
Part 107
Park She Hyo. tertunduk sedih.
"Bagaimana aku harus menjelaskan ke papaku. Mi Young, dia pasti akan mencari berbagai cara untuk memisahkan ku, dengan Cho Jae Hyun."
Mi Young mengusap punggung sahabatnya.
Park She Hyo, merasa mual kembali. Diapun berlari ke kamar mandi.
Mi Young menelpon Cho Jae Hyun. Membeli obat dan minyak angin dan alat test kehamilan. Dan menjelaskan ke Cho Jae Hyun. Keadaan Park She Hyo. Yang sudah berkali - kali muntah.Dan kemungkinan hamil.
Cho Jae Hyun cukup shock juga mendengarnya. Tapi sangat senang akan memiliki seorang anak dari rahim kekasih yang sangat di cintainya. Diapun memberitahu Jeoung Hyuk.
Sepulang kerja mereka singgah beli obat dan test kehamilan. Kemudian ke Apartement Mi Young yang mereka sudah share tempatnya.
Sesampai disana. Cho Jae Hyun langsung memberi obat dan minyak angin ke Park She Hyo. Dan menyuruh Park She Hyo. Mengetes urine nya. Mereka menunggu dengan hati berdebar. dan tanda garis dua, membuat mereka shock.
"Aku hamil sayang.....,
Bagaimana ini, aku juga sementara semester akhir. Sangat sibuk mengurus ujian - ujian ku.
Park She Hyo. Tertunduk resah.
Cho Jae Hyun. Menggenggam tangan kekasihnya.
"Mari kita menikah sayang. Aku akan melamar mu dan menemui orang tuamu."
Park She Hyo. Menatap kekasihnya penuh cinta. Dari luar padahal di dalam hati sangatlah resah.
"Cho Jae Hyun. Andaikan bisa sesederhana perkataan mu sayang. Aku pasti sangat bahagia. Tapi Ayahku tidak akan membiarkanmu. Aku takut ayah akan melukaimu dan menghalalkan berbagai cara untuk memisahkan kita."
Ucap Park She Hyo sangat lirih dalam hati.
Mi Young sangat merasakan, apa yang dia rasakan sahabatnya Park She Hyo.
Dia hanya bisa memeluk Jeoung Hyuk.
Jeoung Hyuk mengelus punggung kekasihnya.
__ADS_1
Suara Jeoung Hyuk, memecah keheningan.
"Ayo..., kita pesan makanan dan Kita makan di sini. Kami sudah kelaparan."
Mi Young mengangguk.
"Iya sayaaang.....aku juga lapar."
Jeoung Hyuk, meraih ponselnya dan mulai memesan makanan dan minuman.
Setelah meminum obat sesuai resep, rasa mual untuk ibu hamil. Yang tidak membahayakan janin dan ibunya. Rasa mual tidak lagi Park She Hyo, rasakan lagi. Hanya badannya terasa lesu dan lemah.
"Mulai saat ini, aku akan sangat menjagamu sayang, dan anak kita."
kata Cho Jae Hyun mesra.
Suara Mi Young memecah keheningan.
"Aaaaah....,Senangnya bisa hamil. Jeoung Hyuk...., Cepatlah menikahi ku, agar aku bisa hamil dan memberimu banyak anak.
Jeoung Hyuk tersentak, dan cepat menutup mulut kekasihnya.
"Diaam kamu!!, dasar cewek mesum."
"Hahaha...haha..."
Jeoung Hyuk pun tertawa, begitu juga Mi Young.
Merekapun tertawa bersama.
"Hahaha...haha ."
Beberapa saat kemudian. pengantar makanan, sudah datang. Mereka pun makan bersama.
Cho Jae Hyun dan Jeoung Hyuk. Menyuapi makan kekasihnya. Dan saling menyuapi.
Sehabis makan dan berbincang sedikit. Cho Jae Hyun pamit pulang, Karna sudah malam. Dan Park She Hyo, membujuk mengantar kekasihnya. Karna sudah malam juga, tak akan ada yang melihat dan memperhatikan.
Cho Jae Hyun mengangguk. Mereka pun minta pamit pulang.
__ADS_1
"Kawan, aku pulang dulu. Mi Young jaga kawanku dengan baik, dan aku juga akan menjaga kawanmu ini, dengan sangat baik. Apalagi sekarang dia telah mengandung anakku."
Mengecup kening Park She Hyo. Penuh sayang.
Mi Young tersenyum sumringah.
"Baik Pak Bos"
Memberi hormat.
Mereka pun tertawa bersama.
"Hahaha...haha..."
"Kami minta pamit dulu. Cho Jae Hyun merangkul kekasihnya, keluar ruangan Mi Young.
Mereka pun meninggalkan Apartemen Mi Young.
Park She Hyo. masuk ke mobilnya, di susul Cho Jae Hyun.
Mobil pun melaju, membelah jalan raya yang padat dengan kendaraan roda empat, dan roda dua.. Mereka saling berbincang dan bersenda gurau. Tentang keberhasilan mereka. Menyatukan cinta Mi Young dan Jeoung Hyuk.
Tak terasa mereka sudah sampai lorong Cho Jae Hyun.
"Masuklah sebentar sayang, baru kamu pulang. Aku ingin menjenguk anak kita."
Park She Hyo, terkekeh.
"Hehehe...hehe..., kamu sangat mesum sayang."
Cho Jae Hyun, turun dari mobil Park She Hyo, di susul kekasihnya.
Mereka pun berjalan beriringan masuk ke kontrakan Cho Jae Hyun,
Mereka pun melakukan ritual mandi bersama, hanya suara ******* dan rintihan Park She Hyo yang mendominasi ruangan kamar mandi. Cho Jae Hyun memuaskan hasratnya seperti biasanya.
Setelah selesai mandi merekapun melanjutkan di kasur pembaringan. Kali ini Cho Jae Hyun menggempur kekasihnya dengan lembut, Karna sudah ada calon anak mereka di dalam rahim Park She Hyo.
Setelah bertukar keringat kembali dengan kekasihnya. Dan beristirahat sebentar. Park She Hyo pun, pulang kerumahnya.
__ADS_1
Sedangkan Mi Young saat ini, dalam pelukan kekasihnya di pembaringannya.
Bersambung