Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Part 132.


Besok Lusanya Tampak Andre dan Ibunya She dan kedua sahabatnya. Sedang menunggu kedatangan keluarga Ayuni.


Mama Andarani dan Papa Jeoung Sik pun sudah mengetahui nya. Mama Andarani sampai bengkak matanya menangis, Sampai Ayuni penasaran, tapi Mamanya janji akan menceritakan hal yang sebenarnya jika sampai di korea.


Setelah beberapa saat menunggu..Tampaklah Wajah Keluarga Ayuni.


Andre segera mendekati dan ibunya dan kedua sahabatnya..


Tampak Ayuni berlari dan langsung naik dan melompat di gendongan Depan Abangnya. melingkarkan kedua kakinya di perut Abangnya. Andre langsung cepat menahan bokong adiknya dengan memeluknya.


Ayuni sangat Rindu Andre. Dengan manjanya Ayuni langsung mencium kening dan kedua pipi Abangnya.


Ketika Andre Tampa sadar mencium bibirnya


Ayuni panik dan segera turun dan memandang ketakutan pada orang tuanya. Dan cepat menarik Abangnya menjauhi keluarganya.


Papa dan Mama hanya tersenyum. Begitu juga She dan kedua sahabatnya.


"Sesampai di luar Ayuni memarahi Abangnya.


"Kenapa Abang mencium bibirku tadi...Abang?


kenapa bawa jg seniormu Abang....?


Ibu cantik itu pasti tidak akan mau lagi mengenalkan ku pada anaknya.....


Andre langsung menyentil dahi Ayuni.


"Aowww....sakiiiit... Abaaang....."


Mengusap kencang dahinya dan menatap Abangnya agar di kasihani..tapi Andre cuma membulatkan matanya.


"Dasar bocah mesum ..Baru datang, sudah cowok di pikirannya."


Meninggalkan Ayuni yang langsung mengekori Abangnya dengan merayu.


"Abaaaang....maksudku ..tidak.begitu..."


"Aaah sudahlaah..!!!!."


Sedangkan Mama dan She sudah menangis saling berpelukan bahkan, She mau berlutut minta trima kasih, karna telah merawat anaknya selama ini.


"Huhuhu...huhu...Trima Kasiiiih....telah menjaga dengan sangat baik anakku...huhuhu...huhu...walau aku di suruh menjadi pelayan kalian..itu tidak sebanding dengan apa yang telah lakukan pada anakku.


Trima kasih..trima kasih..."

__ADS_1


Mama Andarani memeluk Ibu She. Mereka larut dengan kesedihan mereka. Keduanya telah bercucuran air mata.


Mama Andarani juga sangat terpukul Karna sebagai Mama dari Andre, dia rasanya tidak mau berbagi dengan orang lain. Andre kesayangannya selama ini, dan ada yang akan membawanya darinya dan mengganti posisinya...perasaan tidak rela ini yang membuatnya sangat terluka.


'Huhuhu...huhu...Andre kesayanganku...rasanya tak rela memberikan dia kepadamu...Huhuhu ..huhu..."


Mama Andarani menumpahkan rasa tak relanya pada She, walau dia masih memeluk She.


"Iyaaaa....Huhuhu...huhu..jika di posisimu...pasti aku begitu juga...Huhuhu..huhu...Sangat menyakitkan anak yang kita sayang di miliki orang lain. Huhuhu...huhu...aku janji...akan menjadi ibu nomer dua Andre. Dan tetap kamu..huhuhu...huhu...yang akan menentukan apapun hal tentang dia...Huhuhu..huhu...aku hanya akan selalu mendukungmu..Huhuhu .huhu...Aku cuma akan jadi Ibu mertua untuk kedua anak kita..Huhuhu..huhu...Tetap kamu Ibunya...Huhuhu.....huhuhu....."


Air mata kedua wanita cantik ini..semakin deras keluar dari pipi mereka.


Papa Jeoung Sik. Segera menarik Istrinya dan menepuk sayang bahunya. Begitu juga dengan Jeoung Hyuk. Segera menarik bahu She, dan menepuk bahunya


"Sudahlah..Mama..kita harus ikhlas dan mau menerimanya.."


Sedangkan She sudah di rangkul Mi Young.


***


Ayuni masih mengekori Abangnya dan berdiri terpaku, dan terkesima melihat seorang supir memakai stelan jas dan kacamata hitam. sedang membuka sebuah mobil sedan yang sangat panjang.



Mobil Limousine berwarna putih dan sangat mewah. Seperti Mobil Seorang Presiden negara, atau mobil orang kaya raya, yang tajir melintir.


