
Part 65
Andre menatap kepergian temannya dengan mobil mewahnya.
Andre masuk ke dalam dan duduk dengan Papa dan Mamanya.
"Ayuni sayang, Tolong dijaga etika dalam berbicara dan bersikap sayang, Mama tidak mau anak Mama berbicara tidak sopan dan bersikap kasar begitu. pokoknya Mama tidak mau di bantah" Kata Mama dengan tegas.
Papa membelai rambut anak kesayangannya, yang tampak setiap harinya semakin cantik dan menggemaskan.
"Iya sayang, nanti jadi kebiasaan, Putri Papa harus manis dan selalu baik hati" Memeluk anaknya dan mencium keningnya.
Andre hanya menatap keluarga kecilnya dan tersenyum.
"Semoga selamanya aku akan hidup di keluarga ini, sampai anak - anak kami pun, nantinya akan selalu berlari di ruangan ini." Andre menarik nafas dalam.
******
Aktivitas sekolah berjalan seperti biasanya, hubungan Ayuni dan Dea, dengan Roy, Dedy dan Basuki. Sudah berjalan dengan baik lagi, malah bertambah akrab.
Beberapa Minggu kemudian Ayuni dan teman sekelasnya sudah ujian semester kenaikan kelas dan liburan satu Minggu. Mereka sudah naik di kelas 12. Dikelas jenjang terakhir tingkatan SMA, dan tidak cukup dari setahun mereka akan lulus dan menjadi mahasiswa dan mahasiswi.
__ADS_1
Dan saat ini sudah menjalani aktivitas belajar seperti biasa, di kelas yang baru.
Sementara Andre di kampusnya, seperti biasanya, Karna otaknya yang brillian biasa menjadi asisten Dosen dan di idolai satu kampus. Apalagi mahasiswi baru, yang baru menjalani semester pertama di kampus Andre.
sangat mengidolakannya.
Tapi Andre sudah tidak ada minat lagi berpacaran, hatinya sudah dikuasai sepenuhnya oleh Ayuni.
Artis cantik Irene ternyata sekelas dengan Andre, Dia pindahan dari kampus ternama di ibukota. Kebetulan banyak jadwal syutingnya di Bandung, jadi dia melanjutkan studinya di Kampus Andre.
Banyak cara dia lakukan mendekati Andre, tapi Andre terlalu cuek dan dingin kepadanya, dan itu membuat Anna sangat cemburu.
Irene bukan gadis baik - baik, Dia anak manja, dan anak orang kaya raya, tajir dan melintir di ibukota.
Irene Iraila wanita kaya yang egois, yang selalu menghalalkan segala cara untuk mewujudkan keinginannya. Dan di kamusnya tidak pernah ada kata tidak bisa, harus bisa. Apalagi dia memiliki kecantikan dan uang.
"Andre, tolong dong kamu mau yah, berikan aku les privat pribadi." Irene selalu merengek, dan Andre tahu itu hanyalah modus dia saja, mendekatinya.
"Maaf Irene, aku tidak bisa, dan berapa kali sih, aku harus mengulanginya." Kata Andre kesal.
"Irene, biar aku saja yang memberimu les privat. Kamu mau dimana di rumahmu atau di rumahku. jangankan di rumahmu diatas ranjang pun akan kuberikan." Kata Dimas, mengerling nakal.
__ADS_1
"Dasar mesum" Kata Irene kesal.
Andre tersenyum kecil, dia tahu Dimas tidak akan bisa berubah.
Irene merengek kembali. Dan Andre seperti biasanya, meninggalkannya. Irene hanya bisa menatapnya dengan tatapan mata penuh kecewa.
"Irene, Hati Andre saat ini, sudah menjadi batu, dan hati aku, selembut kapas, kenapa sih susah kamu fahami.
Aku ganteng, aku tajir. Apa sih kurangnya aku dengan Andre. Daripada kamu susah - susah mengejarnya. kenapa tidak cari cara gampang saja, yakni pilihlah aku." Mempromosikan dirinya.
Irene cemberut seperti biasanya dan mulai mengomel.
"Iya sih kamu tampan, tapi masih kurang banyak dari Andre. Kamu kaya, emang sih lebih kaya dari Andre.
Tapi aku juga kaya dan belum tentu kekayaan orang tuamu melebihi orang tuaku. Dan terakhir Aku cuma cinta sama dia bukan kamu, dan point' yang paling penting, kamu itu sudah banyak meniduri wanita, mau ku panggilkan Maya, Lela, dan Riana dan masih banyak lagi yang lainnya, saya punya mata - mata intelijen yang handal jadi jangan macam - macam denganku"
Memberi ceramahnya dan seperti biasanya Dimas hanya menghitung dengan jarinya dan mendapatkan dirinya, di posisi yang tersingkir, dan dia terhenyak mendengar point' terakhir.
"Aduuuh, Kenapa bisa dia tahu, nama mantanku, Apa Ayahnya seorang Jendral atau Bos Mafia? Dimas hanya bisa melongo dan Irene melenggang seksi meninggalkannya. Dan terakhir Dimas hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Bersambung.
__ADS_1