
Part 150
Andre sangat kesal
"Lihatlah wajahmu itu, penuh kejahatan..Aku sangat yakin kamu mau merampok di rumahku...Hahh...Aku tak akan membiarkanmu..."
Anton hanya bisa menggeleng kepala menonton Film kartun Tom dan Jerry seperti biasanya.
"Dasar..pelit...Cepatlah kamu berikan aku karung..."
"Waaaah....kamu sungguh sangat memalukan Dimas, jangan memancingku..."
"Anton lihatlah manusia ini, pantas saja dia tidak membiarkanku pacaran dengan adiknya...Ciiih....ternyata dia musuh dalam selimut..., mengapa kamu dari awal tidak memberitahuku...Adikmu itu selalu menggangguku di mimpi basahku..."
Andre sangat marah dan melayangkan tendangan di bokong Dimas.
"Dasar buaya...biar dalam mimpi pun, takkan kubiarkan kamu melecehkan Ayuni."
Seperti biasanya aksi kejar - kejaran pun berlangsung.
Anton hanya bisa terus menggelengkan kepalanya.
"Bagaimana nanti jika kalian punya anak, kalian masih seperti anak kecil memperebutkan permen. Sungguh perbuatan yang tidak bisa di contoh."
Terus mengomel walau kedua sahabatnya itu, sudah menghilang entah kemana.
Andre mendapatkan Dimas dan merangkul lehernya. Andre memeluk Dimas.
"Trima kasih sahabat kamu mau datang ke acara pernikahanku..."
"Iya...kawan aku berbahagia untukmu....Ayuni sangat cantik..wajarlah sebagai kakak adopsi, wajarlah kamu mencintainya kawan..."
Seorang perias datang dan menghampiri mereka di susul Ibunya dan kedua istri sahabatnya dan Anton.
Andre di bawa masuk ke dalam ruangan dan segera di rias untuk acara Akad ijab qobul.
Satu jam berlalu pengantin Pria sudah ada di kediaman Kakek Ayuni. Semua keluarga terdekat sudah hadir disana berkumpul. Semua sangat bahagia.
Andre sudah di sambut pelukan Mama dan Papa Ayuni. Kedua orang tuanya menangis haru. Memeluk dan mencium anak adopsi mereka penuh kasih sayang. Papa dan Mama sangat bahagia, impian melihat kedua anak mereka tetap bersama adalah kebahagiaan yang tiada tara dan impian mereka pun terwujud.
Ayuni pun sudah berdandan cantik dengan kebaya putih dan sanggul yang di penuhi bunga di atas sanggul rambutnya. Dia sungguh pengantin yang sangat cantik. Ayuni duduk di balik Tirai dan Andre duduk di depan meja yang sudah ada bapak penghulu di hadapannya.
Bapak Penghulu mulai memberi salam dan memberi pesan dan kesan dalam membina sebuah rumah tangga yang sakinah,mawadah dan warahmah. Di dengar Andre dengan khidmat.
Di dalam hati Andre tidak berhenti mengucapkan rasa syukur kehadirat yang Maha Kuasa telah memberikan kebahagiaan yang tiada tara nya dan mengabulkan permintaan dan impiannya. Saat ini hanya mautlah yang bisa memisahkannya dengan wanita yang sangat dia cintai.
__ADS_1
Di dalam hati Ayuni pun berdoa kepada yang Maha Kuasa agar dirinya bisa menjadi istri Sholeha untuk suaminya. Dan berjanji akan membuka hatinya dan bersungguh - sungguh mencintai suaminya dengan segenap jiwa dan raganya.
Bapak Penghulu mengakhiri pesan dan kesannya dengan mengucapkan salam.
"Assalamu Alaikum Wa rahmatullahi wa borakatuh. "
Di sambut semua keluarga kerabat dan sahabat, serta kedua mempelai pengantin serempak.
"Wa Alaikum salam warahmatullahi waborakatuh."
Bapak penghulu mulai mengulurkan tangannya dengan mengucapkan basmalah. dan di sambut uluran tangan dari Andre. Merekapun berjabat tangan dengan erat.
"Bismillahirrahmanirrahim,
"Saya nikahkan dan kawinkan. Andre Bin Cho Jae Hyun. dengan putri kami Ayuni Binti Jeoung Lee dengan Mas Kawin seperangkat alat sholat dan uang tunai senilai lima ratus ribu rupiah di bayar Tunai.
"Saya terima kawinnya dan nikahnya Ayuni bin Jeoung Lee. sah dan halal menjadi istriku dengan Mas kawinnya Tunai."
"Bagaimana saksi. Sah..."
Semua pun serempak menjawab.
"Sah....!!!!"
Semua pun memanjatkan syukur kehadirat yang Maha Kuasa.
Keluarga Ayuni menjemput Andre dan membawanya bertemu Ayuni. Tirai di buka tampak Ayuni dengan balutan kebaya putihnya sudah berdiri menunggu Suaminya Andre yang mendatanginya.
