Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar
Cinta Yang Tertukar


__ADS_3

Keesokan paginya, Ayuni merasa bermimpi ada cacing kecil yang keluar masuk di daerah intimnya, dan tersentak dengan cacing yang sangat besar dan sesak masuk ke area intimnya bahkan terasa ada yang menyusu di dadanya dengan sangat rakus.


Ayuni tersentak bayi raksasanya sedang melakukan senam pagi di atas tubuhnya, bibirnya pun, tak luput dari cambukan bibir suaminya yang sudah di atas ambang penuntasan, tubuhnya terus terguncang karna aktivitas senam suaminya yang akhirnya keluhan panjang Andre mengakhiri permainan panasnya. Bahkan Andre menumpahkan laharnya di dalam kandungan Ayuni, Untunglah Ayuni tadi malam sudah meminum pil KB nya. Suaminya pasti akan ketagihan dan akan meminta jatah setiap harinya, bahkan mendobel nya. Andre lelaki yang sangat normal dan pejantan handal.


Kedua bayi Ayuni menangis keras, Ayuni segera mendorong tubuh suaminya dan berjalan mengambil bayinya yang tampan, tampa memakai lagi selembar pun pakaian tubuhnya, berdiri menyusui bayinya silih berganti. Dan Andre dengan tubuh polosnya juga, dengan sigap membuat susu formula untuk bayinya, Karna air susu Ayuni sangat cepat kering, apalagi tadi dia juga menyusu mengambil sebagian jatah air susu bayinya.


Benar saja, air susu Ayuni habis, Andre cepat menyumpat kedua mulut bayinya dengan dot, yang berisi air susu formula.


Ayuni tersenyum geli melihat tubuh mereka yang tidak memakai apapun. Andre pun sengaja memelototi tubuh istrinya dan mengeluarkan lidahnya menyapu bibirnya. Ayuni pun meninggalkan suaminya, dan berjalan masuk ke kamar mandi.


Lima menit berlalu Andre masuk ke kamar mandi, dan menguncinya. Ayuni yang sedang mandi membelakang di bawah siraman air shower yang sudah dia beri sabun, tersentak dengan pelukan Andre yang Abang Joni nya sudah siap bertempur lagi. Di bawah siraman air shower Andre menggempur lagi istrinya dengan maraton, aktivitas panas terulang kembali. Andre benar - benar memuaskan kerinduannya, selama 1 bulan tidak melakukannya.


Ayuni hanya bisa pasrah dan mengikuti permainan suaminya, walau tubuhnya sangat lelah.


Permainan panas pun, akhirnya berakhir dengan keluhan panjang Andre yang begitu puas, menikmati tubuh istrinya dan berhasil kembali membobol pertahanan istrinya.


Mereka pun mandi bersama kembali, dan keluar berganti pakaian, dan tertidur kembali. Tapi Ayuni berjalan membuka kunci kamarnya, dan tertidur dalam pelukan suaminya, Karna Papa dan Mamanya dan mertuanya pasti akan masuk mengambil cucunya.


Tak berselang lama, Papa dan Mama Ayuni dan Ibu She masuk ke kamar Ayuni dan hanya menggelengkan kepala, melihat Andre dan Ayuni masih tertidur berpelukan.

__ADS_1


Mereka membawa kedua cucu tersayang mereka.


"Aryan .... cucu tampan Kakek...."


"Alexa....Cucu Cantik Nenek..."


Kedua bayi yang sudah bangun itu, menendang - nendang kaki mungil mereka, sangat senang mendengar suara Kakek dan Neneknya. Walau mata mereka belum terlalu jelas melihat wajah Kakek dan Neneknya, tapi pendengaran mereka sudah sangat baik.


Papa Ayuni menggendong bayi Aryan dan Ibu She menggendong bayi Alexa. Mereka pun keluar kamar Andre dan Ayuni yang masih tertidur pulas, saling berpelukan.


Papa Ayuni dan Mama Ayuni, belum pernah balik ke Indonesia, mereka ingin membawa pulang cucu tampan mereka Aryan, yang begitu mirip Andre, pulang ke Indonesia dan menyimpan Alexa yang sangat mirip Ibunya.


Mereka sudah Ijin ke Ayuni dan Andre serta Ibu She, tapi Ayuni meminta waktu 40 hari umur bayinya, jadi 10 hari lagi, mereka bisa bawa bayi Aryan pulang ke Indonesia.


Papa Ayuni sangat bucin pada kedua cucunya, Mama Ayuni dan Ibu She pun sangat menyayangi kedua cucunya.


*****


Waktu terus bergulir, hari kepulangan Papa dan Mama Ayuni telah tiba, mata Ayuni sudah bengkak karna menangis, sangat sedih akan berpisah dengan anak bayinya Aryan, Ayuni terus mencium bayi tampannya, Andre pun sangat sedih dan selalu mencium pipi bayi jagoannya, yang semakin menggemaskan.

__ADS_1


Mereka sudah ada di Bandara mengantar Papa dan Mamanya, semua ikut mengantar, ibu She pun menangis sedih, cucu tampannya akan di bawa oleh besannya. Mi Young dan Suaminya ikut mengantarkan mereka juga.


Mereka saling melepaskan rindu pada bayi Aryan yang semakin tampan dan menggemaskan dengan kulitnya yang putih, hidung nya yang mancung, bibirnya sangat merah dan pipinya sangat chubby berisi dan menggemaskan. Bayi Aryan mulai marah dan menangis karna kesal dari tadi di cium terus menerus.


Pesawat yang akan membawa mereka telah tiba. Suara pengeras dari bandara, menginformasikan semua penumpang bersiap untuk berangkat.


Ayuni semakin sedih dan terus mencium bayinya, rasanya tidak mau melepaskan bayi tampannya, tapi kasian juga dengan orang tuanya yang telah kehilangan dirinya dan Andre, dan mereka pasti akan sangat kesepian.


Bayinya Aryan sangat cengeng dan suka menangis, setidaknya rumah ibunya akan selalu ramai dengan suara tangisan bayinya Aryan, yang suaranya sangat keras jika sedang marah.


Saat ini pun, bayinya Aryan sudah marah dan menangis kencang, sudah sangat marah selalu di cium, dia sangat tidak suka orang lelet melayaninya jika ingin minum susu dan paling marah jika di cium, sepertinya Bayi Aryan ini akan tumbuh menjadi Pria yang sangat menjunjung tinggi privasinya, dan pemarah bahkan egois, dia adalah calon penerus Ayahnya yang tajir melintir, sangat tampan dan calon pemilik Perusahaan She dan perusahaan Ibunya di Indonesia.


Bayi Alexa pun ikut menangis, seolah dia tahu Abang tampannya akan segera meninggalkannya. Ibu She, pun sibuk menenangkannya. Membawanya mendekati Abangnya dan mendekatkan bibir mungilnya mencium pipi chubby Abangnya yang sedang menangis kencang.


Ayuni pun membawa bibir mungil Aryan yang menganga yang sedang menangis kencang mencium Pipi adiknya Alexa, yang juga menangis kencang. Suara tangisan mereka sangat bising dan keras membahana.


Papa Ayuni dan Mama Ayuni berjalan ke depan dan melambaikan tangan kepada Andre dan Ayuni yang menangis juga, Ayuni memeluk suaminya sambil menangis, menatap ketiga kesayangannya yang berjalan semakin menjauh dan hilang dari pandangannya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2