereka bertabrakan lagi, bahkan berulang kembali. Mereka benar - benar salah tingkah, dan kelihatan sangat konyol, kedua pipi merekapun sudah merona, karna cinta.


Mereka pun makan. Tidak banyak bicara, hanya sesekali mata mereka beradu dan tertunduk kembali, Karna malu.


Selesai makan, Cho Jae Hyun. Membereskan piring kotor. Park She Hyo mau membantu, tapi di tolak Cho Jae Hyun dan mempersilahkan Park She Hyo duduk di sofa ruang tamunya yang sederhana.


Park She Hyo, sangat canggung, diapun segera mengikuti permintaan Cho Jae Hyun, dan beranjak ke ruang tengah dan duduk manis disana. Tidak berapa lama. Cho Jae Hyun sudah datang dan bergabung duduk di samping wanita yang saat ini, membuat dadanya sakit. Karna dari tadi berdetak kencang dan berdebar indah.


Tidak jauh beda nasibnya dengan jantung Park She Hyo, yang dari tadi sakit Karna debaran cinta.


Park She Hyo,, mencairkan suasana. Dan mulai bertanya.


"Keluarga yakni, orang tua dan saudara, saat ini ada di kampung yah, atau di suatu tempat di kota ini.?"


Tanya Park She Hyo.


Cho Jae Hyun, menunduk dan terdiam sebentar, dia pun menghela nafas dengan berat.


"Ibuku sudah lama meninggal, dan adikku satu - satunya. Meninggal dalam kecelakaan, sedangkan Ayahku sudah menikah lagi dan tidak memperdulikan kami lagi"


Matanya mulai berkaca - kaca, jika menyinggung adiknya dia sangat sedih. Adik yang sangat cantik dan begitu di sayangnya.


Park She Hyo, Tampa sadar meraih tangan Cho Jae Hyun, dan membawanya ke atas pahanya dan menggenggamnya dengan kedua jarinya.


"Maaf. aku tidak bermaksud membuatmu sedih"


Tak melepaskan tangan Cho Jae Hyun, terus meremasnya.


Cho Jae Hyun tersadar, tangannya dalam genggaman gadis cantik itu. Mereka saling bertatapan.

__ADS_1


Park She Hyo, enggan melepaskan. Jiwa manja dan egoisnya, meruntuhkan rasa malunya. Dia melihat pria tampan itu, sangat pendiam.


Diapun merutuk dalam hati.


"sampai nenek - nenek pun, jika dia ku tunggu, menyatakan cinta kepadaku, itu mustahil, menjadikanku pacarnya. Aku harus memastikan apa malam ini hari terakhirku di sini. Aku tidak suka penasaran, aku harus menyatakan rasa cintaku untuknya, aku tidak mau di dahului wanita lain, dia sangat tampan pasti banyak wanita yang akan menikung ku, takkan kubiarkan."


Park She Hyo berperang dalam hatinya. Dan siap menanggung konsekuensinya jika di tolak.


"Hik hik hik..! " Diapun menangis dalam hati, sangat takut jika itu, yang akan diterimanya.


Sedangkan Cho Jae Hyun, memperhatikan dia dengan seksama dan bingung.


"Wanita cantik ini, sedang memikirkan apa yah,? kayaknya bebannya lumayan berat."


Mengernyitkan keningnya tapi dia pun, kembali tersenyum kecil, sentuhan tangan Park She Hyo, sangat nyaman dan meneduhkan hatinya.


Park She Hyo, menutup matanya dan berbicara dengan cepat.


"Aku pertama melihatmu!! aku selalu memikirkan mu...


Aku selalu ingin bertemu denganmu. Tolong jika kamu menyukaiku !, tolong ungkapkan.


Jika tidak ada, perasaan dari kamu walau sedikit untukku...


Cho Jae Hyun, sangat kaget mendapatkan pengakuan cinta dari wanita, yang juga di sukainya.


"Gadis yang sangat menarik, aku juga sangat menyukaimu, gadis yang sungguh berani. Kamu sangat menggemaskan.


Menjawab dalam hati dan terkekeh dalam hati. Seumur hidupnya dia baru merasakan kebahagiaan kembali. Sejak di tinggal oleh adiknya di dunia fana ini.


"Hanya adikku yang selalu membuatku tersenyum. Dan senyum ini telah hadir lagi di hatiku." Tersenyum bahagia.


Park She Hyo. Melanjutkan kembali kata - katanya. dengan menghela nafas berat.


"Berarti Malam ini adalah malam terakhir untukku, melihatmu. Jadi biarkan aku memegang tanganmu ini. Dan anggaplah kamu sedang berbaik hati denganku."


"Hik hik hik hik...., Dia menangis dalam hati.


Park She Hyo, terus berceloteh dan menutup matanya,


Sedangkan Cho Jae Hyun cukup tersentak dan akhirnya tersenyum geli.


"Gadis ini cukup narsis juga, tapi aku sangat menyukainya."


Desisnya dalam hati.

__ADS_1


"Dia mengingatkanku, pada Adikku, dia sangat narsis dan cerewet dan sangat manja kepadaku."


Tersenyum bahagia.


Dia hanya tersenyum lebar dan menopang dagunya, menikmati wajah cantik yang memejamkan mata yang penuh ketakutan, yang merasa akan di tolak pernyataan cintanya. Tangannya masih dalam genggaman gadis itu.


Park She Hyo, berkeringat dingin.


"Aku sudah mengutarakan rasa sukaku, kenapa dia diam saja, Hik hik hik..


Apa dia menolak ku? hik hik hik,


Aku sangat menyesal menembaknya duluan, bagaimana ini,? Hik hik hik,


Aku takut membuka mataku. Aku tidak mampu mendengar penolakannya. aku harus langsung kabur."


Terus menangis dalam hati dan menyesali kecerobohannya.


Sedangkan Cho Jae Hyun, tertawa geli Tampa suara, melihat gadis yang juga di sukainya sudah berkeringat dingin dan sangat pucat, masih menutup matanya.


Tiba - tiba gadis itu, melepas tangannya, dan berdiri dan mau berlari.


"Maaf, jangan menolakku dulu, aku tidak bisa mendengarnya. Tolong di SMS saja di Ponselku."


Cho Jae Hyun, tersenyum lebar dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Bersambung


Readers hik hik hik, berikanlah aku hadiah, bunga, gambar hati atau secangkir kopi. Jangan lah pelit pada Author mu ini.


Berilah like dan vote dengan commentnya. hik hik hik..di setiap part episodenya.


Berbaik hatilah untukku, sudah 84 episode, masih sangat minim, rating ke 200 paling rendah. belum ada karyaku.


Bantulah Readers yang baik hati, agar Authormu ini tidak Down dan sedih. Rasanya semangatku sudah hampir hilang.


Dukunglah karyaku dengan like, vote di setiap episodenya. dan comment kalian sungguh menyemangati ku.


Hanya kalianlah yang mengetahui dan bisa menilai, apa karyaku bisa ikut bersaing. Karna Author mu ini, sangat memerlukan dukungan.


Tolong Mampir membaca karyaku yang lain. Haruskah masih memilihmu sayangku.


Tinggal klik nama Author. karyaku akan muncul.


Love Love You All.

__ADS_1


__ADS_2