Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Part 89


Jangan Lupa Like, Vote dan Comment yah, My Readers. sejauh ini baru ada 2 vote, bantulah Author sebagai penyemangat.


Rating karya ini masih sangat rendah, peringkat terendah pun belum masuk, Terus dukung Author mu ini yah, dan berikan hadiah gambar bunga, hati, atau secangkir teh.



Lanjut Part 89


Park She Hyo


"Kelihatannya, dia sangat marah sayang, sahabatmu ternyata pemarah, tidak jauh beda dengan sahabatku"


Dengan nada khawatir.


Cho Jae Hyun


"Apa sahabatmu itu, seperti sahabatku ini sayang.? Kayaknya kita harus membuat rencana sayang."


Jeoung Hyuk


"Aku mendengar mu...Telingaku sangat sehat. bisikan mu itu seperti teriakan di telingaku...!!


Rencana apa yang kalian rencanakan Hahh!!."


Jeoung Hyuk, berteriak, walau dia sudah agak jauh dari Cho Jae Hyun.


Cho Jae Hyun, menatap kesal sahabatnya.


Park She Hyo


"Sahabatmu sangat pemarah sayang, apakah dia punya kekasih,? kasian kekasihnya. Dia tidak seperti mu sayang, kamu sangat romantis, walau sangat liar di ranjang."


Kata Park She Hyo manja dan menggoda.


Cho Jae Hyun


"Sayang, Si Joni sudah rewel sayang. jangan bahas ranjang...


Aku jadi sangat merindukanmu....


I Love You Very Much."


Park She Hyo


"Aaaaah sayang....


Aku juga rindu denganmu... Nanti malam sy kerumah mu. tunggu aku.


Muaaaaah...."


Memberi ciuman di ponselnya.


Cho Jae Hyun


"Muaaaaah....juga sayang"


Mengecup ponselnya.


Jeoung Hyuk bergidik ngeri, tidak menyangka melihat sahabatnya, seperti wanita penggoda.


"Gayamu seperti perempuan Ja*ang, sangat menyebalkan"


Gerutunya.

__ADS_1


Cho jae Hyun, mendelik kesal.


"Dandan yang cantik untukku sayang, aku merindukanmu"


Park She Hyo


"Sudah dulu yah, aku juga rindu dan sangat mencintaimu sayang..


Muaaaaah..."


Mencium ponselnya.


Mereka pun memutuskan sambungan telepon.


Cho Jae Hyun mendekati sahabatnya yang masih cemberut. Menepuk bahunya.


"Tenanglah kawan, dia wanita baik - baik, wanita itu yang ku tolong waktu kecelakaan, dia sangat cantik, aku benar - benar hilang kendali, Malam ini dia akan datang."


Tersenyum manis.


Jeoung Hyuk bernafas lega.


"Syukurlah, aku jadi lega, mengapa baru kamu jelaskan sekarang"


Kata Jeoung Hyuk.


"Kamu sangat kepo, aku hanya ingin melihatmu kesal, kamu sangat menggemaskan."


Memeluk sahabatnya. Dan mereka tertawa senang.


Mereka makan bersama dan tertidur bersama kembali.


***


Siang merambat sore, kedua sahabat itupun terbangun. Mereka pun bergantian mandi dan membersihkan diri.


Mereka menghabiskan waktu dengan menonton dan sesekali bercanda.


"Aku tidak menyangka, secepat ini kamu memiliki kekasih dan secepat itu membawanya ke tempat tidur, bagaimana aku tidak kesal kawan"


Menggelengkan kepalanya.


"Kamu tahu kawan, kamu lelaki Bang*at" Mendengus kesal


Cho Jae Hyun terpingkal.


"Kawan aku takut dia hamil, aku takut Orang tuanya tidak menerimaku."


Jeoung Hyuk, menahan dengan telapak tangan, menyuruh temannya diam.


"Tunggu dulu, Apa kamu waktu berhubungan intim dengannya, kamu meledak di dalam."


Menatap marah.


Cho Jae Hyun, mengangguk lemah.


Jeoung Hyuk meremas kepalanya, dia depresi dan mendesis.


"isssshh......."


sangat kesal.


Kamu tahu kawan....


Hanya dua kata mutiara untukmu..."

__ADS_1


"Apa Itu ?"


Tanya Cho Jae Hyun penasaran.


Kamu Pria Bang*at dan Br*ngsek.


Cho Jae Hyun, menatap kesal sahabatnya.


"Kamu bukannya menolongku, malah menekan dan meledek ku"


sangat kesal.


"Sudahlah kawan. Terima saja kata - kata mutiara terindah dariku. kata - kata itu sangat pantas untukmu."


Mereka pun menghempaskan tubuh mereka keras ke belakang, bersandar di sofa. dengan wajah frustasi.


***


Sore sudah merambat malam. Mereka sekali - kali terlibat percakapan.


Setelah beberapa saat, pintu mereka di ketuk dari luar, menyadarkan mereka.


Cho Jae Hyun beranjak dari tempat duduknya, sedangkan Jeoung Hyuk masih duduk di sofa.


Cho Jae Hyun membuka pintu. Tampak 2 gadis cantik berdiri di depan pintunya. Dan salah satunya kekasihnya.


Mi Young terpana oleh ketampanan Cho Jae Hyun, tapi dia cepat menutupinya dengan mengalihkan pandangan ke dalam rumah sederhana itu.


Kepalanya tiba - tiba mendadak sangat pening. Melihat keadaan rumah kekasih sahabatnya, sangat dan amat sederhana.


"Mengapa lelaki ini yang di cintai sahabatnya. Apakah Ujian cinta mereka kedepan bisa mereka lalui?


Sungguh akan sangat berat."


Mendesah berat."


Park She Hyo, memeluk kekasihnya. Cho Jae Hyun membalas memeluknya dengan hangat.


Mi Young risih melihat mereka berpelukan, diapun mengomel.


"Apa saya harus jadi obat nyamuk kalian, tidak di persilahkan masuk."


Menyindir tuan rumah.


Cho Jae Hyun tersentak, melepas pelukannya dan mempersilahkan mereka masuk.


"Maaf, mari masuk."


Tersenyum manis. mempersilahkan sahabat kekasihnya masuk dan dia tidak melepaskan kekasihnya, masih merangkul pinggangnya dan membawanya masuk ke dalam rumah kontrakannya.


Mi Young masuk dan mata nya menangkap sosok cowok manis dan tampan, sedang memandang mereka.


Pertama melihat kekasih sahabatnya.


Jeoung Hyuk, terpana.


"Dia memang sangat cantik."


bisik nya dalam hati.


Wanita di sebelah nya, siapa yah, Dia sangat manis. Dia menatapku.


Jeoung Hyuk, segera berdiri dan tersenyum ramah.


Saat ini dada Mi Young berdebar indah.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2