
Part 155
Andre masuk ke kamar mandi membersihkan wajahnya dan Ayuni sibuk memungut bunga mawar merah yang ada di kasurnya dan menyimpannya di dalam lemari laci meja.
Tak berselang lama Andre keluar dan mulai membuka seluruh pakaiannya dan memakai ****** ***** lagi seperti biasanya. Ayuni pun masuk ke kamar mandi dan mencuci mukanya dan membuka baju pengantinnya di bantu Andre dan hanya menyisakan pakaian dalamnya saja.
Ayuni masuk ke kamar mandi membersihkan riasannya dan menyikat giginya yang putih bersih.
Beberapa menit kemudian Ayuni keluar dari kamar mandi dan terpekik kaget.
Suaminya sudah duduk bersandar di kepala ranjang dengan Si Joni tampa pembungkus yang sudah tegak sempurna.
"Sayang...!! cepat pakai celana mu..."
"Ayolah sayang..aku sering memanjakan mu jg , sayang, giliran kamu sayang..."
Terus mengelus Si Joni yang sudah menantang.
Ayuni hampir tiap hari melihatnya, tapi dia selalu merasa sangat risih dan malu jika berhadapan dengan Si Joni, milik suaminya.
Andre pun menarik tubuh istrinya dan mulai menciumnya dengan rakus. Ayuni sangat kewalahan melayani Andre yang semakin hari, bukannya bosan dengan tubuhnya, malah semakin ketagihan.
Andre terus menyerang istrinya dengan sapuan bibir dan lidahnya. terus merayap turun dan semakin turun. Andre membuka pengait bra istrinya dan mulai menyusu seperti biasanya, tapi lebih lembut, sisa pakaian terakhir istrinya pun, telah di bukanya,
__ADS_1
berganti dengan tangannya yang nakal.
Kedua tubuh yang polos itupun, tetap saling menindih. Andre pun, terus merayap turun, meninggalkan dua bukit indah milik Ayuni, Bibirnya terus mengecup dan memberi tanda merah seperti biasanya, di tubuh istrinya, Ciumannya terus ke bawah, memuaskan Ayuni dengan bibir dan lidahnya di area sensitifnya, membuat Ayuni beberapa kali di terjang badai nikmat di dalam tubuhnya. Dia hanya terus memanggil nama Andre penuh cinta dan sayang, membuat Andre semakin membawanya melayang ke nirwana.
Andre melepaskan Istrinya dan berbaring di samping istrinya dan tersenyum mesum dan menaikkan alisnya.
"Giliran mu sayang..."
Dengan terpaksa Ayuni menuruti kemauan suaminya sampai mulut dan bibirnya kecapaian.
Andre sangat menikmati permainan Ayuni dan terus menyebut nama istrinya dengan sangat lembut dan penuh cinta, berperang dengan badai nikmat yang melandanya. Andre tak tahan lagi dan membalikkan tubuh Ayuni dan segera menindihnya dan mulai berpacu dengan badai nikmat di tubuhnya, yang akan menuju pelepasan. Andre terus berpacu mengejar puncak kenikmatan nya, gerakan maraton nya pun semakin cepat naik turun di tubuh istrinya, Suara keluhan panjang telah mengakhiri permainan cinta mereka.
Andre mendiamkannya agar semburan cairan di tubuhnya, masuk ke dalam perut istrinya, berharap menjadi benih cinta mereka.
Andre mencium kening istrinya, dan melepaskan tubuh istrinya, bangun dan menarik istrinya untuk membersihkan diri di kamar mandi.
Saat ini mereka tinggal di rumah Andre, Karna Andre yang akan belajar menggantikan ibunya di kantor.
Sudah dua Minggu Andre di bantu Asisten Ibunya, mulai mempelajari manajemen kantornya dan memperkenalkan semua karyawan Ibunya baik dari bawah, maupun dari atas.
Hampir semua karyawan wanita, mengidolakan dan mengagumi ketampanan Andre. Dan ditambah plus kerendahan hatinya, membuat mereka tidak menyadari jika Andre sudah memiliki istri yang sangat cantik dan baik hati.
Ayuni harus setiap hari pergi ke kantor. Bahkan Andre menyiapkan dapur untuk mereka berdua bahkan tempat tidur. Andre tidak mampu tidak melihat istrinya biar setengah hari saja, Ayuni merasa Andre adalah anaknya yang masih TK yang harus di tunggu pulang sekolah, dan semakin hari Andre semakin manja bahkan pencemburu.
__ADS_1
Seperti biasanya Ayuni mengomel manja pada suaminya.
"Sayaaang....semakin hari, Aku seperti bukan Istrimu tapi Ibumu..., kamu sangat manja sayang.... dan sangat kekanakan. Seharusnya aku yang manja sayaang...!!!"
"Waaah......semakin hari sayang....kamu bertambah cantik dan menggemaskan sayang, apalagi jika marah....aku rasanya ingin menikmati tubuhmu lagi ...."
Memeluk istrinya dan mencium bibirnya gemas. Ayuni pun mendorong suaminya dan mulai merengek.
"Aku ingin pulang...aku malas menunggui kamu sayaaang..."
"Baiklah sayang....aku tidak mengganggumu...tapi jangan jauh - jauh dariku."
Andre mulai rewel seperti biasanya.
Ayuni masuk ke pintu lain dan menghempaskan tubuhnya di kasur yang sudah di persiapkan suaminya yang bersambung dengan kantornya. Dan terdapat juga dapur dan meja makan di pintu lainnya, yang bersambung dengan ruangan kantornya juga.
Andre sungguh telah memenjarakannya di kantor dan di rumah, rasa cinta dan sayangnya kepada Ayuni semakin hari semakin besar. Dan hampir tiap hari dia meminta jatah, baik siang maupun malam. Tubuh Ayuni sudah menjadi candu beratnya. Ayuni pun mulai ketagihan juga dengan permainan suaminya. Karna Andre sangat pandai memanjakan istrinya dengan lembut.
Ayuni hanya kesal dengan sikap manja Andre yang suka memeluk dan menciumnya dan tidak bisa tidak melihat istrinya. Seperti saat ini, Andre sudah nongol dan memeluknya lagi dari belakang.
Ayuni hanya bisa memejamkan mata dan tertidur pulas, begitu juga Andre.
Andre jadi jarang fokus kerja, dan cuma ingin selalu bersama istrinya.
__ADS_1
Ibu nya Park She Hyo, sering menerima keluhan dari Asistennya. Dan malam ini Ibunya sudah menunggunya di rumah.
Bersambung