Merekapun sudah berhadapan Ayuni membungkuk mengambil tangan Andre dan mencium punggung tangannya.
Setelah mencium tangan Suaminya. Andre pun mengecup kening istrinya.Rasa haru dan bahagia menyeruak dalam dadanya, Andre menitikkan air mata bahagia, diapun memeluk Ayuni erat yang sudah sah menjadi istrinya.
Ayuni pun terharu dan menangis dan menepuk lembut punggung Suaminya. Papa dan Mama Ayuni menangis haru, begitupula Park She Hyo dan Mi Young Dan Jeoung Hyuk. serta Kakek dan Paman dan Bibi Ayuni, semua menangis bahagia.
Beberapa saat kemudian Papa dan Mama dan Park She Hyo dan kakek Ayuni serta Nenek Andre, yakni Mama Park She Hyo, baru bisa datang Karna waktu itu beliau sakit dan di rawat di rumah sakit. Dia memakai kursi roda yang di dampingi Suaminya.
Nenek Andre tidak berhenti menangis, dan sangat bahagia. Cucu kesayangannya yang telah hilang sudah berada di hadapannya, dan saat ini telah memberinya, cucu menantu yang sangat cantik.
Merekapun berjejer duduk di kursi, yang di atur memanjang. Saatnya kedua pengantin meminta restu.
Andre dan Ayuni mulai bersimpuh dengan kedua lututnya. Mulai meminta restu di awali oleh Papa Ayuni.
"Papa...Andre minta restu..."
Papa memeluk Anaknya sangat erat.
__ADS_1
"Aku percaya padamu sayang...kamulah yang terbaik, yang bisa menjaga kesayangan kita Ayuni..."
"Iya Papa aku akan menjaga Ayuni, melebihi diriku sendiri. dan mencintainya seumur hidupku Papa."
"Iya sayang Papa sangat mempercayaimu..."
Papa melepaskan pelukannya, yang di ganti oleh Ayuni yang sudah menangis pilu memeluk Papanya sangat erat. Begitupula Andre, Mama Andarani menangis dan langsung memeluk anak kesayangannya Andre. mereka pun larut dalam tangisan.
Wajah Ayuni, habis di ciumi Papa, bertubi - tubi, begitupun Andre di cium bertubi - tubi pula olah Mama Andarani. Kedua anak kesayangan mereka, telah menjadi anak seutuhnya untuk mereka. Yang akan selalu setia menemani mereka di masa tua,beserta cucu - cucunya kelak.
Pasangan pengantin inipun berpindah dari pangkuan yang satu ke pangkuan yang lainnya, untuk meminta restu, Isak dan tangisan menyertai permintaan restu mereka.
Di kejauhan Dea pun menangis di dalam pelukan Mamanya, dia sangat bahagia dengan sahnya Ayuni menjadi Istri Andre, tapi hatinya pun sangat sakit, Karna Andre yang sangat di cintainya menjadi milik orang lain. Meski yang telah memilikinya seutuhnya adalah sahabatnya sendiri, yang paling dia sayangi.
Mama sangat mengerti perasaan Anak kesayangannya. Dia hanya bisa mengelus punggungnya, penuh sayang dan ikut menangis.
Satu jam berlalu, Andra dan Ayuni beserta keluarga sudah bisa mengontrol kesedihan mereka. Sudah mulai ada senyum dan tawa menyertai perbincangan antar keluarga.
Dea pun sudah bisa mengontrol kesedihannya.
Waktu terus bergulir, siang pun tergantikan dengan malam.
Tampak Dewa dan Andre serta Ayuni dan Dea. Berbincang akrab.
Ayuni terlibat percakapan serius dengan Dea.
"Ayuni...kapan kamu membolehkan aku memeluk Suamimu..."
Tanya Dea..yang sebenarnya hanyalah menggoda Ayuni yang polos.
"Kayaknya sekarang belum waktunya, Karna banyak keluarga besarku Dea...padahal aku juga ingin sekali memeluk Dewamu..."
Dea terkekeh dan membisik Ayuni.
"Kita berdua adalah sahabat yang sama - sama mesum."
Ayuni terpingkal begitupun Dea.
Andre sangat bahagia, akhirnya Dea mau menerima kenyataan. Dan tetap menjaga hubungan persahabatan mereka.
Begitupula Dewa yang sangat bahagia, Karna penghalang hubungannya dengan Dea saat ini, sudah tak ada lagi. Dan saat ini Dea akan menjadi miliknya seutuhnya.
Akhirnya My Readers semua akan baik - baik saja. Waktu akan membuat kita akan pulih dengan sendirinya. Dan di waktu itu, Sebuah luka walau sedalam apapun akan semakin mengering dan akhirnya menghilang tampa bekas.
Jangan Lupa Kodonng.🙏🙏 Dukungan Vote, Like Dengan Comment. nya yah....🙏🙏🥰🥰❤️❤️
__ADS_1
Bersambung