Belum lepas rasa terkejutnya. Andre sudah menariknya masuk ke dalam mobil.


Andre sangat jengah melihat adiknya yang sangat Lebay.


"Air..liurmu..itu..jangan sampai menetes di mobil orang... nanti kamu kena denda...!!!"


Mendengarnya, yang memang Ayuni sangat polos gampang di bohongi. Segera menutup mulutnya dan mendekatkan bibirnya ke telinga Abangnya dan melepas tangannya, di bibirnya, membisik nya pelan.


"Abang....Apa ini...Mobil Pak Presiden...?


Andre terpingkal


"Memangnya kamu siapa...mau saja..Pak Presiden dan Ibu Presiden menjemput kamu...Dasar Bocah Polos."


Masih terpingkal.


Sedangkan Ayuni..masih mau bertanya lagi. Andre sudah sangat gemas dan langsung membekap bibir Ayuni dengan bibirnya dengan sangat rakus. menahan kepala belakang Ayuni.


"Hmmmph... hmmmph..."


Ayuni panik dan memukuli bahu abangnya. Dia ketakutan jika orang tuanya melihat tindakan konyol Abangnya.

__ADS_1


Tapi Andre terus mencium dan menghisap bibirnya. Mata Ayuni sudah berkeliling melihat ke depan. Untung Orang tuanya belum nongol. Dan diapun pasrah Abangnya terus menciumnya. melahap bibirnya dengan rakus dan sesekali mengecupnya dan menghisap bibirnya dengan sangat lembut. Sudah dua tahun, ciuman itu. tidak pernah dia rasakan lagi. Alisa merindukan ciuman itu. Dadanya berdesir lembut.


Lama kelamaan Ayuni merasa jengah, Abangnya tidak ada tanda, mau melepaskan bibirnya. Bahkan seluruh wajahnya pun sudah di penuhi Liur Abangnya.


Di saat Abangnya kembali menghisap bibirnya, bahkan sudah mau menyusupkan lidahnya, Ayuni langsung mengigit bibir bawah Abangnya.


"Aoww...!!!!"


Andre melepaskan ciumannya dan mengelus bibirnya dan masih menatap Ayuni dengan mesra. Selama dua tahun, dia tidak pernah menyentuh bibir itu lagi, sekuat tenaga dia tahannya. Karna Ayuni selalu datang dengan Dewa dan Dea liburan semester, ke Korea menemuinya. Dan membuat Andre kesal karna Dewa selalu dekat dengan adiknya. Apalagi rasa kesal Andre, jika melihat tatapan cinta Ayuni ke Dewa.


Membuat Andre sangat kesal dan rasa ingin mencium adiknya langsung hilang, dan berubah dengan rasa kesal dan cemburu buta. Dan berharap mereka cepat pulang ke Tanah Air kembali.


Tapi melihat tatapan polos dan wajah yang sangat menggemaskan milik adiknya, yang selalu dia rindukan, membuatnya tidak bisa menahan diri.


Ayuni menatap kesal Abangnya. Dan memang dasar Bocah Polos masih bertanya lagi.


"Apa...Abang..sudah mencampakkan lagi..seorang gadis Hahh...?


Apa Abang, sedang merindukan berciuman... ?


Dan. sekarang, bibirku lagi yangi jadi korban Hahh..!!!"


Andre terpingkal. Ayuni memukuli bahu Andre.


Andre mengerjainya.


"Mama datang....."


Ayuni langsung memperbaiki duduknya. Dan mengangkat wajahnya. Dari kejauhan tampak orang tuanya mendekati mereka.


Tak berapa lama, Papa dan Mamanya sudah menghampiri.


Ayuni sangat heran Melihat Ibunya menangis, dan juga wanita cantik senior Abangnya.


Masih dari rumah dia sangat penasaran dengan ibunya yang berubah sangat cengeng. Apalagi melihat senior kakaknya itu, juga berubah cengeng.


"Sebenarnya..apa..yang terjadi. ?


Ayah harus menjelaskannya kepadaku"


Ayuni kebingungan, Andre menatap sendu Ayuni.


"Apakah ini akhir dari kisah cintaku...atau awal dari cinta ku."


Andre bergumam dalam hati, dan menarik nafas dalam - dalam.


Merekapun sudah berada di dalam mobil Limounsin yang sangat mewah itu.

__ADS_1


Mobil bergerak membelah jalan raya yang begitu ramai di Ibukota Seoul.


Bersambung


__ADS_2